Showing posts with label TNI. Show all posts

Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) bersalam komando dengan Jenderal Gatot Nurmantyo usai upacara pengambilan sumpah dan pelantikan sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12). Upacara dipimpin oleh Presiden Jokowi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo, yang akan memasuki masa pensiun pada 1 April 2017. Artinya, Gatot memiliki waktu sekitar 4 bulan sebelum masa pensiunannya habis.
Namun, Jenderal Gatot secara resmi diberhentian secara hormat sebagai Panglima TNI. Hal ini berdasarkan surat Keputusan Presiden Nomor 83 TNI tahun 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI.
Lantas, apa kata Gatot saar ditanya terkait ditinya yang diberhentikan lebih cepat sebelum masa pensiun?

"Kita jangan meihat akhirnya, tapi seharusnya tanya dong berapa lama saya menjabat. Saya menjabat dua tahun lebih. jadi ya sudah sewajarnya," kata Gatot di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Mantan KSAD itu pun memandang positif pergantian jabatan tersebut. Dia menilai pergantian Panglima TNI di akhir tahun 2017 ini sebagai persiapan untuk menyongsong tahun politik. Diketahui, dalam tahun 2018 akan ada Pilkada Serentak dan tahun 2019 akan diselenggarakan Pilpres.

"Kita berpikiran positif pada pemerintah, bahwa tahun depan adalah tahun politik. Kalau Pak Hadi sertijab dengan saya sekarang ini, masih bisa konsolidasi dengan situasi perkembangan sehingga semuanya berjalan lancar. Begitu saja," ucap Gatot.

Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI, Gatot mengaku dirinya kini adalah perwira tinggi (Pati) Mabes TNI. Sambil bergurau, Gatot mengatakan bahwa Marsekal Hadi menjadi atasannya.
"Pak Hadi sekarang adalah atasan saya. Karena sejak disampaikan dalam keputusan presiden, sejak ditandatangani surat ini, maka secara resmi de facto dan de jure adalah Pak Hadi," ucap Jenderal Gatot.

Silakan klik untuk Saksikan videonya.

Sumpah Panglima

Saat dilantik oleh Jokowi, Hadi Tjahjanto menyatakan siap menjalankan tugas sebagai Panglima TNI dengan berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945. Selain itu, sebagai pejabat tinggi negara, dia bersumpah akan menolak berbagai macam pemberian.

‎"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya tidak akan menerima hadiah atau suatu pemberian berupa apa saja dari siapa pun juga yang saya tahu atau patut dapat mengira bahwa dia mempunyai hal yang bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan saya," ucap Hadi Tjahjanto, mengikuti lafaz sumpah yang dibacakan Presiden Jokowi.

"Bahwa saya akan akan senantiasa menjunjung tinggi sumpah prajurit," dia melanjutkan.

Silakan klik Saksikan Video Pilihan Berikutnya.

sumber : liputan6.com


Malang, Kebersamaan TNI berjuang bersama rakyat merupakan sejarah yang tidak boleh dilupakan, oleh karena itu Prajurit TNI harus menjaga kepercayaan rakyat sebagai ibu kandung TNI. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyosaat memberikan pengarahan kepada 3.700 prajurit TNI, bertempat di Hanggar Skadron 32 Lanud Abdulrahman Saleh,  Malang, Jawa Timur, Senin (16/10/2017).
Jenderal TNI Gatot Nurmantyomenyampaikan bahwa para pemimpin dan prajurit TNI selalu bekerjasama dengan masyarakat demi tegak kokohnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka pada Hari Ulang Tahun TNI ke-72 mengusung tema Bersama Rakyat TNI Kuat, "Saya minta seluruh prajurit paham dan bisa mempertahankan kepercayaan rakyat, karena kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan strategis pertahanan negara kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.  
Lebih lanjut Panglima TNI menegaskan bahwa Ibu kandung TNI adalah rakyat lndonesia yang terus berjuang bersama-sama dari Sabang sampai Merauke yang memiliki ciri-ciri Kebhinekaan, sifat gotong royong, tidak mengenal rasa takut dan berjiwa patriot serta selalu melindungi kelompok yang kecil.
"Pada saat merumuskan Pancasila, sebagai perwujudan kepribadian bangsa Indonesia, umat muslim dengan jiwa patriot tidak mempertahankan egonya dengan memberlakukan syariat Islam, tetapi sila pertama, berbunyi  Ketuhanan Yang Maha Esa yaitu keyakinan terhadap agama masing-masing," jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Jenderal TNI Gatot Nurmantyomengingatkan, sesuai pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman bahwa tentara bukan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat, tetapi tentara hanya punya kewajiban satu yaitu mempertahankan kedaulatan negara dan keselamatannya.
"Kalian semua Prajurit TNI telah bersumpah kepada rakyat akan mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia, dengan segenap harta benda, jiwa raga, maka jangan sekali-kali diantara kita ada yang mengingkari janji dan menjadi penghianat bangsa dan agama," tutur Panglima TNI.
Disamping itu Panglima TNI menegaskan bahwa, politik TNI adalah politik negara, artinya segala sesuatu yang dilakukan TNI adalah demi tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Semua yang dilakukan TNI hanya untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, itulah arti dari politik negara. Sebagai TNI juga harus taat kepada hukum serta menempatkan kepentingan rakyat diatas kepentingan apapun. TNI tidak boleh ditarik-tarik  pada politik praktis," tegasnya.
Jenderal TNI Gatot Nurmantyomenuturkan bahwa Presiden RI telah mengingatkan  agar TNI dan Polri harus netral, rukun, bersatu, bekerja secara profesional dan disiplin, agar seluruh masyarakat Indonesia merasa teduh, aman dan damai. "Bagaimana membuat Indonesia teduh, aman dan damai, hanya satu kuncinya yaitu soliditas TNI dan Polri," ucapnya.
Panglima TNI mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit TNI berserta keluarganya atas kerja keras dan dedikasi serta pengabdian selama ini, sehingga menurut hasil badan survey bahwa TNI merupakan institusi atau satuan yang paling terpercaya di masyarakat Indonesia. "Presiden RI pernah menyampaikan sendiri bahwa TNI sekarang menjadi institusi terbaik dan terpercaya, ini semuanya merupakan kerja estafet kita bersama," pungkasnya.  

Jakarta, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berkomitmen dalam menutup celah korupsi di lingkungan TNI, sehingga tidak menimbulkan kerugian negara. Peran pengawasan dan pemeriksaan kepada Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Unit Layanan Pengadaan dan Pejabat Penerima terhadap proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa secara konsisten guna menciptakan tata kelola yang baik dan bersih.
 Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada pembekalan para pejabat Pengadaan Barang dan Jasa di Unit Operasi Mabes TNI, khususnya para pejabat yang telah ditunjuk sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/10/2017).
 Panglima TNI menyampaikan bahwa, sedang trend di media mainstream nasional saat ini ketidakefektifan dan kebocoran keuangan negara yang paling besar adalah pada sektor pengadaan barang dan jasa. "Dari hasil pemeriksaan dan pengawasan oleh Irjen TNI ditemukan hasil pengadaan yang terindikasi korupsi, pemborosan, ketidakefektifan, mark-up dan lain-lain yang saat ini sedang dalam proses hukum," jelasnya.
 "Kita semua harus berkomitmen untuk mengeliminir, mencegah dan menutup celah korupsi di lingkungan TNI, khususnya yang berkaitan dengan pengadaan Alutsista karena hal ini akan melemahkan kekuatan TNI dan menyengsarakan prajurit," tegas Panglima TNI.
 Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan sesuai Peraturan Presiden Nomor 4 tahun 2010 beserta turunannya dan Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 17 tahun 2011 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan TNI telah mengatur prosedur yang benar dan merupakan landasan bagi TNI.
 "Sesuai kebijakan pemerintah terkait pemenuhan kebutuhan Alutsista TNI, agar mengutamakan pengadaan dari industri pertahanan dalam negeri, bila hal ini tidak memungkinkan boleh menggunakan pabrikan dari luar negeri, namun harus dengan persyaratan administrasi yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan," tutur Panglima TNI.Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan kepada seluruh peserta pembekalan untuk menemukan kelemahan regulasi yang berlaku saat ini, yang dapat menimbulkan kerawanan dan berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. 
 "Rumuskan saran, masukan dan rekomendasi kepada pimpinan dalam rangka pengawasan pengadaan barang/jasa serta cari akar permasalahan yang terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Mabes TNI yang dapat menimbulkan kerugian negara," ujarnya.
 Mengakhiri amanatnya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada seluruh peserta pembekalan agar menggunakan prosedur yang benar dalam pengadaan barang/jasa. "Saya tidak pernah merekomendasikan rekanan siapapun juga. Apabila ada rekanan yang mengaku adik, kakak dan saudara saya yang bekerja di Mabes TNI, langsung blacklist saja perusahaan itu," tegasnya.


Jakarta, Soliditas TNI dan Polri adalah tonggak penyangga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan sekaligus harus dapat menjaga dan mewujudkan stabilitas politik demi kepentingan negara.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan 4.500 Prajurit TNI AD, AL dan AU di Hanggar Lanud, Sri Mulyo Herlambang, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (17/10/2017).

Panglima TNI menegaskan bahwa politik TNI adalah politik negara, artinya Semua yang dilakukan TNI hanya untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan harus taat hukum. 

"Saya tegaskan bahwa politik TNI adalah politik negara, seluruh jiwa raga saya, saya kerahkan untuk menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyomenyampaikan bahwa saat ini TNI telah mendapat kepercayaan tertinggi di masyarakat, maka jangan ada pihak-pihak lain yang ingin menarik TNI dalam politik praktis, karena hal tersebut akan menurunkan citra TNI. 

"Untuk menjadi kuat dan tetap teguh, TNI-Polri harus solid, jangan ada pihak atau kelompok yang berusaha menarik TNI pada politik praktis," ujarnya.

Panglima TNI mengingatkan bahwa tahun 2018 merupakan tahun politik yang akan menggelar Pilkada serentak baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. 

"Saya ingatkan dalam menghadapi tahun politik, jangan ada yang berpihak kepada partai maupun calon Kepala Daerah.  Prajurit TNI harus tetap netral," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan yang sangat besar, tidak ada satupun negara di dunia yang bisa mengalahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"TNI bersatu dengan rakyat akan menjadi kuat, sehingga negara lain tidak bisa menguasai Indonesia," ucapnya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan  bahwa  sistem pertahanan Indonesia adalah Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta), yangberarti melibatkan seluruh elemen bangsa. 

"Wujudkan kepercayaan dengan tidak menyakiti hati rakyat agar tercipta hubungan yang erat guna membentuk kekuatan yang tangguh," ucapnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa proxy war adalah perang menggunakan orang-orang ketiga  dengan cara mengadu domba. 

"Saya ingatkan jangan sampai negara kita menjadi konflik antar agama dan kelompok karena proxy war. Bangsa Indonesia sampai saat ini  masih tetap utuh dan tetap bersatu, itu karena Pancasila," katanya.

Terkait HUT ke-72 TNI tahun 2017, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa animo masyarakat begitu besar untuk menyaksikan upacara puncak Peringatan HUT ke-72 TNI yang digelar di Cilegon

"Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit TNI berserta keluarga atas kerja kerasnya, sehingga upacara HUT ke-72 TNI berjalan lancar dan aman, hal tersebut berkat doa dari semuanya," pungkasnya.



Foto : MSby | Kodam V/Brawijaya | Safari Ramadhan 1437 H Bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo -

SURABAYA,- Hari ke 5 pada Bulan Ramadhan 1437 H di wilayah Kodim 0832/Surabaya Selatan yaitu Lapangan Kodam V/Brawijaya Jl. Raden Wijaya, Kel. Sawunggaling, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur. Dilaksanakan kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Ibu Neny Gatot Nurmantyo beserta Rombongan dalam rangka Safari Ramadhan TA. 2016 "Buka Puasa Bersama 5.000 Anak Yatim Piatu", dihadiri Satuan Jajaran Kodam V/Brawijaya beserta Keluarga Besar, Forkopimda Jatim, dan Tokoh Masyarakat (Tomas), serta Tokoh Agama (Toga), Jumat 10 Juni 2016.

Panglima TNI dan Ibu Neny Gatot Nurmantyo beserta Rombongan tiba di Lapangan Kodam V/Brawijaya disambut oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Drs. H. Syaifullah Yusuf, Pangdam V/Brw Mayjen TNI Sumardi, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Rahmad Pribadi. Dilanjutkan acara "Buka Puasa Bersama" yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran Surat Al-Baqoroh ayat 183-185 oleh Serda Supali Babintal Yon Arh-8 Dam V/Brawijaya.

Dilanjutkan Panglima TNI, dalam sambutannya mengucapkan syukur bisa bersilaturohim dengan seluruh Keluarga Besar Kodam V/Brawijaya, Gartap III/Surabaya, Forkopimda Jatim, dan Tokoh Jatim, serta Anak Yatim Piatu. Bahwa anak yang akan melindungi kita, akan melanjutkan history amal ibadah kita dihari akhirat. Anak adalah investasi abadi/kekal bagi kita sebagai orang tua, maka dari itu mari kita jaga dan arahkan anak-anak kita. Pandai-pandailah bersyukur, karena kita bisa berkumpul di tempat ini merupakan anugerah yang luar biasa. Kita bisa melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan dan menyambut datangnya Hari Raya Idhul Fitri," pungkasnya.

Ketua MUI Jatim KH. Abd. Samad Bukhori  dalam ceramahnya menyampaikan, bahwa puasa Bulan Ramadhan merupakan ibadah yang paling tinggi, dengan bukti di Bulan Ramadhan kita berkumpul bersama dan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Puasa di Bulan Ramadhan dilaksanakan dengan tidak ada paksaan, karena sesuai dengan perintah ayat-ayat suci Al-Quran, yang bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan kita.

Lebih lanjut KH. Abd. Samad Bukhori mengurai ceramahnya, bahwa ada 5 (lima) perkara yang menghapus amal puasa yaitu dusta, membicarakan kejelekan orang, mengadu domba, bersumpah dengan sumpah palsu dan nafsu syahwat. Mengharapkan agar awal Bulan Ramadhan bersama dan akhir Bulan Ramadhan bersama. MUI Jatim mengajak bersama-sama dengan mengusulkan hari Raya Idul Fitri harus sama. Pemerintah dalam menentukan perayaan Hari Raya Idul Firi harus musyawarah dengan Ormas, sehingga nanti hasilnya bisa melaksanakan Hari Raya Idul Fitri bersama-sama. Bahwa Jawa Timur (Jatim) dalam Program Dr. H. Soekarwo, SH., M.Hum., dan berkat usulan MUI kepada negara, telah menutup 67 titik tempat prostitusi. Ceramah agama selesai dan ditutup dengan do'a Buka Puasa oleh KH. Abd Samad Bukhori, dan dilanjutkan Buka Puasa Bersama. Setelah itu berlanjut Sholat Magrib berjamaah dengan Imam KH. Abd Samad Bukhori. Dilanjutkan Sholat Isya' dan Sholat Tarawih Berjama'ah, dan diakhiri dengan Pemberian Tali Asih, serta Bingkisan kepada Anak Yatim Piatu.

Hadir dalam Safari Ramadhan Panglima TNI, yaitu :
a. Kabinda Jatim.
b. Ketua DPRD Jatim Drs. H. Halim Iskandar beserta Ibu.
C. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi beserta Ibu.
d. Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji.
e. Asisten Perdata dan TUN Kejati Jatim.
f. Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Syaifullah Yusuf.
g. Gubernur AAL Mayjen TNI Mar Guntur Lelono.
h. Pangarmatim Laksda TNI Dharwanto.

Perlu diketahui pada kesempatan ini, 100 dari 5.000 Anak Yatim Piatu termasuk transportasinya merupakan partisipasi dari Kodim 0832/Surabaya Selatan beserta Jajaran Koramilnya, yaitu :
1. Koramil 0832/01 Sawahan 25 Anak Yatim Piatu dari Yayasan Al Iksan Jl Simo Sido Mulyo V/26 Surabaya,

2. Koramil 0832/04 Wonokromo 25 Anak Yatim Piatu dari Yayasan Al Ikhlas Jl. Karangan No 223 Wonokromo Surabaya,

3. Koramil 0832/05 Gayungan 25 Anak Yatim Piatu dari Panti Asuhan Muslim Jl. Jambangan Kebon Agung No.1 Surabaya, dan

4. Koramil 0832/06 Karangpilang 25 Anak Yatim Piatu dari Panti Asuhan Darul Aitan.

[ /sap]

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

JAKARTA – Akun Facebook perwira TNI mendadak jadi perbincangan heboh di media sosial. Pasalnya, postingan di akun tersebut berisi hasutan dan hinaan berbau SARA yang ditujukan kepada Presiden Jokowi. Di Facebook tersebut, terdapat komentar yang berisi penghinaan kepada Presiden Jokowi pada tanggal 1 Juni 2016 pukul 14.10 WIB. Akun tersebut mengatasnamakan Muhammad Adiitya.

Akun ini menggunakan foto dengan status seorang anggota TNI (belakangan diketahui sebagai Lettu Kav Rhendy Jaury). Kemudian diberitakan di media online Forum Ahok.com tanggal 2 Juni 2016 berjudul “akibat kebohongan Ahmad Dhani, siswa Akmil Magelang caci maki Presiden RI di sosmed”.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pun angkat bicara. Jenderal Gatot langsung memerintahkan untuk melakukan penyelidikan guna memastikan keterlibatan prajuritnya dalam berita yang menghebohkan itu.

“Segera laksanakan penyelidikan dan pemeriksaan serta pengusutan dengan tuntas,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo seperti dilansir dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI diterima di Jakarta, Selasa (7/6) malam.

Setelah perintah Panglima TNI itu, Tim Intelijen TNI melakukan pengecekan secara Digital Forensic di jaringan facebook. Ternyata ditemukan 35 nama palsu yang menggunakan foto-foto Lettu Kav. Rhendy Jaury.

Hasil pendalaman dan pemeriksaan terhadap Lettu Kav. Rhendy Jaury diketahui bahwa prajurit TNI yang berdinas di Yonkav-1/1 Kostrad ini membuat Akun Facebook pertama pada bulan November 2008 sampai dengan 2012. Dia menamai akunnya “Rhendy Jaury” serta mengupload foto-foto kegiatan semasa Taruna Tingkat 3 berpangkat Sermadatar sampai dengan Letnan Dua.
“Facebook saya tidak bisa dibuka sejak tahun 2012 password sudah tidak bisa dibuka karena sudah diganti orang lain,” demikian dikatakan Rhendy pada pemeriksa.

Terkait penyalahgunaan akun Facebook miliknya sejak pertengahan tahun 2012 sampai dengan sekarang, yang bersangkutan menjelaskan bahwa belum pernah melaporkan kepada pihak Kepolisian RI.

Setelah selesai menjalani pemeriksaan, baru keesokan harinya pada tanggal 4 Juni 2016, Rhendy melaporkan kepada pihak Polda Metro Jaya tentang dugaan Tindak Pidana dan Transaksi Elektronik di akun facebooknya.

“Tidak benar anggota TNI melakukan penghinaan terhadap Presiden RI yang terjadi adalah upaya mendiskreditkan TNI melalui pembajakan akun facebook Lettu Kav Rhendy Jaury dengan menggunakan nama Muhammad Adiitya, kita bisa yakinkan itu, karena telah dilakukan pemeriksaan secara cermat,” ucap Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman.
Menurut Tatang, pembajakan facebook tidak hanya melalui facebook saja, upaya pencemaran nama baik TNI juga terjadi melalui website atau wadah komunitas yang mengatasnamakan TNI dalam jejaring internet oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal itu dilakukan oknum untuk merusak citra TNI.

“Banyak beredarnya akun palsu yang mengatasnamakan prajurit TNI termasuk didalamnya menggunakan akun facebook Gatot Nurmantyo (Panglima TNI) melalui jejaring media sosial facebook, twitter dan lainnya,” ujar Kapuspen TNI.

Menyikapi dan menindaklanjuti fenomena di atas, Mabes TNI secara resmi telah melayangkan permintaan kepada Kemenkoinfo untuk segera menutup akun-akun palsu yang mengatasnamakan instansi, pejabat dan prajurit TNI tersebut.

(fri/jpnn/pojoksatu)

[ forum.suara.com ] 


SURABAYA,- Jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya melaksanakan penghijauan di Hutan Kota Balas Klumprik Kel. Balas Klumprik, Kec. Wiyung Surabaya wilayah Koramil 0832/06 Karangpilang Kodim 0832/Surabaya Selatan, Jumat 3 Juni 2016 pukul 07.42 WIB.

Dalam pembukaan penghijauan, bertindak sebagai Irup Pasi Bakti Stafterrem 084 Mayor Inf Heri Utomo, Danup Pasiter Kodim 0832/Surabaya Selatan Kapten Arh Suparno dan dihadiri oleh Anggota DPRD Komisi A Fraksi PDIP Hj. Siti Mariyam, Kasdim 0832/Surabaya Selatan Mayor Arh Sumarjo, S.Sos, Danramil 0832/06 Karangpilang Mayor Abdul Muntolib, Wadanramil 0830/02 Semampir Kapten Inf Agus, Kapolsek Wiyung Kompol Hariyono, Camat Wiyung Kusnan, dan Lurah Balas Klumprik Sri mujiati.

Kegiatan penghijauan dengan menanam 200 Pohon yang terdiri dari Manggis, Blimbing, Sirsak, Mangga, dan Trembesi, diikuti oleh peserta terdiri dari :
1. Korem 084/Bhaskara Jaya.
2. Kodim 0816/Sidoarjo.
3. Kodim 0830/Surabaya Utara.
4. Kodim 0831/Surabaya Timur.
5. Kodim 0832/Surabaya Selatan.
6. Ajenrem 084/Bhaskara Jaya.
7. Hubrem 084/Bhaskara Jaya.
8. Denpom V-4 Surabaya.
9. Denzidam V/Brawijaya.
10. Denbekangdam V/Brawijaya.
11. Polsek Wiyung.
12. Mitra Polri Sentral Komunikasi (Senkom) Wilayah Surabaya.
13. PPM.
14. Pramuka Penegak, terdiri dari : SMAN 6, SMAN 12, SMAN 22, SMA Safta.

Mayor Inf Heri Utomo, mengucapkan terima kasih kepada Peserta yang telah hadir untuk mengikuti kegiatan penghijauan di Hutan Kota Balas Klumprik Surabaya. Saat ini Pramuka Kwarcab Surabaya merasa kebingungan mencari tempat pelatihan, sehingga dalam latihan selalu menggunakan wilayah lain atau luar kota. Sehingga Pemkot Surabaya memberikan wadah atau tempat untuk latihan Pramuka yang saat ini dilaksanakan penanaman di Hutan Kota Balas Klumprik Surabaya. Dengan harapan agar Pramuka kedepannya tidak lagi kesulitan untuk mencari tempat latihan. Hutan kota ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk melestarikannya,” himbaunya.

Camat Wiyung menambahkan, kegiatan penghijauan dihadiri oleh 250 peserta. Terima kasih kepada Danrem 084/Bhaskara Jaya, karena banyak kegiatan penghijauan kota di wilayah wiyung ini. Telah dibangun Sentra PKL, Kolam dan tempat bermain anak-anak. Keberadaan Hutan Kota menjadi paru-paru kota khususnya di wilayah Wiyung. Setelah ini akan digunakan kegiatan Pramuka, agar dirawat tanaman di Hutan kota ini, sehingga bermanfaat khususnya di Hutan Kota Balas Klumprik, Kel. Balas Klumprik, Kec. Wiyung Kota Surabaya.

Penghijauan dengan cara menanam pohon yang melibatkan Unsur TNI AD, Polri, Muspika, dan Komponen Masyarakat merupakan wujud Karya Bakti TNI untuk kepentingan masyarakat, baik atas permintaan maupun atas inisiatif sendiri. Meliputi bidang fisik dan non fisik, guna memantapkan Kemanunggalan TNI Rakyat.

[/dik]

Memasuki hari ke-6 Pelombaan Peleton Tangkas TNI AD Periode 1 Tahun 2016, sebanyak 8 kontingen peserta lomba mengikuti pertandingan menembak senapan di Lapangan Tembak Cipatat Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (28/5).

Kedelapan kontingen tersebut adalah kontingen dari Kodam I/BB, Kodam V/Brw, Kodam VI/Mlw, Kodam IX/Udy, Kodam XII/Tpr, Kodam XVI/Ptm, Kodam XVII/Cen dan Kodam Jaya. Setiap kontingen menembak dengan tiga sikap yaitu berdiri, duduk dan sikap tiarap dengan jarak sasaran sejauh 100 meter.

Sebelum dilaksanakan lomba, setiap peserta diperiksa kelengkapannya termasuk senjata yang mereka gunakan agar sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama.

Sampai berita ini diturunkan, hasil lengkap nilai setiap kontingen masih dalam penghitungan juri dan panitia lomba. (Pen Kodiklat TNI AD)

By EDI FAHMI

 [ tniad.mil.id ] 


Foto : MCDim0832_Srt Ags | Sungai Rolak -

SURABAYA,- Beberapa hari menjelang HUT/Hari Jadi Kota Surabaya ke 723 Tahun 2016 yang jatuh pada tanggal 31 Mei mendatang, Pemerintah Kota Surabaya bersama-sama dengan TNI, Polri, dan Komponen Masyarakat lainnya melaksanakan Jumat Bersih dalam rangka Kerja Bakti Massal, 27/05/2016 pukul 06.00 WIB.

Kerja bakti massal meliputi bersih-bersih Pasar dan di sepanjang Kalimas Surabaya. Dari beberapa titik lokasi yang terpantau Media Center Kodim 0832, Babinsa Koramil 0832/03 Tegalsari dan masyarakat setempat bersama-sama secara gotong royong melakukan pembersihan Pasar Keputran Surabaya," kata Danramil 0832/03 Tegalsari Mayor Inf Mahfud Rofi'i, S.Pd.

Dibeberapa titik lokasi lainnya juga dilaksanakan bersih-bersih di sepanjang Sungai Kalimas Surabaya, antara lain di sekitar : bawah jembatan Tol Gunung sari, Jembatan Karah, sektor Sungai Peneleh, bantaran Sungai Jl. Joyoboyo dan Sungai Rolak Gunung Sari.

Kodim 0832/Surabaya Selatan melibatkan seluruh jajaran Koramilnya meliputi Koramil : 0832/01 Sawahan, 0832/02 Genteng, 0832/03 Tegalsari, 0832/04 Wonokromo, 0832/05 Gayungan, 0832/06 Karangpilang, 0832/07 Wonocolo dan 0832/08 Lakarsantri. Bertujuan untuk membantu mempersiapkan dan mensukseskan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke 723.

Kerja Bakti Massal dalam rangka HUT/Hari Jadi Kota Surabaya ke 723 Tahun 2016 yang melibatkan Pemerintah Kota Surabaya, TNI, Polri dan Masyarakat, merupakan wujud dari Karya Bakti (Karbak) TNI AD dalam rangka Bakti TNI, baik atas permintaan maupun atas inisiatif sendiri. Untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warga dan masyarakat meliputi bidang fisik dan non fisik guna memantapkan Kemanunggalan TNI Rakyat.

(MCDim0832_Srt Ags)

 [ kodim 0832 ] 


SURABAYA,- Acara Seminar ASEAN Student Summit IYSF (Indonesia Young Students Forum) 2016 dilaksanakan di Gedung Gema (H.11) Serba Guna Kampus Universitas Negeri Surabaya Ketintang Surabaya. Dengan mengusung tema “membangkitkan integritas bangsa dalam mengawal ASEAN Community” diikuti oleh peserta sekitar 300 Mahasiswa dan Mahasiswi yang berasal dari berbagai Universitas di Indonesia, Penanggung jawab Sdr. Zaenal Arifin (Presiden BEM UNESA selaku Ketua Panitia) & Sdr. Deny (Menteri Luar Negeri BEM UNESA selaku Ketua Pelaksana), Rabu 25 Mei 2016 pukul 11.00 WIB.

ASEAN Student Summit, dihadiri :
1. Brigjen TNI Gatot Triswanto (Waaster Kasum TNI).
2. Danbrigif I Kolonel Sugiyono.
3. Asterdam V/Brawijaya Kolonel Inf Sugiyono.
4. Dandim 0832/Surabaya Selatan Letkol Inf Bangkit Rahmat Tri Widodo, M.Si., (Han), MA.
5. Danramil 0832/07 Wonocolo Mayor Arh Suwanto.
6. Dr. Ir. Muhammad Taufik, M.Sc (Staf Ahli Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI/Bidang Produktivitas dan Daya Saing).
7. Masbukhin Perdana Wakil Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas).
8. Obi Chandra (Wismilak Foundation).
9. M. Davy Iskandar (Mantan PPI Perancis).
10. Hidayatullah Negarawan El Islamy (Universitas of The Immaculate).
11. Nazlatan Ukhra Kasuba (International Islamic University Malaysia).
12. Bayu Angileo Pramesona (Chulalongkorn University Thailand).

Diawali dengan pemaparan seminar oleh Brigjend TNI (Mar) Gatot Triswanto (Waaster Kasum TNI), menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada Bapak Panglima TNI bahwa pada kesempatan kali ini telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menyampaikan paparan kepada para mahasiswa dan mahasiswi, maupun undangan yang hadir dalam acara pada hari ini (25/05), dengan mengusung tema “Mewaspadai ancaman gerakan-gerakan radikalisme di Negara-Negara Asean sebagai upaya mewujudkan Keamanan Nasional”. Populasi kapasitas bumi dengan standart hidupnya masing-masing idealnya bumi hanya mampu menampung 3 sampai 4 miliar jiwa. Energi tidak terbaru tapi tergantikan dengan energi hayati. Untuk perang masa kini perang energi, menjadi barang, pangan air dan energi ekonomi di sekitar ekuator dan inilah ancaman nyata kita. Indonesia terdiri dari negara kepulauan terbesar di daerah kurator memiliki garis pantai kedua terpanjang di dunia dan luas laut 5,8 juta km.

Kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara di dunia. Kaya akan sumber daya alam justru dapat menjadi petaka bagi kita. Menghadapi tahun 2043 jika anda sebagai Presiden Negara Non Ekuator yang energi dan pangannya semakin menipis atau mengalami krisis, langkah apa yang anda lakukan terhadap Indonesia ?

Diskusi Akademis di 32 Universitas di seluruh Indonesia dan Lemhanas, membeli dan menguasai media massa untuk melakukan pembentukan opini menciptakan rekayasa sosial serta kegaduhan masyarakat, adu domba antara TNI Polri lewat berbagai cara. Sehingga terjadi kekacauan serta mengganggu dan mengancam pertahanan negara. Keyakinan Panglima TNI para pemuda yang harus menjadi motor penggerak pemersatu dalam membangun bangsa, Pemuda selalu di depan dan berperan penting,” pungkas Waaster Kasum TNI.

Berikutnya Paparan dari Dr. Ir. Muhammad Taufik, M.Sc (Staf Ahli Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI/Bidang Produktivitas dan Daya Saing), menjelaskan bahwa Demokrasi liberal yang berkembang melalui proses globalisasi telah menimbulkan banyak persoalan. Krisis saat ini 2008 adalah pengulangan sejarah tidak ada yang baru dalam masalah politik ekonomi dan keuangan mirip seperti masa 1870-1914. Kita harus siap menghadapi jaman modern ini, dimana Globalisasi saat ini mulai memasuki bangsa kita, yang menyerang generasi muda lewat kemajuan teknologi saat ini.

Untuk dunia usaha dipaparkan oleh Masbukhin Perdana Wakil Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) dengan tema “wirausaha sebagai pondasi ekonomi nasional”. Jika ingin sukses, kita harus mempunyai tujuan atau cita-cita yang menjadi dasar dan tujuan atau keinginan yang ingin dicapai. Untuk mampu menekuni di dunia pengusaha, kita harus mempunyai niat dan tekad yang tinggi berawal dari usaha-usaha kecil, maka dari yang kecil itulah kita dapat berpikir untuk mendapatkan suatu hal yang lebih besar,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, untuk menjadi pengusaha yang sukses kita harus mempunyai sifat sabar, mandiri, tekun dan tekad yang tinggi, serta tidak putus asa dalam menghadapi kegagalan, karena kesuksesan itu berawal dari kegagalan, dari kegagalan itulah kita mampu belajar untuk bisa menjadi yang lebih baik,” urai Masbukhin memberikan motivasinya.

Sedangkan bagaimana menjadi seorang enterpreneur disampaikan Bapak Obi Chandra (Wismilak Foundation), jika kita ingin menjadi seorang pengusaha, kita hanya bermodalkan 3 M yaitu Mental, Modal dan Mulai. Jangan tunda lagi segeralah mulai usaha sekarang juga, jangan menunda waktu lagi jika ingin menjadi pengusaha yang sukses dan mandiri, semua itu berawal dari sikap atau action. Cara cerdas jadi pengusaha yaitu : Mulailah dengan marketing, Tumbuhlah dengan produk, dan pensiunlah dengan pengetahuan Financial. Langkah menjadi pengusaha mulailah dari mimpi anda, dan percaya bahwa kesuksesan yang akan menghampiri kita.

Sebelum seminar selesai dilakukan pemberian cinderamata oleh Sdr. Deny (Menteri Luar Negeri BEM UNESA selaku Ketua Pelaksana) kepada para narasumber, dilanjutkan dengan acara foto bersama.

(MCDim0832_Srt Ags)

Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Mulyono (Tengah) didampingi 14 prajurit peserta lomba menembak memberikan keterangan kepada wartawan terkait Indonesia menjadi Juara Umum di kejuaraan menembak tahunan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) yang berlangsung pada 20-23 Mei di Australi setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 25 Mei 2015

Jakarta - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menjuarai turnamen Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM). Dalam lomba menembak internasional yang diselenggarakan di Puckapunyal, Australia, 3-20 Mei 2016 ini, tim TNI AD unggul atas negara-negara lain seperti Amerika, Inggris, Tiongkok dan tuan rumah Australia.

Paling menarik dari perlombaan tersebut adalah senjata yang digunakan oleh TNI merupakan produksi dari dalam negeri yaitu dari PT Pindad. Keberhasilan itu membuat senjata Pindad menjadi terkenal di ajang tersebut.

"Kami ikut bangga dengan keberhasilan para prajurit TNI AD yang sembilan tahun berturut-turut juara umum di AASAM. Pindad akan terus dukung dengan hadirkan senjata-senjata terbaiknya untuk prajurit TNI AD,” kata Direktur Utama PT Pindad (Persero), Silmy Karim, di Jakarta, Selasa (24/5).

Dari 20 negara yang bertanding, jelas dia, Indonesia berhasil mengumpulkan 23 medali emas, 13 medali perak, dan 9 medali perunggu. Tiongkok berada di posisi kedua dengan perolehan 9 medali emas, 15 medali perak, dan 5 medali perunggu. Sementara posisi ketiga dihuni Jepang dengan 4 medali emas, 2 medali perak, dan 3 perunggu.

"Dalam kejuaraan internasional ini tim TNI AD menggunakan senapan serbu SS2-V4 dan senjata genggam G2 Combat buatan PT Pindad (Persero). Kemenangan untuk kesembilan kalinya ini juga membuktikan bahwa kualitas senjata buatan Pindad terbukti baik dan dapat bersaing dengan pabrikan senjata asing lainnya,” ujarnya.

PT Pindad memberikan apresiasi atas komitmen Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam penggunaan senjata dalam negeri. Komitmen itu sebagai bentuk dukungan TNI dalam program percepatan kemandirian industri pertahanan nasional.

"Dalam menggunakan produk Pindad saat perlombaan, tim TNI AD turut memperkuat promosi terkait Brand Awareness terhadap keunggulan senjata Pindad kepada negara-negara lain saat berlaga di AASAM," tuturnya.

Robertus Wardi/FER

 [ beritasatu.com ] 


Pangarmabar Laksamana Muda TNI A. Taufiq R., memimpin pelaksanaan panen raya ikan hasil budidaya keramaba di Paluh Pisang, Belawan, Sumatera Utara, Selasa (24/5). FOTO: Dispen Koarmabar for JPNN.com

BELAWAN - Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI A. Taufiq R, memimpin pelaksanaan panen raya ikan hasil budidaya keramba di Paluh Pisang, Belawan, Sumatera Utara, Selasa (24/5).

Dalam acara tersebut, Pangarmabar juga menyerahkan benih ikan serta bibit mangrove kepada masyarakat pesisir.

Acara tersebut dihadiri Komandan Lantamal I Belawan Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Dirjen Kelautan dan Perikanan, Kadis Kelautan Perikanan Provinsi Sumatera Utara, Kepala BNN Sumut dan Wadirpolairud Polda Sumut.

Menurut Pangarmabar, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, menyambut baik kegiatan yang merupakan inisiatif dari kelompok pembudidaya ikan atau petani keramba ikan serta kelompok pecinta hutan mangrove di pesisir Paluh Pisang. Pasalnya, kelompok ini berada di bawah pembinaan Lantamal I Belawan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.(fri/jpnn)

 [ jpnn.com ] 


Foto : MCDim_Srt Ags | Letkol Arm Franky Watuseke, S.SosAsistensi Teknis Penyelenggaraan Pembinaan Pertahanan Wilayah di Kodim 0832/Surabaya Selatan

SURABAYA,- Untuk mendukung terselenggaranya program kegiatan terpadu Pusterad di wilayah Kodam V/Brawijaya, maka dilaksanakan kegiatan Asnis Gar Bintahwil (Asistensi Teknis Penyelenggaraan Pembinaan Pertahanan Wilayah) Kodim 0832/Surabaya Selatan Korem 084/Bhaskara Jaya TA.2016 oleh Sdirbinter Asistensi Teknis Pusterad Letkol Arm Franky Watuseke, S.Sos didampingi Mayor Inf Edi Purtopo, di Satuan Kodim 0832/Surabaya Selatan Jl. Tegalsari 89 Surabaya, Selasa 24 Mei 2016 pukul 09.00 WIB.
Kasdim Mayor Arh Sumarjo, S.Sos., mengucapkan selamat datang kepada Tim Pusterad di Kodim 0832, dan permintaan maaf karena saat ini Dandim 0832 tidak bisa mendampingi kegiatan Asnis Gar Bintahwil oleh Sdirbinter Pusterad dikarenakan ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan terkait Kunjungan Kerja Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta Rombongan ke wilayah Korem 084/Bhaskara Jaya dalam rangka Kegiatan Pembukaan, Pengarahan dan Penataran Generasi Muda FKPPI di Kobangdikal TNI AL Surabaya," urai Kasdim.
Letkol Arm Franky Watuseke, S.Sos menyampaikan ucapan terima kasih kepada para undangan dan peserta lainnya karena disela-sela kesibukannya dapat meluangkan waktunya supaya dapat menghadiri program kegiatan terpadu Pusterad yang pada hari ini (24/05) dilaksanakan di Kodim 0832/Surabaya Selatan," ujarnya saat mengawali sebelum memberikan pengarahan Bintahwil.

Lebih lanjut Letkol Arm Franky menyampaikan, bahwa kegiatan Bintahwil masih dapat diterima oleh masyarakat. Oleh sebab itu supaya dipertahankan, mengingat kegiatan Bintahwil sangat membantu masyarakat di wilayah, karena kegiatan tersebut dekat dengan masyarakat," jelasnya.

Turut hadir pada kegiatan Asnis Gar Bintahwil yang diselenggarakan di Kodim 0832/Surabaya Selatan, yaitu : Kasdim 0832/Surabaya Selatan Mayor Arh Sumarjo, S.Sos., Danramil/Wadanramil 0832/04 s.d. 0832/08 beserta Babinsa dan Bintara Staf, Pasiterdim Kapten Arh Suparno beserta Ba Stafterdim, Pepabri, LVRI, Muspika, PPM, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, serta Tokoh Adat. Selesai kegiatan Asistensi Teknis Penyelenggaraan Pembinaan Pertahanan Wilayah Kodim 0832/Surabaya Selatan, dilanjutkan dengan foto bersama.

***Ang***


(Darfur. Selasa, 24 Mei 2016).  Prajurit TNI yang tergabung dalam Konga XXXV-B/Unamid (United Nations African Mission In Darfur) atau Satgas Indobatt-02 Batalyon Komposit TNI yang tengah melaksanakan tugas sebagai Peacekeepers di Darfur dibawah pimpinan Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP. sebagai Dansatgas, khususnya personel Kompi D Satgas Indobatt-02, menggelar olahraga bersama dengan masyarakat lokal tepatnya di Kampung Masteri, Darfur, Minggu sore waktu Sudan (22/5/2016).

Seperti diketahui, Satgas Indobatt-02 Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid beranggotakan 800 personel. Untuk Kompi D dibawah pimpinan Kapten Inf Bayu Surendra sebagai Komandan Kompi (Danki) adalah bagian dari Satgas Konga XXXV-B/Unamid, yang merupakan Kompi terpisah dan berjarak sekitar 70 Km dari Super Camp Indobatt-02 di El Geneina. Kompi D Masteri didukung dengan 166 personel, terdiri dari : 7 Perwira, 35 Bintara dan 124 Tamtama. Di dalam Camp Masteri juga terdapat kekuatan 3 Military Observer, 19 UN Police dan 2 personel Staf Lokal.

Kapten Inf Bayu Surendra mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan olahraga bersama ini adalah: Pertama, menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Kedua, menciptakan kondisi psikologis yang baik, sehingga moril masyarakat lokal maupun prajuri yang bertugas tinggi. Ketiga, dengan adanya kegiatan ini masyarakat akan semakin percaya bahwa Prajurit TNI yang melaksanakan misi perdamaian di Darfur-Sudan, Afrika sangat mencintai masyarakat, sehingga mereka senang dan mengakui keberadaan kami.

Menurut Kapten Inf Bayu Surendra, para personel Kompi D Konga XXXV-B/Unamid yang berada di Kampung Masteri Sudan, Afrika, mengadakan olahraga bola volley bersama dengan masyarakat setempat adalah yang pertama kali dilakukan oleh Prajurit TNI Satgas Indobatt-02. Seperti diketahui di daerah Sudan Afrika dulunya terjadi konflik antar suku yang berkepanjangan, hal tersebut yang membuat masyarakat menjadi trauma dan ketakutan yang mendalam.

“Hal inilah yang memotivasi Prajurit TNI Konga XXXV-B/Unamid dibawah pimpinan Dansatgas Indobatt-02 Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP. untuk melakukan pendekatan psikologis kepada masyarakat sekitar,” kata Kapten Inf Bayu Surendra.

Selain memberikan pelayanan pengobatan gratis, personel Kompi D Satgas Indobatt-02 di Kampung Masteri juga melaksanakan kegiatan olahraga bola volley bersama. “Sarana olahraga merupakan sarana pendekatan sekaligus penggalangan yang paling cocok dengan kondisi wilayah di sekitar Kampung Masteri,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat Usman dan Mohammadin Omar, yang mengatakan bahwa olahraga bola volley ini sangat cocok untuk membina hubungan yang baik antara Prajurit TNI dengan masyarakat setempat, karena dapat membangun kepercayaan serta mengembalikan kondisi psikologis kami setelah terjadinya perang antar suku. “Olahraga ini tidak hanya dilaksanakan saat ini saja tetapi dapat dilaksanakan secara rutin, sehingga dapat membuka hubungan yang bagus dengan Prajurit TNI khususnya Satgas Indobatt,” harapnya.

Di tempat terpisah, Dansatgas Indobatt-02 Konga XXXV-B/Unamid Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP mengatakan, menang dalam olahraga bersama ini tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan nilai persahabatan itu sendiri. “Olahraga hanya merupakan sarana untuk mempereratnya, dengan harapan persahabatan ini tidak berhenti sampai disini (penugasan Unamid) namun dapat berlanjut,” katanya. Autentikasi : Perwira Penerangan Konga XXXV-B/Unamid, Lettu Cku Mahardika Agung Nugroho, S.ST.Han.

Nandang Hermawan



Foto : MCDim0832_Srt Ags | Program Keluarga KB Kesehatan
Kodim 0832/Surabaya Selatan Semester I TA.2016

SURABAYA,- Dalam rangka mendukung Program Pemerintah Republik Indonesia tentang Keluarga Berencana (KB), Kodim 0832/Surabaya Selatan menyelenggarakan Kegiatan Program Keluarga Berencana Kesehatan Semester I TA.2016, dengan mengusung tema "Melalui Kegiatan KB Kesehatan, Kita Wujudkan Keterpaduan Pelaksanaan Program KB Kesehatan Tahun 2016 Yang Dilaksanakan Oleh TNI, Pemerintah Dan BKKBN Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Di Daerah" di Pendopo Kel. Putat Jaya Jl. Raya Dukuh Kupang No.5 Surabaya wilayah Koramil 0832/01 Sawahan, Senin 23/05/2016 pukul 08.00 WIB.

Dalam sambutannya, Dandim 0832 menyampaikan terima kasih kepada para Undangan dan Peserta KB Kesehatan yang telah meluangkan waktunya agar dapat mengikuti pelaksanaan Program KB Kesehatan Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kodim 0832," jelasnya.

Dahulu para orang tua memiliki anak dengan jumlah banyak, tetapi sekarang orang tua cukup 2 anak dengan mengikuti dan menjalankan Program Pemerintah tentang KB Kesehatan. Kerja sama Program KB yang melibatkan TNI, Pemerintah dan BKKBN harus tetap dilaksanakan secara terus menerus, karena melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dengan kondisi masyarakat yang secara ekonomi sulit. Sehingga, menjadi pertimbangan bagi keluarga untuk mengikuti KB Kesehatan secara Gratis," ujar Dandim 0832.

Pasiterdim Kapten Arh Suparno menambahkan, pelaksanaan Program KB Kesehatan pada hari ini banyak dikunjungi oleh warga sekitar 150 orang. Berdasarkan data sebelumnya dari Kodim 0832 yang terdaftar yaitu jumlah Aseptor KB Kesehatan 59 orang (Implan 38 orang, MOW 8 orang, MOP 13 orang). Namun pada saat pelaksanaannya jumlah Aseptor KB bertambah menjadi 75 orang (Implan 42 orang, MOP 17 orang, IUD 2 orang, dan Bongkar Pasang 14 orang). Ada 2 orang peserta Aseptor KB MOP yang batal karena tensi tinggi dan anak masih kecil). Sedangkan untuk Aseptor MOW 8 orang akan dilaksanakan di RSAL dr. Ramelan & RSUD dr. Soewandhie Surabaya pada tanggal 26 Mei 2016," pungkasnya.

Program KB Kesehatan bertujuan untuk membangun kependudukan Indonesia, agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia. Sehingga Bangsa Indonesia secara keseluruhan akan menjadi bangsa yang kuat, sejahtera adil dan makmur. Program KB Kesehatan yang melibatkan TNI AD dan Pemerintah, serta BKKBN, merupakan wujud dari Bakti Sosial dalam rangka Bakti TNI, baik atas permintaan maupun atas inisiatif sendiri. Untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warga dan masyarakat meliputi bidang fisik dan non fisik guna memantapkan Kemanunggalan TNI Rakyat.

Turut hadir pada acara tersebut, antara lain :

1. Dandim 0832/Surabaya Selatan Letkol Inf Bangkit Rahmat Tri Widodo, M.Si. (Han). MA., Danramil 0832/01 Sawahan Mayor Inf Budi Utomo, Pasiterdim Kapten Inf Suparno, Pengurus Persit KCK Cabang LI Dim 0832.
2. Kepala Bapemas Surabaya Drs. Jumianto & Dinas Kesehatan Surabaya.
3. Kepala : Camat Sawahan Yunus, S.STP & Lurah Putat Jaya.
4. Ketua TP PKK : Kec. Sawahan & Kel. Putat Jaya.
5. Ka Puskesmas : Sawahan, Genteng, Tegalsari, Wonokromo, Gayungan, Jambangan, Karangpilang, Dukuh Pakis, Wiyung, Wonocolo, Lakarsantri, Sambikerep.
6. PLKB Kec. : Sawahan, Genteng, Tegalsari, Wonokromo, Gayungan, Jambangan, Karangpilang, Dukuh Pakis, Wiyung, Wonocolo, Lakarsantri.

(MCDim0832_Srt Ags)

Foto : MCDim_Srt Ags -

SURABAYA,- Menindaklanjuti Program Pemerintah, tentang Ketahanan Pangan, secara intensif dilakukan oleh Satuan Komando Wilayah (Satkowil) Teritorial TNI AD Kodim 0832/Surabaya Selatan. Dengan melibatkan peran serta para Babinsa Koramil yang wilayahnya mempunyai lahan sawah pertanian, Jumat 20/05/2016.

Seperti yang telah dilakukan oleh Babinsa Koramil 0832/05 Gayungan dan Koramil 0832/08 Lakarsantri. Babinsa melakukan pendampingan petani dalam rangka MT.II di 3 (tiga) wilayah Kelurahan yaitu Lidah Kulon, Bangkingan dan Jambangan yang merupakan binaan Babinsa masing-masing. Babinsa di wilayah, dengan penuh keiklasan bekerja bersama para petani untuk menanam padi di lahan milik Bapak Soleh seluas 1.5 Ha RT.01, RW.03 Kel. Lidah Kulon. Dan lahan sawah milik Bapak Kemman RT.02 RW.05 seluas 1.5 Ha,” kata Serma Natal Siagian Babinsa Kel. Lidah Kulon yang saat itu didampingi oleh Serka Daud Waluyo.

Hal yang sama juga dilakukan di wilayah Kel. Jambangan, lahan sawah seluas 1.965 Ha, dan luas tanam 1.965 Ha. ini merupakan milik Bapak Lamidi,” ujar Babinsa Kel. Jambangan Serka Rasad.
Pendampingan petani juga dilakukan oleh Babinsa Kel. Bangkingan Serka Masroni yang saat itu membantu menggarap sawah dengan luas 2 Ha, milik Bapak Lusiman, RT.04 RW.03 Kel. Bangkingan.

Pendampingan petani yang dilakukan oleh Babinsa, bertujuan untuk meningkatkan produksi padi. Sehingga dapat mensukseskan Program Pemerintah dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional .

( MCDim0832_Srt Ags )


Kedelapan perwira TNI AU berfoto di area kampus Air University Maxwell AFB Alabama, Amerika Serikat

Delapan perwira penerbang TNI AU mengikuti pendidikan pengembangan umum secara bersamaan pada tiga jenjang sekolah di Air University, Maxwell AFB, Alabama, Amerika Serikat. Mereka terdiri dari seorang perwira berpangkat Kolonel mengikuti pendidikan Air War College (AWC) (setingkat Lemhannas), tiga orang Mayor mengikuti pendidikan Air Command & Staff College (ACSC) (setingkat Sesko) dan empat orang Kapten mengikuti pendidikan Squadron Officer School (SOS) (setingkat Sekkau).
Ke delapan perwira tersebut adalah Kol Pnb. Agung “Sharky” Sasongkojati, (pendidikan AWC), Mayor Pnb. Hendra “Saber” Supriyadi, May.Pnb.Wanda “Russell” Surijohansyah dan May.Pnb. Mochamad “Bradox” Yunus (pendidikan ACSC), Kapten Pnb. Anwar “Weasel” Sovie, Kapten Pnb. Ari Wicaksono, Kapten Pnb. Rio Septiarso dan Kapten Pnb Ulung Purwodanta (Pendidikan SOS).
Pada tahun ajaran 2015/2016, Indonesia/TNI AU menjadi negara yang mengirim siswa terbanyak ke Air University, Maxwell AFB, Alabama dibanding negara lain. Fakta ini mengindikasikan hubungan yang makin meningkat antara Indonesia (TNI AU) dan Amerika Serikat (USAF).
Untuk pendidikan SOS, keempat perwira penerbang TNI AU telah menyelesaikan pendidikan pada bulan April 2016 lalu, dengan hasil sangat baik. Bahkan salah seorang siswanya yaitu Kapten Pnb Anwar “Weasel” Sovie, berhasil meraih predikat Distinguished Graduate (DG). Perwira penerbang pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 16, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru ini mampu menembus kelompok 10% terbaik dari 600 siswa.
Kriteria untuk dapat meraih Distinguished Graduate (DG) adalah siswa yang berada dalam top 10% terbaik dan lulus dari semua graded assignment atau setiap bagian dalam Commandant’s Challenge. Selain itu, siswa juga harus mahir berkomunikasi serta memiliki jiwa kepemimpinan, berkarakter dan berkemampuan membangun team dalam kelompoknya.
Sesuai dengan misinya pendidikan pengembangan umum di Air University Maxwell AFB bertujuan mendidik, melatih, memotivasi, dan membina para perwira menjadi pemimpin angkatan udara masa kini dan masa depan yang mampu mendesain strategi operasi gabungan, memimpin operasi udara dan mengawaki alutsista serta sistem perang udara modern. Diharapkan keikutsertaan para perwira TNI AU ini dapat menambah pengalaman dan meningkatkan pengetahuan untuk membangun Angkatan Udara dan Kekuatan Dirgantara (Air Power) Indonesia.

 [ tni-au.mil.id ] 


MEDIA SURABAYA

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg50eTS1AmUdtk9hswT1j4GALeqv0qiq2zoRr0pvxsphOg8h3esdkJidWVoomVK57bn7Og3z95aqoDZKyITZjxHLO9aR6j1dnsCq3A7LTtmC4ErWdjsjdBT7s-LB8q7Eb2G1zz28hbVkTE/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.