Showing posts with label Partai. Show all posts

mediasurabaya.com ,- Musyawarah Cabang Luar biasa Partai Hanura Kota Surabaya, dihadiri kurang lebih 100 orang terdiri dari perwakilan DPD, DPC, PAC Kota Surabaya dengan Penanggung jawab Edi Rahmat SE, MM (Plt. Ketua DPC Hanura Kota Surabaya) di RM Nur Pasifik Jl Adityawarman  No. 59 - 63 Surabaya, Rabu 14/12/2016.

Kegiatan musyawarah yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, dihadiri oleh Renni  Widya Lestari (Wakil ketua Organisasi DPD Hanura Jatim), Husein (Wakil ketua Kaderisasi DPD Hanura Jatim), Tajun (Wakil Sekretaris DPD Hanura Jatim), Sugito dan Nanik Zulfiani (Anggota DPRD Kota  Surabaya).

Dengan hasil menetapkan secara aklamasi Edy Rahmat, SE, MM sebagai Ketua Partai Hanura Kota Surabaya massa bakti 2015 - 2020.

[/Dik]


http://mediasurabaya.com

Rendra Kresna Sungkem ke Ibu/Foto: Imam Wahyudiyanta |

Surabaya - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melantik Ketua DPW NasDem Jawa Timur Rendra Kresna. Usai dilantik, Rendra langsung turun dari panggung dan sungkem ke ibunya, Sulasmi yang duduk di deretan pertama undangan.

Dari pantauan detikcom, pelantikan Rendra Kresna sebagai Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur menggantikan Effendi Choirie berlangsung sederhana, namun meriah. Pelantikan digelar di gedung JX International Convention Exhibition, Jalan A Yani, Surabaya, Minggu (14/8/2016).

Pelantikan tersebut diapresiasi DPP Partai NasDem dengan menghadirkan beberapa pentolan di DPP NasDem seperti Ketua Dewan Majelis Tinggi, Ketua Dewan Majelis Pertimbangan, Ketua Bapilu yang juga Koordinator Wilayah Jawa Timur yang sekarang ini menjabat sebagai Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Ketua DPW NasDem Kalbar, Ketua DPW NasDem Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Ketua NasDem Kepulauan Riau, Ketua DPW NasDem Sumatera Barat, juga hadir Gubernur Sumatera Utara. Juga hadir, Gubernur Jatim Soekarwo, dan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf.

Selain itu, pelantikan juga dihadiri sekitar 6 ribu kaderdansimpatisanPartaiNasDem dari berbagai daerah diJawaTimursepertiSurabaya,Sidoarjo, Malang, dan beberapa daerah lainnya.
Ketua DPW Partai NasDem Jatim

"Betapa hebatnya acara ini, ada enam ketua DPW. DPP Partai NasDem mengapresiasi apa yang dilakukan dan dikerjakan untuk konsolidasi dari waktu ke waktu selama dua tahun dan mencapai prestasi yang berarti bagi saya sebagai ketua umum. Beri aplaus kepada Effendi Choirie," kata Surya Paloh saat memberikan sambutan di sela pelantikan Ketua DPW Partai NasDem Jatim.

Surya Paloh juga memberikan aplaus bagi Rendra Kresna yang baru dilantik sebagai Ketua DPW NasDem Jatim menggantikan Gus Choi. Paloh mengatakan, Rendra bukan orang asing, karena dirinya sudah lama kenal dengan Bupati Malang itu ketika sama-sama di Partai Golkar.

"Partai perlu dikembangkan di Jawa Timur. Syukurlah ada kawan lama sebenarnya, saudara Rendra yang tak asing lagi bagi saya ketika di partai lama (Golkar). Dengan ada keinginan yang kuat, semangat yang kuat untuk bergabung di NasDem ini. Beri aplaus ke saudara Rendra Kresna," katanya yang juga disambut tepuk tangan oleh hadirin.

Rendra yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang itu mempunyai tugas berat memimpin Partai NasDem di Jawa Timur. Salah satunya sukses di Pemilu Legislatif 2019.

"Ada 36 kursi DPR RI dan lebih dari 1300 DPRD provinsi, kabupaten dan kota di Jatim. Sukses Partai NasDem di Jatim ini berarti sukses juga di 33 provinsi lainnya," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Surya Paloh juga mengapresiasi deklarasi Save Jawa Timur dari bahaya narkoba, korupsi, terorisme dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang dibacakan oleh Ketua Bidang OKK Partai NasDem Jatim yang diikuti 38 ketua dpd kabupaten dan kota se Jatim.

"Saya tahu ada agenda Save Jawa Timur dari bahaya narkoba, bahaya teroris. Save Jatim dari korupsi, kekerasan terhadap perempuan dan anak. Saya pikir luar biasa acara ini," tandasnya.

Surya Paloh usai acara pelantikan kepada wartawan mengatakan, Gus Choi, Ketua DPW sebelumnya, akan ditempatkan di kepengurusan DPP Partai NasDem. Namun Paloh enggan menyampaikan apakah Gus Choi ini akan diberikan mandat sebagai seken atau Ketua Bapilu.

"Gus Choi akan di DPP, nanti akan dilihat perkembangannya. Nanti posisinya strategis, kita lihat wajah Gus Choi semangatnya gimana feng shui nya gimana," kata Paloh.

Sementara Ketua DPW Partai NasDem Jatim Rendra Kresna menyampaikan, dirinya memilih bergabung ke Partai NasDem untuk mengabdikan dirinya ke bangsa dan negara.

"Bukan karena jabatan yang saya cari, tapi ingin berbakti kepada bangsa dan negara khususnya di Jawa Timur," katanya.

"Terima kasih kepada Ketua Umum Kakak Surya Paloh mempercayai saya sebagai Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur. Tentunya saya akan berjuang melaksanakan sepenuh hati dengan doa dari ibu, bapak saya, dan kader-kader semuanya," jelasnya.

Usai pelantikan, Rendra Kresna turun dari panggung dan langsung menuju ke Sulasmi, ibu kandung Rendra yang duduk di bangku undangan deretan pertama. Rendra langsung jongkok dan sungkem ke ibunya.

Imam Wahyudiyanta - detikNews
(iwd/fat)

[ detik.com ] 



http://mediasurabaya.com

Akhdi martin pratama Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra, M Taufik bersama dengan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDIP, Gembong Warsono disela-sela Rakerda Partai Gerindra di Gedung Joeang, Jakarta Pusat pada Minggu (8/5/2016).

JAKARTA, - Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan partainya tidak membicarakan sosok cagub dulu dengan Partai Gerindra.

Hal ini terkait nama mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang menguat di penjaringan Partai Gerindra. Gembong mengatakan PDI-P dengan Partai Gerindra akan lebih dulu membahas kepastian koalisi.

"Jadi tahapannya koalisi dulu pertamanya. Itu untuk menyatukan persepsi dulu tentang Jakarta. Kalau sudah ada titik temu, barulah kita bicara soal calon-calonnya," ujar Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (23/5/2016).

Namun, Gembong memastikan bahwa PDI-P akan mengusung calon gubernur. Hal ini karena PDI-P merupakan partai pemenang yang bisa mengusung cagub dan cawagub sekaligus tanpa perlu berkoalisi.

"Apakah Gerindra mau hanya dengan posisi cawagub, atau Gerindra malah menyerahkan semua ke PDI-P, ya lihat nanti saja," ujar Gembong.

Sebelumnya, Sandiaga Uno, pengusaha sekaligus kader Partai Gerindra, menyatakan, partainya akan mengusung Sjafrie Sjamsoeddin sebagai calon gubernur dalam pemilihan kepada daerah DKI Jakarta 2017.

Partai Gerindra memiliki 15 kursi di DPRD DKI. Jumlah minimal kursi partai politik atau koalisi partai politik di DPRD DKI untuk bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur adalah 22 kursi.

Sejauh ini, parpol yang disebut-sebut sudah mencapai kesepakatan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). PKS sendiri memiliki 11 kursi di DPRD DKI. Dengan demikian, koalisi Partai Gerindra dan PKS sudah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Penulis: Jessi Carina
Editor: Fidel Ali

 [ kompas.com ] 


Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. FOTO: JPNN.com

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) diharapkan segera berketetapan hati dan tidak bimbang lagi untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) partai berlambang pohon beringin ini.
Hal tersebut dikatakan bakal calon Ketua Umum Partai Golkar, Mahyuddin menyikapi beberapa kali terjadinya perubahan jadwal Munaslub dan pemberitaan terakhir, Munaslub digelar pada 25 Mei mendatang.

“Terakhir, Pak ARB (Ical, red) menyatakan Munaslub diselenggarakan pada 25 Mei mendatang. Harapan saya Pak ARB sudah berketetapan hati dan tak bimbang lagi," kata Mahyuddin, di Jakarta Kamis (21/4).
Menurut Wakil Ketua MPR ini, kalau keputusan tersebut sudah final dari ARB, dia juga menyatakan lebih siap lagi melangkah dalam perebutan untuk jadi orang nomor satu di Golkar. “Alhamdulillah, saya optimis terpilih. Teman-teman di daerah banyak menyatakan mendukung karena saya mereka nilai paling sedikit dosa di partai dan tidak punya masalah hukum," tegasnya.

Menjawab pertanyaan upaya apa yang sudah diambil untuk mengikat dukungan tersebut, Mahyuddin menyatakan tak perlu diiikat-ikat. "Ini soal kepercayaan dan kata hati, bukan soal duit jual beli," ujarnya.
Dia menambahkan, salah satu obsesinya untuk jadi ketua umum karena ingin menjadikan Golkar sebagai partai terdepan melawan korupsi. Bahwa sekarang di antara kader partai politik hampir semua tersangkut kasus korupsi kata Mahyuddin, kenyataan pahit ini harus diterima sebagai pemicu untuk membenahinya.
“Saya ikhlas saja menerima kenyataan ini apa adanya. Tapi tiba waktunya, saya akan buktikan bahwa Golkar terdepan melawan korupsi," pungkasnya. [ jpnn.com ]

(fas/jpnn)


MEDIA SURABAYA

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg50eTS1AmUdtk9hswT1j4GALeqv0qiq2zoRr0pvxsphOg8h3esdkJidWVoomVK57bn7Og3z95aqoDZKyITZjxHLO9aR6j1dnsCq3A7LTtmC4ErWdjsjdBT7s-LB8q7Eb2G1zz28hbVkTE/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.