Showing posts with label Narkoba. Show all posts

Surabaya,- Kondisi darurat narkoba yang melanda negeri ini membuat TNI turun tangan turut mengatasi. Para anggota TNI pun diberikan bekal untuk ikut mensosialisasikan bahaya narkoba ke masyarakat, termasuk di lingkungan anggota dan keluarga. 
Kodim 0830/Surabaya Utara gelar kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan itu berlangsung di Aula Makodim 0830/Surabaya Utara Jl. Gresik No. 52 Krembangan Surabaya. Rabu (30/5)
Sebagai nara sumber dan pemeriksa urine dari Staf Laborat Analis Dinas Kesehatan Kota Surabaya Bpk. Joko Hariyanto,Amd.AK.
Mayor Inf Herawady Karnawan dalam sambutannya menghimbau seluruh anggota personel jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara agar menjauhi dan tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba. "Aturannya sudah jelas bahwa penyalahgunaan narkoba termasuk dalam 7 (tujuh) pelanggaran berat," ujar Mayor Herawady.

Dijelaskan Bpk. Joko Hariyanto,Amd.AK bahwa hal tentang narkotika mulai jenis-jenis narkotika, peredarannya, gejala-gejala pengguna, hingga dampak dan efek dari penyalahgunaan narkotika. 

"Narkotika merupakan bentuk kejahatan dan musuh kita bersama yang dampaknya melebihi dari tindakan teroris dan korupsi, Narkotika juga tidak mengenal latar belakang maupun usia seseorang, karena sudah menyentuh semua lapisan masyarakat," imbuhnya.

Usai kegiatan sosialisasi dilakukan tes urine anggota Kodim 0830/Surabaya Utara dalam pengawasan Perwira Seksi Itelijen Kapten Cpl Slamet Hardjono, dan hasilnya nihil tidak ada personel yang menyalahgunakan bahan zat adiktiv terlarang (NARKOBA).


FOTO: BNNP Jatim saat menggelar workshop bahaya narkoba bersama IWAPI Surabaya.(wis) |
SURABAYA ,- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim kembali menggandeng elemen masyarakat dalam kampanye mencegah bahaya Narkoba.

Kali ini, BNNP Jatim melaksanakan workshop bersama para wanita pengusaha yang tergabung dalam IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Kota Surabaya.
Para wanita pengusaha ini dibekali pengetahuan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jatim, AKBP Ria Damayanti serta pencegahan dini terhadap keluarga dan lingkungan kerja.
Workshop dibuka langsung oleh Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Drs. Amrin Remico, MM.

Dalam sambutanya, Kepala BNNP Jatim mengatakan, para wanita pengusaha memiliki tiga peran sekaligus yakni sebagai ibu, sebagai pengusaha, dan sebagai atasan.
“Untuk itu harus memiliki kesadaran tinggi terhadap fenomena peredaran gelap narkoba. Harus ada peran serta IWAPI dalam program P4GN minimal di lingkup keluarga dan unit usahanya,” kata Brigjen Pol Amrin, Sabtu (10/9/2016).
Workshop ini juga dihadir langsung oleh Ketua IWAPI Kota Surabaya, Reny Widialestari.(wis/ziz)

[ halopolisi.com ] 


http://mediasurabaya.com

Foto : Petugas Gabungan jaring 6 orang pemakai narkoba |

SURABAYA ,- Siang hari tadi, Penghuni Rumah Kos mewah kedapatan terjaring razia oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya. Mereka terjaring dalam Operasi Yustisi, yang dilakukan oleh Petugas Gabungan di wilayah Muspika Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya, Jumat 26/08/2016.

Kasi Pemberantasan Narkoba Kompol Subagio menjelaskan, dari beberapa sasaran penghuni Kos mewah dengan tarif 3 juta ke atas perbulan tersebut, telah ditemukan 6 orang  positip pemakai narkoba jenis sabu dan ineks, serta ganja. Mereka terbukti berdasarkan hasil uji urine dari Tim Kesehatan BNN Kota Surabaya.

Keenam orang tersebut langsung ditindak lanjuti dengan proses hukum oleh penyidik narkoba, selanjutnya dibawa ke Kantor BNN Grudo. "Hasil penyelidikan sementara diketahui, bahwa mereka berprofesi sebagai Pekerja Sex Komersial (PSK) Online, Pekerja Diskotik dan Cafe", kata penyidik BNN.

Petugas yang tergabung dalam Operasi Yustisi, meliputi Dinas Dukcapil Kota Surabaya sebanyak 7 Personil dipimpin oleh Kabag Dukcapil Drs. Arif M.Sc, 5 Personel Satpol PP Kecamatan Tegalsari dipimpin Drs. Budi, 4 Personil Polsek Tegalsari dipimpin Aiptu Didik, 11 Personil BNN Kota Surabaya dipimpin Kompol Subagio lengkap dengan Tim Kesehatan dan Tim Penyidik Narkoba. Serta dibantu beberapa Staf dari Kelurahan Kedungdoro dan Wonorejo," pungkas Danramil 0832/03 Tegalsari Mayor Inf Mahfud Rofii, S.Pd, yang saat itu memimpin 3 Personilnya turut serta membantu Instansi Terkait dalam Operasi Yustisi.

[ MCDim0832_Srt Ags ]

[/Dik]



http://mediasurabaya.com

TPU Kalianak, Jenazah Freddy Budiman dimakamkan |

SURABAYA ,- Rumah Duka terpidana mati Freddy Budiman sejak pagi tadi sudah dijaga oleh Polisi Polrestabes Surabaya, Polsek Bubutan dan Satuan Brimob Polda Jatim di Jl. Krembangan Baru 7/6A Surabaya.

Kerabat dan warga sekitar berdatangan untuk bertaziah ke Rumah Duka, semakin lama semakin banyak warga yang berdatangan untuk menyambut kedatangan maupun membantu persiapan pemakaman Jenazah terpidana mati Freddy Budiman.

Mobil Ambulance yang mengangkut Jenazah Fredy Budiman, sekitar pukul 14.00 WIB tiba di depan Rumah Duka. Selanjutnya Jenazah dimasukan ke Rumah Orang Tuanya.

Dari peti mati Jenazah dipindahkan ke Keranda Jenazah, selanjutnya dibawa ke Masjid Nurrahmah untuk disholatkan yang jaraknya sekitar 200 meter dari Rumah Duka.

Selesai disholatkan, Jenazah dibawa ke Pemakaman Umum. Kerabat dan Ratusan warga mengiringi pemakaman mulai dari rumah duka sampai TPU Kalianak atau Mbah Ratu Jl. Sedayu 85 Surabaya.

Sesampainya di Jl. Rajawali, Polisi KP3 mengawal Keranda Jenazah sampai ke tempat pemakaman. Jenazah Freddy Budiman tiba di Pemakaman Umum Kalianak sekitar pukul 14.38 WIB.

Jenazah dimasukan ke liang lahat sekitar pukul 14.44 WIB, selanjutnya Mudin menyuarakan  Adzan ditelingga Jenazah Freddy Budiman. Dilanjutkan dan selesai pengurukan tanah makam, dibacakan doa oleh Mudin setempat.

Selesai pemakaman, pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan warga untuk mengantarkan Jenazah Freddy Budiman ke tempat peristirahatan terakhir. Mohon dimaafkan, apabila selama hidup Almarhum mempunyai kesalahan.

[/ang]



http://mediasurabaya.com

Kamis 14 April 2016 Pukul 09.00 Wib di Aula Kodim 0824 Jember dilaksanakan sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar SMA, beberapa SMA yang mengirimkan perwakilannya diantaranya SMA Negeri dan Swasta yang ada di Kota Jember berjumlah 297 orang.
Hadir pada kesempatan tersebut Ws. Kepala Staf Kodim 0824 Jember Mayor Inf Robertus Ardha, Ka Bakesbangpol Pemkab Jember, Kasat Binmas Polres Jember AKP Niluh Suhartini, Ka BNNK Lumajang AKBP Liwuh Priambodo, S.Pd, MM yang berkesempatan memberikan materi “Bahaya Narkoba”.
Acara diawali dengan sambutan Ketua FKPPI Jember Bambang Sugiono, S.Pd yang menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba akhir-akhir ini, sehingga pada kesempatan tersebut Bambang Sugiono mengajak semua unsur untuk bersama-sama memerangi narkoba, bersama FKPPI sebagai garda terdepan dalam memerangi narkoba.
Selanjutnya sambutan Ka Bakesbangpol Kab Jember mewakili Bupati Jember yang tidak bisa menghadiri acara tersebut karena ada acara ke Surabaya, dalam sambutannya Widi Prasetyo menyampaikan mengapa kita berperang terhadap narkoba, tidak lain karena maraknya kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang sudah melanda semua komponen masyarakat.
Widi Prasetyo menegaskan bahwa saat ini tidak ada satu institusipun yang clean dari narkoba, bahkan sasaran utamanya tidak itu saja tetapi pelajar, SD, SMP, SMA, Mahasiswa dan Pemuda generasi bagsa kita, untuk itu kita tidak boleh tinggal diam dengan keberadaan ini, kita harus menyatakan perang demi keselamatan bangsa dan keutuhan NKRI.
Wakil Sementara (Ws) Kasdim 0824 Mayor Inf Robertus Ardha dalam sambutan berikutnya menyampaikan permohonan maaf Dandim 0824 yang tidak dapat hadir karena ada tugas ke Kodam V/Brw Surabaya, untuk itu pada kesempatan tersebut Robertus Arda menegaskan bahwa Kodim 0824 Jember sangat mendukung sekali dengan acara ini, karena hal ini demi keselamatan generasi muda kita dari bahaya narkoba.
Waktu berikutnya diberikan kepada Ka BNNK Lumajang AKBP Liwuh Priambodo, S.Pd, MM yang memaparkan apa itu narkoba, apa bahayanya narkoba dan dampak, bahkan Liwuh Priambodo juga menyampaikan bahwa data penyalahguna narkoba untuk Indonesia tahun 2015  sudah mencapai 2,8 % dan  untuk Jawa Timur mencapai 2,9 %.
Liwuh Priambodo juga menegaskan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba sudah merambah disekolah-sekolah dari SD hingga perguruan tinggi, untuk itu betapa sayangnya kalau kita hanya diam, untuk itu mulai hari ini mari kita canangkan gerakan stop diam yang disambut tepuk tangan oleh peserta yang hadir.
Dalam arti kita harus peduli, kita harus berani menegur, menginggatkan bahkan menginformasikan kepada aparat disekitar kita, dengan demikian mampu menghentikan peredaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut.
Saat kami konfirmasi terkait acara “Sosialisasi Narkoba” tersebut Dandim 0824 Letkol Inf Muhammad Nas, S.I.P menyampaikan bahwa dirinya sangat mendukung sekali dan dengan diadakannya acara Sosialisasi Bahaya Narkoba oleh adik-adik FKPPI tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bagi pelajar akan bahaya narkoba.
Sekaligus Muhammad Nas berharap bahwa dengan digelarnya acara tersebut FKPPI mampu menjadikan dirinya relawan dalam membantu pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba dilingkungannya masing-masing. [ tniad.mil.id ]
(sis24)

MEDIA SURABAYA

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg50eTS1AmUdtk9hswT1j4GALeqv0qiq2zoRr0pvxsphOg8h3esdkJidWVoomVK57bn7Og3z95aqoDZKyITZjxHLO9aR6j1dnsCq3A7LTtmC4ErWdjsjdBT7s-LB8q7Eb2G1zz28hbVkTE/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.