Showing posts with label Ekonomi. Show all posts


mediasurabaya.com , SURABAYA -
Jogging track dengan bantalan sandal ini, akan dibuat di pinggir sungai mulai dari Pasar Keputran sampai Jembatan Ujung Galuh, sepanjang 3 km.

Rencananya, masyarakat Surabaya bisa memanfaatkan jogging track khusus yang akan selesai pada akhir tahun ini. 

Sumber : Humas Kota Surabaya
Twitter @BanggaSurabaya




mediasurabaya.com , SURABAYA - Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, hari ini melaksanakan Kunjungan Kerja di Jatim Expo Surabaya dalam rangka Peresmian Peluncuran PPh Final UMKM 0.5 %, Jumat (22/06/2018) pagi.


Acara yang diikuti oleh Peserta UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dan dihadiri kurang lebihnya dua ribuan orang tersebut, dalam sambutannya Presiden Joko Widodo menyampaikan, bahwa pemerintah akan meluncurkan revisi dari PPh Final UMKM yang sebelumnya adalah 1 %.


"Pada waktu saya di kampung bertemu warga, untuk UMKM sangat berat, kalau bisa dikasih kesempatan 0.25 %. Dalam pikiran saya kemungkinan sangat berat untuk warga masyarakat", ujar Presiden Joko Widodo.


Lebih lanjut Presiden mengungkapkan, bahwa Pemerintah menghitung bagaimana memberikan keringanan sudah dihitung dapatnya 0.5 %, dengan tujuan agar usaha mikro bisa tumbuh menjadi usaha kecil menjadi menengah dan menengah menjadi besar, karena pemerintah sangat memperhatikan.


Bahwa perekonomian Indonesia sudah meningkat, karena kondisi ekonomi global dan ada pertumbuhan dunia yang disebut revolusi industri yang pertumbuhannya sangat cepat. 


Disamping itu usaha kecil dan menengah harus bisa menyesuaikan bisa menggunakan instagram untuk promosi barangnya.


Bisa kita bayangkan, di Negara Singapura ada alat robot yang bisa dikontrol dan perubahan sangat cepat sekali, karena kita harus mengantisipasi, serta hal-hal yang berkaitan pembayaran memakai kartu kredit begitu sangat cepatnya.


Di Negara kita pembayaran tidak usah pergi, dari rumah saja kita bisa pesan atau beli kebutuhan seperti baju, makanan dan lain-lain, serta banyak perubahan lainnya.


Masih banyak saya melihat produknya yang bagus dan barang yang diterima baik oleh konsumennya (pembeli).


Terkait dengan masih sulitnya pengurusan perijinan, Presiden Joko Widodo menjanjikan untuk mempercepat prosesnya.


"Pemerintah akan membenahi pengurusan ijin dan tidak usah sampai berminggu minggu atau berbulan bulan",tandasnya.


Selain itu, Presiden RI ke 7 tersebut juga menambahkan, bahwa Pemerintah akan mempermudah bagaimana bentuk peminjaman kepada usaha UMKM.


Sebelumnya, dalam sambutannya, Gubernur Jatim (Jawa Timur) Dr. H. Soekarwo, menerangkan UMKM sebagai operasional perekonomian Jatim meningkat pada tahun 2017, peningkatan rokok sekitar 31.9 % dan 6 juta warga Jatim hidup dari rokok dan lain-lain. Hal ini menunjukan peningkatan daerah sebagai peningkatan perekonomian Jatim.


UMKM Jatim memberikan kontribusi yang penting serta sebagai penopang perekonomian Jatim sebagai sumber utama peningkatan Jatim.


Selama bulan puasa, di Jatim bahan pokok yang dipantau per bulan Mei mengalami inflasi 0.226%, hal ini adanya kerjasama Forkopimda.


"Atas nama UMKM Jatim memberikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden RI telah memperhatikan perekonomian Jatim", pungkas Gubernur Jatim.


Pada kesempatan Kunjungan Kerja ini, hadir dalam Rombongan Presiden, diantaranya meliputi Hj. Iriana Joko Widodo bersama Kaesang Pangarep, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Dr. Darmin Nasution, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Sesmilpres Marsda TNI Trisno Hendradi, serta Danpaspampres Mayjen TNI Mar Suhartono.


Sedangkan Pejabat Jawa Timur turut hadir, diantaranya meliputi Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo SH. M.Hum., Pangdam V / Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H. Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M, Danrem 084/BJ Kolonel Kav M. Zulkifli, S.I.P, M.M., Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Rudi Setiawan, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I Estu Budiarjo, Kajati Jatim Maruli Hutagalung, SH., M.Hum dan Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar, M.Pd. [/dik]



Probolinggo - Pemilik toko bernama Ibu Pujiati merasa beruntung dengan adanya kegiatan Pra TMMD di desanya, Wedusan Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, kedatangan anggota Kodim 0820/Probolinggo di desanya membawa berkah yang berbelanja di tokonya.

Keseharian masyarakat belanja bisa dikatakan tidak seramai dengan masyarakat di desa lain. Maklum, tingkat pendapatan masyarakat di desa tersebut masih rendah. Malah, masyarakat untuk memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari dengan memanfaatkan hasil kebunnya.

Isi toko yang dijualnya adalah menyediakan kebutuhan pokok serta makanan dan minuman ringan. "Tidak ada penghasilan lainnya kecuali mengandalkan toko ini untuk kebutuhan sehari-hari", sergah Ibu Pujiati.

 Dia adalah warga asli setempat. Kebetulan tokonya terlintasi pembangunan jalan sehingga kesenangannya bertambah. Tidak hanya dia, ucapan senada terkadang terucap dari warga sekitar yang berbelanja di tokonya. Kebahagian itu bertambah sehubungan dengan untuk mengisi tokonya harus turun ke kota sehingga jalan yang melintasi tokonya, bila sudah rampung, sangat memuluskan perjalanannya (sdk) 






mediasurabaya.com , SURABAYA - Pembukaan Road Show Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya hari ini dibuka oleh Kepala Disperindag Pemkot (Pemerintah Kota) Surabaya Dra. Wiwiek Widayati, di halaman Kantor Kecamatan Dukuh Pakis Jalan HR. Muhammad Pradah Kali Kendal Surabaya, Sabtu (02/06/2018) siang.

Kegiatan Bazar Ramadan Road Show Pahlawan Ekonomi ini bertujuan untuk lebih menitik beratkan peningkatan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan daya beli masyarakat yang ada di wilayah binaan, khususnya di wilayah Prada Kali Kendal dan pada umumnya di wilayah Kecamatan Dukuh Pakis.

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh penampilan Tarian Remong, Lomba Jigger, Tari Kembang Goyang, Tari dan Nyanyian persembahan dari SDN Pradah Kali Kendal.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, guyub dan harmonis, serta tali silaturahmi terlihat terjalin sangat erat sekali diantara para Muspika, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dengan warga masyarakat Dukuh Pakis.

Acara pembukaan selesai, dilanjutkan dengan peninjauan ke stan-stan Bazar Ramadan oleh Kepala Disperindag didampingi Tiga Pilar, Lurah, RW, RT se-Kecamatan Dukuh Pakis, serta Tokoh Masyarakat Kecamatan Dukuh Pakis.

Hadir dalam acara tersebut, antara lain Danramil 0832/06 Karangpilang Mayor Arh Anton Subhandi beserta Babinsa Pradah Kali Kendal, Camat Dukuh Pakis, Sekcam Dukuh Pakis, Wakapolsek Dukuh Pakis, Lurah se-Kecamatan Dukuh Pakis, Ketua LPMK, Ketua RW dan RT se-Dukuh Pakis, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Staf Kecamatan dan Kelurahan Pradah Kali Kendal.[/gun]



SURABAYA ,- Tri Rismaharini Walikota Surabaya membuka pameran produk kerajinan UKM 2017 yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Nasional Daerah (Dekranasda) Surabaya di Atrium Ciputra World Mall, Jumat (24/03/2017).

Pada kesempatan yang sama, Risma juga menerima kunjungan tamu delegasi dari Pusat Latihan Kesenian dan Pertukangan Tangan Brunei Darussalam.

Risma mengatakan, dunia industri kreatif tidak boleh berhenti. Dia berharap pelaku UKM mengembangkan keahliannya dan berinovasi dengan produk yang mereka miliki.

"Saya selalu mengkritik desain yang mereka punya supaya dikembangkan dan terus diperbaharui. Kalau tidak, produk kerajinan mereka tidak akan laku di pasar," kata Risma.

Produk UKM Surabaya ini, kata Risma kepada rombongan delegasi Brunei Darussalam, sudah diekspor ke luar negeri.

Zaenal Arsyad Bin Hj Abdul Rahman (55) Ketua Pusat Latihan Kesenian dan Pertukangan Tangan Brunei Darussalam mengatakan, tujuan kunjungan mereka ke Surabaya untuk melihat langsung kebudayaan, kesenian, dan keindahan Surabaya.

"Saya sangat mengagumi kinerja Bu Risma, terutama untuk memperjuangkan nasib masyarakat kecil. Bagaimana beliau memberi pelatihan dan pendampingan bagi para UKM sehingga perekonomian mereka yang dulunya kurang kini menjadi lebih baik," kata Zaenal.

Dalam kunjungannya, Zaenal atau yang sering disapa Tuan Zaenal terlihat aktif berkomunikasi menanyakan cara pembuatan produk bahkan sesekali bersenda gurau dengan para UKM.

"Sungguh unik, saya sangat senang bisa melihat langsung kerajinan tangan pelaku UKM di Surabaya. Kerajinan yang mereka tampilkan berbeda dengan kota-kota yang saya kunjungi, seperti di Solo," ujarnya.

Perlu diketahui, pameran kerajinan tangan Dekranasda ini diikuti 21 UKM dalam enam kategori. Di antaranya aksesoris/perhiasan, Home Decoration/Houseware, Fashion Garment dan Bordir, Gift Item/ Craft, Aromatheraphy, Bunga Kering, dan Batik.(den)

Editor: Iping Supingah


mediasurabaya.com ,- Pemerintah terus berupaya menggenjot pemasukan negara melalui pengampunan pajak (tax amnesty). Keikutsertaan masyarakat menjelang berakhirnya periode kedua program pengampunan pajak ini dinilai masih rendah. Pemerintah kian menggencarkan sosialisasi dan bakal bersikap lebih tegas dengan mengancam pemeriksaan harta para wajib pajak.

Pada Jumat (9/12/2016) lalu, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kuangan Sri Mulyani dan beberapa Menteri Kabinet Kerja, mengundang sekitar 500 wajib pajak besar untuk kembali diajak mengikuti program tax amnesty.

Sebanyak 242 wajib pajak yang diundang malam ini adalah mereka yang masuk ke dalam 250 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes dan Globe Asia tahun 2015. Adapun 258 sisanya merupakan pengusaha yang dikumpulkan melalui kantor perwakilan pajak, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Sri Mulyani mengatakan pihak yang diundang sebagian besar telah ikut dalam tax amnesty tahap pertama dan diharapkan dapat membantu lagi untuk membangun bangsa. "Saya yakin masih bisa membantu lebih banyak lagi untuk membangun Indonesia yang lebih baik," kata Sri Mulyani melalui Antaranews.

Menteri Keuangan mengatakan bahwa uang tebusan program tax amnesty hingga saat ini telah mencapai Rp100 triliun, termasuk pembayaran tunggakan pajak sebelum mengikuti program ini. Pengampunan pajak periode kedua akan berakhir pada Desember ini dan berlanjut periode ketiga tax amnesty mulai awal Januari tahun depan hingga 31 Maret 2017.

Sri Mulyani menambahkan bahwa program pengampunan pajak telah diakui dunia sebagai yang paling berhasil. Meski demikian, Sri Mulyani mengatakan masih khawatir dengan pencapaiannya dibanding dengan potensi yang bisa ditarik sebenarnya. Harta yang dideklarasi sebesar Rp3.988 triliun, di mana Rp2.831 adalah harta deklarasi dalam negeri dan Rp997 triliun adalah deklarasi harta di luar negeri.

Sri Mulyani mengajak para pengusaha membayar pajak terhadap harta yang dimilikinya jika ingin liburan akhir tahun bisa tenang. Ia pun mengancam jika para wajib pajak masih bandel tidak membayar dan mendeklarasi total hartanya, akan dikenakan Pasal 118 Undang-undang Tax Amnety.

"Presiden sudah katakan pada tahap pertama itu mengajak. Tahap kedua sosialisasi mengajak, dan mengingatkan. Periode terakhir mengancam," kata Sri Mulyani.

Ancaman Sri Mulyani juga pernah dilontarkan ketika hadir dalam dalam Economic Outlook 2017 Ikatan Bankir Indonesia (IBI) di Jakarta. Ia mengajak para bankir di Indonesia untuk ikut program pengampunan pajak. Jika tidak, dia mengancam bakal meminta IBI untuk melakukan pencabutan sertifikat bagi bankir-bankir tersebut.

Sri Mulyani menyatakan, hingga saat ini tingkat keikutsertaan bankir, baik dari bank umum maupun bank pembangunan daerah (BPD) dalam tax amnesty masih minim. Padahal, jumlah bankir di Indonesia lebih dari 900 orang.

"Terdapat 963 bankir yang terdiri dari 376 komisaris dan 587 direksi bank umum dan bank pembangunan daerah," ujar dia dilansir Liputan6.com. "Saya punya data dan tahu nama komisaris dan nama direksi bank yang tidak ikut tax amnesty. Mungkin pada akhirnya nanti saya akan minta pada IBI untuk mencabut sertifikat bankirnya."

[beritagar.id] 


http://mediasurabaya.com




Median jalan di jalur pusat kota Lumajang Jl. PB Sudirman yang dinilai menjadi penyebab kemacetan dan praktek parkir liar akhirnya dibongkar. Pembongkaran ini untuk penataan ulang potensi kesemerawutan di jalur tersebut.

Rochani Kepala Dinas Perhubungaan Kabupaten Lumajang mengatakan, pembongkaran median jalan untuk penataan ulang jalur tersebut, telah direncanakan melalui kajian yang matang.

"Parkir kendaraan akan diletakkan di satu sisi saja, di timur jalan. Sehingga, pembatas median jalan yang selama ini digunakan untuk membuat jalur khusus bagi sepeda gowes dan becak harus dibongkar. Jalur khusus sepeda dan becak akan dipindahkan ke sisi barat," katanya, Sabtu (24/9/2016).

Untuk penataan ulang jalur pusat kota dengan pembongkaran median jalan ini, dilaksanakan Dinas PU dan DLH sesuai tupoksi masing-masing. Pembongkaran dan pengaspalan batas jalan, menjadi tupoksi Dinas PU. Untuk lampu penerangan jalan akan dipindahkan ke trotoar.

"Pemindahan ini akan dilakukan oleh DLH. Tapi, pemasangan PJU ini disertai dengan penggantian lampu baru dengan LED," katanya.

Melalui penataan ulang ini, diharapkan jalur di pusat kota sepanjang Jl. PB Sudirman tidak lagi rawan kemacetan. Termasuk untuk menertibkan parkir liar yang selama ini sulit diatur lokasi tersebut.

"Sebab, meskipun sering dilakukan penertiban, namun tetap saja banyak kembali lagi. Ditambah lagi dengan adanya pungutan dari parkir liar. Perubahan ini sebagai upaya untuk penertiban parkir liar itu," katanya.

Selama ini, kata dia, pungutan liar masih saja terjadi dan dilakukan oleh oknum juru parkir partikelir. Sehingga, pengendara yang seharusnya parkir gratis, mengeluh karena adanya pungutan liar tersebut.

"Sehingga tidak ada lagi pungutan liar di parkir sana," katanya.

Untuk mensterilkan praktek parkir liar tersebut, Dishub Kabupaten Lumajang akan menempatkan dan menambah juru parkir di lokasi itu. Sehingga jka ada tukang parkir liar yang selama ini bekerja di sana, bisa direkrut menjadi petugas parkir resmi di bawah pembinaan Dishub.

"Akan kita rekrut mereka, sehingga menjadi tanggungjawab Dishub," katanya. (her/bid)

[ suarasurabaya.net ] 



http://mediasurabaya.com

Foto : Ilustrasi |

mediasurabaya.com ,- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa (23/8/2016) sore bergerak menguat sebesar 36 poin menjadi Rp13.190, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp13.226 per dolar AS.

"Pelemahan yang dialami mata uang rupiah kemarin (22/8/2016) merupakan reaksi jangka pendek. Bank Indonesia juga masih terus menjaga stabilitas mata uang rupiah agar sesuai dengan fundamentalnya," kata Rully Nova pengamat pasar uang Bank Himpuan Saudara, di Jakarta, Selasa (23/8/2016).

Dia juga mengatakan, bahwa ruang pertumbuhan perekonomian Indonesia juga masih terbuka menyusul mulai berjalanannya sejumlah program pemerintah salah satunya amnesti pajak. Menurutnya, sentimen itu akan menambah dorongan bagi pelaku pasar uang untuk kembali mengakumulasi aset berdenominasi rupiah.

"Meski jumlah dana hasil repatriasi masih minim, namun ada harapan akan meningkat yang nantinya dapat memperbaiki fiskal negara," katanya dilansir dari Antara.

Sementara itu, Ariston Tjendra Kepala Riset Monex Investindo Futures mengatakan, bahwa dolar AS saat diperdagangkan cenderung melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah. Hal ini menyusul di tengah kehati-hatian pelaku pasar uang, menjelang simposium tahunan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) di Jackson Hole pada akhir pekan nanti.

"Dolar AS terlihat kehilangan momentum penguatan menjelang pertemuan tahunan itu. Simposium itu biasanya selalu digunakan oleh Ketua The Fed untuk memberikan sinyal mengenai arah kebijakan moneternya," katanya.

Di tengah situasi itu, kata Ariston, pelaku pasar akan berhati-hati apalagi kondisi ekonomi Amerika Serikat belum sepenuhnya membaik.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah menjadi Rp13.216 dibandingkan hari sebelumnya (22/8/2016) mencapai Rp13.197. (ant/tit/iss)

[ suarasurabaya.net ]

[/Dik]



http://mediasurabaya.com

Foto : Babinsa Serma Atur Pendampingan UKM Dolly Jarak | Pelatihan Menjahit Tas 


SURABAYA ,- Pasca penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak 2 (dua) tahun yang lalu, yang telah dideklarasikan oleh Pemda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat maupun Komponen Masyarakat lainnya pada hari Rabu tanggal 18 Juni 2014 silam. Saat ini di eks. Lokalisasi yang berada di wilayah Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan Kota Surabaya tersebut, mulai berubah dan berbenah dengan adanya peluang Usaha Kecil Menengah (UKM), khususnya bagi warga terdampak.

Foto : Rumah Batik

Untuk mewujudkan UKM di Kawasan tersebut, Muspika Kecamatan Sawahan dengan melibatkan peran serta Kelurahan Putat Jaya untuk melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan menjahit tas dan penyablonan tas. Tentunya sangat berguna untuk menumbuhkan dan meningkatkan kreativitas, serta kemandirian warga masyarakat setempat," kata Babinsa Serma Atur, saat pendampingan bersama ITS dalam pelatihan di Pendopo Kelurahan, Kamis 04/08/2016.


Lebih lanjut Serma Atur menambahkan, tadi Siang telah berlangsung tasyakuran dan pembukaan UKM Rumah Batik di Jl. Putat Jaya Barat VIII B Surabaya. Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Camat Sawahan, guna memfasilitasi pengembangan usaha industri di Kampung," pungkasnya, saat ikut hadir pada pembukaan tersebut.


(MCDim0832_Srt Ags)


[ Kodim 0832 ]



Foto Ilustrasi

SURABAYA, - Anggota Panitia Khusus (Pansus) pajak online DPRD Surabaya, Baktiono, yakin pendapatan pajak untuk sektor  restoran dan hotel pada tahun mendatang naik lima kali lipat.

Menurut Baktiono, ada banyak hal yang membuatnya optimis target tersebut dapat tercapai. Di antaranya para pengelola hotel maupun restoran tidak bisa lagi menghindar jika pembayaran bajak sudah menerapkan sistem online.

"Jika sudah menerapkan pajak online, mereka tidak bisa lagi main main dengan pajak yang harusnya bayarkan ke Dinas Pendapatan," tegas Baktiono, Kamis (4/8/2016).

Pajak hotel dan restoran merupakan sektor pajak yang paling rawan dimainkan. Sebab, tidak ada jaminan pajak yang telah dibayarkan disetorkan ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Padahal, setiap customer yang menginap di hotel atau melakukan transaksi pembayaran di restoran, mereka dikenakan pajak sebesar 10 persen. Untuk itu, nanti akan dibuatkan sanksi tegas bagi wajib pajak yang tidak mau menerapkannya.

"Semua bisa dimainkan. Karena tidak ada jaminan pajak yang ditarik dari customer disetorkan ke Dinas pajak," ujarnya.

Politisi dari PDI-P ini menjelaskan, salah satu poin yang akan dimasukkan dalam draff Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pajak online adalah dilibatkannya peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan.

Mekanismenya, customer bisa menanyakan secara langsung pajak yang mereka bayarkan ke Dinas Pendapatan. Dimana customer bisa meminta secara langsung ke Dinas Pendapatan jika pajak yang dibayarkan belum disetorkan.

Untuk memuluskan rencana itu, dalam pansus yang dibuat nantinya juga akan dicantumkan pasal wajib pajak harus sudah menyetorkan pajak yang ditarik dari customer dalam waktu 7 hari kerja.

"Jika dalam 7 hari waktu kerja belum disetorkan ke Dispenda, customer bisa menagih ke SKPD terkait. Selanjutnya dinas pendapatan langsung menariknya dari wajib pajak," jelas Baktiono.

Untuk diketahui, berdasarkan data Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPK) jumlah hotel di Surabaya sebanyak 240 unit. Sedangkan jumlah restoran sekitar 1.000 unit lebih.

Dari jumlah tersebut, DPPK menargetkan pendapatan pajak dari hotel sekitar Rp 220 miliar. Sementara restoran sebanyak Rp 300 miliar pada tahun 2016 ini.

Sementara Kepala Dinas pendapatan dan pengelolaan keuangan daerah (DPPK) Yusron Sumartono mengatakan, pihaknya telah melakukan uji coba penerapan pajak hotel dan restoran via on line.

Uji coba dilakukan pada beberapa hotel. Dari hasil ujicoba, kendala yang dihadapi adalah sistem IT yang digunakan masing-masing Hotel berbeda.

“Tiap hotel mempunyai sistem sendiri, jadi kita perlu sesuaikan dengan sistem mereka untuk mempermudah akses,” terangnya.

Menurut dia, Pemerintah Kota Surabaya akan menerapkan sistem pajak online untuk hotel dan restoran mulai tahun 2017. “Dengan sistem ini, ke depan sudah tak manual lagi,” pungkasnya. [rif/but]

Reporter : Arif Fajar Ardianto

Foto : MCDim0832 | Srt Ags - 
SURABAYA,- Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya bekerja sama untuk menggelar Bazar atau Pasar Murah Ramadhan 1437 H/2016 M dalam rangka “Launching Toko Tani Indonesia” di Lapangan Kodam V/Brawijaya Jl. Raden Wijaya, Senin 27/06/2016.

Acara ini merupakan sebuah program Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang layak mendapatkan apresiasi kita bersama, untuk bisa menjawab segala permasalahan tentang kebutuhan pangan dan juga sembako murah bagi masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia dalam rangka Launching Program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) Toko Tani Indonesia (TTI) sekaligus juga pasar murah di Provinsi Jawa Timur Tahun 2016.

Telah diketahui kita bersama bahwa sejak beberapa waktu yang lalu Kementerian Pertanian Republik Indonesia telah mengembangkan Toko Tani Indonesia. Dimana ini merupakan sebuah upaya untuk stabilisasi harga dan juga pasokan terhadap berbagai macam kebutuhan bahan pangan dan juga sembako di Indonesia. Toko Tani Indonesia ini akan menjadi rujukan atau patokan harga kebutuhan pokok di masyarakat sehingga diharapkan seluruh masyarakat bisa mendapatkan harga dan juga sembako yang murah dan juga terjangkau.




Mengawali acara Launching Toko Tani Indonesia, seluruh Undangan berdiri untuk menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu dilanjutkan sambutan Kepala Badan Ketahan Pangan Provinsi Jawa Timur Dr. Ardo Sahak, SE. MM. menyampaikan, kegiatan Toko Tani Indonesia atau yang disebut dengan TTI adalah bagian dari Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM), yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2016.




Kegiatan ini berperan dalam rangka mengatasi anjloknya harga pada masa panen raya dan tingginya harga pada saat paceklik dengan cara memberdayakan Gapoktan untuk menyuplai dan memasok bahan pangan kepada Kelompok Tani di Indonesia, dan komoditi tersebut dapat langsung dijual kepada masyarakat dengan harga yang wajar.

Di Propinsi Jawa Timur pada tahun 2016 telah memiliki 68 Gapoktan, dengan 136 Toko Tani di Indonesia sebagai pelaksana Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) yang tersebar di 24 Kabupaten Kota se Jawa Timur. Sebagian besar Toko Tani Indonesia yang ada di Kabupaten Kota sudah beroperasi melakukan penjualan beras murah kepada masyarakat dan juga dengan Provinsi dari daerah lain.

Pada acara ini seluruh Gapoktan dan Toko Tani Indonesia hadir dan berpartisipasi untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan Toko Tani Indonesia dalam rangka Launching Toko Tani Indonesia. Kegiatan Toko Tani Indonesia di Jawa Timur dilaksanakan bersamaan dengan Pasar Murah Ramadhan 1437 H oleh Kodam V/Brawijaya selama 2 (dua) hari mulai tanggal 27-28 Juni 2016 bertempat di Lapangan Kodam V/Brawijaya.

Produk yang akan dijual di acara Launching ini diantaranya adalah Beras Premium sebanyak 136 Ton dengan harga Rp.7.500,00/Kg, kemudian 1.000 Liter Minyak Goreng, 3 Ton Bawang Merah, 5 Ton Gula Pasir, 1.000 Kg aneka Cabe, 1.000 Kg Telur, 1.000 kg Daging Ayam Potong, dan olahan serta bahan pokok lainnya juga dijual di Toko Tani Indonesia.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi untuk mendukung acara ini, khususnya Pangdam V/Brawijaya yang telah memberikan tempat untuk digunakan acara Launching dan diharapkan dapat berjalan lancar dan aman. Terima kasih juga kepada Dinas Perkebunan, Dinas Perikanan, Gapoktan, Dinas Pertanian, dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur atas partisipasi pada kegiatan ini.




Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Rahmat Pribadi menyampaikan permohonan maaf Bapak Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi berhalangan hadir, karena nanti sore ada Rapimnas oleh Bapak Presiden di Mabes TNI, dan pengarahan Kasad, serta Panglima TNI. Selanjutnya Kasdam membacakan sambutan Pangdam V/Brawijaya, Selaku Pangdam V/Brawijaya mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih atas kedatangan Bapak Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP beserta Rombongan di Makodam V/Brawijaya.

Acara ini memberikan manfaat, khususnya masyarakat Jawa Timur. Kegiatan ini bagian dari upaya kami dalam rangka mendukung Program Pemerintah terkait Ketahanan Pangan Nasional. TNI AD khususnya Kodam V/Brawijaya telah berupaya semaksimal mungkin mulai dari Babinsa, Danramil, Dandim, Danrem, selama ini telah turun ke lapangan untuk mendukung program pemerintah.

Demikian juga mengawal petani dan Bulog dalam upaya penyerapan gabah petani. Kita sangat berharap dengan adanya Toko Tani ini, segala yang menjadi kebutuhan petani dan segala produk hasil pertanian dapat diserap dan terdistribusi dengan harga yang layak. Pada kesempatan yang baik ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara yang telah menyediakan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding dengan harga pasaran.

Sehingga kegiatan pasar murah dapat menjadi bagian dari solusi untuk membantu meringankan beban kesulitan Anggota dan Masyarakat sekitar. Khususnya kepada para Anggota beserta keluarganya dan masyarakat yang akan berbelanja. Saya sampaikan bahwa pasar murah ini memang belum mampu menyediakan semua jenis kebutuhan dasar sehari-hari. Namun setidaknya dapat memenuhi sebagian keinginan Anggota Kodam V/Brawijaya dan masyarakat sekitarnya untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok sambil melakukan upaya penghematan biaya belanja keluarga,” pungkas Kasdam.




Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa komsumsi beras kita cenderung turun. Sehingga kelebihan beras kita bertambah, dan tingkat pendapatan masyarakat bertambah. Proteksi non tarif, agar import barang dari asing agar di turunkan harganya. Ucapan terima kasih kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia atas perhatian dan kunjungan ke Jawa Timur. Atas dukungan oleh Bapak Menteri yang telah mendukung kegiatan kami ini.




Pengukuhan Asosiasi Gapoktani Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) Jawa Timur yang kali ini ditandai dengan pemasangan Rompi secara simbolis kepada Pembina dan juga Ketua Asosiasi oleh Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP.




Selesai pengukuhan dan pemasangan Rompi secara simbolis, Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Toko Tani ini cikal bakalnya lahir di Jawa Timur, sejarahnya adalah kami pernah berkunjung ke Malang yaitu tepatnya di Kecamatan Ngantang. Kami berkunjung ke sana pada bulan Januari dan Februari, ada acara Kedubes Thailand yang ingin mengekspor bawang dari Indonesia, sehingga mereka tertarik kepada pertanian kita.

Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu lumbung padi Indonesia. Target Toko Tani untuk Mengangkat harkat para petani untuk lebih baik dan sejahtera. Petani harus di posisi untung, agar negara ini tetap kuat dan jaya. Kami berterima kasih kepada Jawa Timur, bahwa Jawa Timur adalah Lumbung pangan,” Pungkas Menteri Pertanian Republik Indonesia.




Dilanjutkan penandatanganan Prasasti dan Pemukulan Lesung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia didampingi Gubernur Jawa Timur dan Kasdam V/Brawijaya. Dan dilanjutkan menyanyikan lagu Gapoktan dan penutupan, serta dilakukan peninjauan Stand Pasar Murah oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia didampingi Gubernur Jawa Timur dan Kasdam V/Brawijaya.




Hadir pada acara “Launching Toko Tani Indonesia, yaitu :
1. Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP.,
2. Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum.,
3. Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Rahmat Pribadi.
4. Kepala Badan Ketahan Pangan Provinsi Jawa Timur Dr. Ardo Sahak, SE. MM.,
5. Forpimda Jawa Timur,
6. Danrem Jajaran Kodam V/Brawijaya.
7. Asisten Kasdam V/Brawijaya,
8. Dansat Jajaran Kodam V/Brawijaya,
9. Kepala Dinas, Kepala Badan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa timur,
10. Kepala Dinas, Kepala Badan yang menangani Ketahanan Pangan Kab/Kota se-Jawa Timur,
11. Ketua Gapoktan Jawa Timur,
12. Pelaku Kelompok Tani Indonesia Se-Jawa Timur,
13. Ketua PKK Provinsi Jawa Timur,
14. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V Brawijaya, 
15. Warga Kodam dan Peserta Undangan lainnya.




Perlu diketahui, untuk mendukung terselenggaranya kegiatan Launching Toko Tani Indonesia yang merupakan Program Kementerian Pertanian RI yang bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya tersebut. Maka Kodim 0832/Surabaya Selatan beserta Jajaran Koramil 0832/01 s.d. 0832/08 turut serta berpartisipasi di Tingkat Korem 084/Bhaskara Jaya.




Kodim 0832/Surabaya Selatan ikut serta membuka Stand Bazar/Pasar Murah bersama dengan 14 Mitra Usaha yang ada di wilayah binaan, seperti : Perusahaan, Usaha Kecil & Menengah (UKM), serta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), antara lain :
1. UKM Jarak Arum,
2. UKM Sami-Jali,
3. UKM Jeruk Pecel Tulen,
4. UKM Xantone,
5. UKM Kedungdoro,
6. UKM Murni Rina Fatmasari,
7. KSM Pesona Dahlia,
8. PT. Kedawung,
9. UKM Tiara Handicraft,
10. UKM U’un,
11. KSM Srikandi,
12. UKM AM. Arifki,
13. UKM Sawonggaling 3, dan
14. UKM Badriyah.

Daftar harga Produk Mitra Usaha Kodim 0832/Surabaya Selatan, silahkan klik download.




Dengan diadakannya Bazar atau Pasar Murah “Launching Toko Tani Indonesia” tersebut, maka diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat ekonomi kelas bawah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok yang harganya cenderung naik saat Bulan Ramadhan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawwal 1437 H/2016 M. Sekaligus untuk memperkenalkan produk dari Mitra Usaha di wilayah binaan Kodim 0832/Surabaya Selatan supaya lebih dikenal oleh masyarakat tentunya dengan kualitas terbaik.

(MCDim0832_Srt Ags)
[/dik]



SURABAYA,- Kementerian Pertanian RI bersama Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya bekerja sama untuk menggelar Bazar atau Pasar Murah Ramadhan 1437 H/2016 M dalam rangka "Launching Toko Tani Indonesia". Yang akan hadiri oleh Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, dan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum., serta Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, Senin s.d. Selasa, 27-28/06/2016 mulai pukul 08.00 WIB di Lapangan Makodam V/Brawijaya Jl. Raden Wijaya Surabaya.



Pasar Murah Ramadhan menggandeng Mitra Usaha Se-Jawa Timur dengan menyediakan berbagai macam bahan pokok murah, seperti : Minyak Goreng, Bawang Merah, Gula, Cabai, Ikan Segar & Olahan serta Bahan Pokok Lainnya.



Untuk mendukung terselenggaranya kegiatan Launching Toko Tani Indonesia tersebut, Kodim 0832/Surabaya Selatan beserta Jajaran Koramil 0832/01 s.d. 0832/08 turut serta berpartisipasi di Tingkat Kodam V/Brawijaya.



Kodim 0832/Surabaya Selatan ikut serta membuka Stand Bazar/Pasar Murah bersama dengan Mitra Usaha yang ada di wilayah binaan, seperti : Perusahaan, Usaha Kecil & Menengah (UKM), serta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), antara lain :

1. UKM Jarak Arum,

2. UKM Sami-Jali,

3. UKM Jeruk Pecel Tulen,

4. UKM Xantone,

5. UKM Kedungdoro,

6. UKM Murni Rina Fatmasari,

7. KSM Pesona Dahlia,

8. PT. Kedawung,

9. UKM Tiara Handicraft,

10. UKM U'un,

11. KSM Srikandi,

12. UKM AM. Arifki,

13. UKM Sawonggaling 3, dan

14. UKM Badriyah.


Daftar harga Produk Mitra Usaha Kodim 0832/Surabaya Selatan, silahkan klik download.




Dengan diadakannya Bazar atau Pasar Murah "Launching Toko Tani Indonesia" tersebut, maka diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan terutama ekonomi kelas bawah. Karena tujuan utama pasar murah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok yang harganya semakin tidak stabil yang cenderung naik pada saat Bulan Ramadhan dan terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawwal 1437 H/2016 M.



Sekaligus untuk memperkenalkan produk dari Mitra Usaha di wilayah binaan Kodim 0832/Surabaya Selatan supaya lebih dikenal oleh masyarakat tentunya dengan kualitas terbaik.


(MCDim0832_Srt Ags)


[/ang]

Kota Batu, - Ratusan masyarakat menyerbu pasar murah digelar PT Telkom Indonesia untuk mendapatkan paket sembako dengan harga murah di Kota Batu, Jumat (24/6/2016) sore.

Paket sembako berisi 10 kilogram beras, dua liter minyak goreng, dan dua kilogram gula pasir dibandrol dengan harga Rp 25 ribu. Meskipun nilai semestinya sebesar Rp 150 ribu.

"Ini bagian komitmen kami BUMN untuk negeri. Dana CSR kami pergunakan," ujar Direktur Consumer Service PT. Telkom Indonesia Dian Rachmawan disela pasar murah di Kantor Telkom Kota Batu.

Dian mengaku, pasar murah ini menyiapkan 29 ribu paket sembako yang digelar serempak di 29 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

"Dari uang penjualan paket sembako, kembali kita berikan kepada anak yatim serta masjid," aku dian.

Diungkapkan, Kementerian BUMN mengarahkan seluruh anak perusahaannya agar menggelar hal serupa. Ini merupakan wujud bahwa BUMN memiliki potensi menggerakan ekonomi nasional.

"Kalau diberdayakan seperti ini. Maka akan memiliki dampak luar biasa kepada masyarakat. Apalagi menjelang Lebaran dimana kebutuhan pokok paling utama," ungkap dia.

Di Jawa Timur sendiri ada 9 kota/kabupaten yakni, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Jombang, Surabaya, dan Kota Batu.

"Keseluruhan hasil penjualan dari program pasar murah ini, kami serahkan kepada 111 rumah ibadah, dan penerima santunan sebanyak 900 anak yatim dari 32 yayasan," kata EVP Telkom Regional V Jawa Timur dan Bali Nusra Suparwiyanto.

M Aminudin - detikNews
(ugik/ugik)

[ detik.com ] 


Foto : MSby | Sertu Che Imron bersama Korlap Pasar Burung Kupang Surabaya -

SURABAYA,- Warga Kota Surabaya, khususnya Surabaya Selatan hampir dipastikan pernah mendengar bahkan mengetahui keberadaan Pasar Burung yang berada di sebelah Giant Jl. Diponegoro - Jl. Empu Tantular dan Jl. Kembang Kuning Surabaya. Pasar Burung tersebut lebih dikenal Pasar Burung Kupang, awalnya Pasar Burung tersebut hanya di Jl. Kembang Kuning - Jl. Diponegoro, bahkan sampai mendekati perempatan Jl. Giriliya. Namun setelah dibangun Flyover Jl. Pasar Kembang, Pasar Burung yang berada di Jl. Diponegoro bergeser sedikit ke Jl. Empu Tantular tetapi tetap membuat kemacetan lalu lintas di jalan tersebut.

Sesuai rencana Pemkot Kota Surabaya, Pasar Burung Kupang tersebut akan direlokasi ke Karangpilang Surabaya. Adanya relokasi, dikarenakan tuntutan dari Pengusaha Giant Jl. Diponegoro. Lagi pula setiap harinya arus lalu lintas di sekitar Giant macet, apalagi hari Minggu macetnya pol," kata Sertu Che Imron Babinsa Koramil 0832/04 Wonokromo Kodim 0832/Surabaya Selatan, yang saat itu sedang Patroli di wilayah tersebut dan sedang bertemu dengan Korlap Pasar Burung, Rabu 22/06/2016.

Pelaksanaannya masih menunggu kesiapan tempat relokasi yaitu di daerah Karangpilang Surabaya. Dengan adanya rencana relokasi Pasar Burung Kupang ke Karangpilang, masyarakat yang biasanya berjualan di Pasar Burung Kupang mengeluh, dikarenakan tempat yang baru terlalu jauh dari tempat tinggal mereka yang sekarang yaitu di kawasan Kupang, harus penyesuaian, omsetnya jelas menurun drastis," pungkas Sertu Che Imron.

[/dik]



Posted via Blogaway


Foto : MSby | Pembukan Bazar Ramadhan 1437 H oleh Walikota Surabaya -

SURABAYA,- Bazar Ramadhan 1437 H Tahun 2016, diikuti oleh Produsen Aneka Produk Kebutuhan Pokok Lebaran di Lapangan Bola Kel. Karangpilang, Kec. Karangpilang Surabaya, Senin 20/06/2016.

Pembukaan Bazar Ramadhan 1437 H oleh Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, M.T., dan dihadiri Anggota Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP Hj. Siti Mariyam, serta Muspika Kec. Karangpilang Surabaya.

[/dik]


GARUT,- Tanggungan keluarga dan lilitan utang, membuat seorang ibu muda beranak empat warga Kecamatan Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terpaksa merelakan tubuhnya jadi pemuas nafsu para hidung belang.

Bahkan, dia tak gentar mencari nafkah dengan cara itu, meski berkali-kali diamankan petugas berwenang dalam operasi Pekerja Seks Komersial (PSK) yang dilakukan jajaran Kecamatan Garut Kota.

Ibu yang dirahasiakan identitasnya itu, merupakan satu dari belasan PSK yang diamankan petugas. Sambil menangis dia bercerita, bahwa ia menjadi PSK, setelah ditinggal pergi suami, yang hilang entah ke mana.

"Saya terpaksa, kalau tidak begini (menjadi PSK), dari mana saya mendapatkan uang untuk membiayai anak-anak dan bayar utang," ujarnya, Rabu 15 Juni 2016.

Dia mengakui, hatinya menjerit saat melayani para lelaki hidung belang. Tapi apa boleh buat, itu yang bisa dilakukannya. Saat ibu-ibu lain di kota itu tengah tertidur pulas di rumah, dia malah harus mangkal di salah satu sudut Kota Garut.

Lokalisasi Ini Jadi Target Pemerintah untuk Segera Ditutup  

Hanya bermodalkan bedak serta parfum, ibu itu berusaha mempercantik diri. Dua hingga tiga lelaki bisa dia layani untuk mendapatkan uang yang bisa dibawa pulang.

"Hati saya sakit, tetapi itu jalan satu-satunya untuk mendapatkan uang. Kalau lagi ramai, bisa tiga lelaki hidung belang yang dilayani. Tetapi, terkadang enggak ada sama sekali," katanya.

Ibu berusia 30 tahun ini sebenarnya ingin berhenti dari pekerjaan sebagai PSK, dan menjalani hidup layaknya ibu-ibu pada umumnya. Sejauh ini, pekerjaan yang pernah dijalani tidak menghasilkan uang sesuai kebutuhan keluarga.

"Selalu kurang, pernah jadi pelayan toko, sanak saudara tak bisa menolong saya," katanya sambil terisak.

Dia ingin sekali kembali ke jalan yang benar, tidak melanggar ajaran agama maupun hukum yang berlaku. Tetapi, ia masih bingung harus dari mana dia memulai hidup. "Saya kapok, tetapi bingung harus dari mana saya memulai hidup benar," katanya. (asp)

Bayu Adi Wicaksono, Diki Hidayat (Garut)

[ viva.co.id ] 


Foto : MSby | Pembukaan Bazar Ramadhan 1437 H

SURABAYA,- Pembukaan Bazar Ramadhan 1437 H oleh Disperindag Kota Surabaya, selain Bazar Juga dijual sembako murah. Adanya Bazar, bertujuan untuk menstabilkan harga sembako yang mulai naik diawal Bulan Puasa Ramadhan ini," Rabu 08/06/2016.

Masyarakat menyambut kegiatan Bazar dan Pasar Murah dengan senang hati. Harapan masyarakat, agar kegiatan seperti ini dilanjutkan secara terus menerus, untuk membantu meringankan beban masyarakat terkait kenaikan harga sembako.

Muskipa Kec. Wiyung, Camat, Danramil, serta Kapolsek turut berbaur membantu menjual sembako, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman.

[/dik]


MEDIA SURABAYA

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg50eTS1AmUdtk9hswT1j4GALeqv0qiq2zoRr0pvxsphOg8h3esdkJidWVoomVK57bn7Og3z95aqoDZKyITZjxHLO9aR6j1dnsCq3A7LTtmC4ErWdjsjdBT7s-LB8q7Eb2G1zz28hbVkTE/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.