Showing posts with label Daerah. Show all posts

 
satpolppsurabaya Hallo Sobat Praja
Tau engga sih tentang Perda Kota Surabaya?

Sesuai Dengan Peraturan Daerah Kota Surabaya No 2 Tahun 2014 “ Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat “.

Ini Salah Satu Contohnya Sobat Praja Jangan Parkir, Berjualan diatas Pedestrian yah 🤩☺️

Satpoltik Surabaya tidak ada kata bosan untuk selalu ingatkan Warga Suroboyo, Kamis (18/01/2018)

@satpolppsurabaya
@irvantolevale
#kapolrestabessurabaya #satpolppindonesia
#satpolppsurabaya
#satpolppsby
#dishubsurabaya
#surabaya
#sapawarga
#PerdaWibawaKita

Sumber instagram satpolppsurabaya
https://www.instagram.com/p/BeEpfuWh9se/



Danramil Genteng silaturahmi dengan masyarakat Kebangsren

SURABAYA ,- Danramil (Komandan Koramil) 0832/02 Genteng, Mayor Inf Abertinus Mariano, S.E., melaksanakan silaturahmi dengan masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Rabu (17/01/2018).

"Malam ini kita silaturahmi dengan masyarakat Kebangsren", kata Danramil, saat itu didampingi Babinsa Kelurahan Genteng Sertu Heldy.

Danramil menjelaskan, silaturahmi ini merupakan bagian dari Komsos (Komunikasi Sosial) Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) dengan Kommas (Komponen Masyarakat).

Diharapkan dapat mengetahui perkembangan situasi dan kondisi di wilayah, guna Pembinaan Teritorial (Binter) Satkowil Koramil jajaran Kodim 0832/Surabaya Selatan. Sebagai aspek pemberdayaan wilayah pertahanan, guna mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh serta terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat.

[/Dik]


Siang guys!!

Hari minggumu ngapain nih? Saat ini, Bu Risma sedang bersih2 sungai di kawasan Jati Srono, Semampir, Surabaya Utara.

Terlihat sungai di kawasan ini terlihat bersih. Jadi, yuk rek jgn buang sampah sembarangan lagi ya ke sungai. Kalau bersih gini, siapa yang senang?


Kapolri instruksikan jajarannya tunda seluruh proses hukum Paslon (Pasangan Calon) peserta Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) terhitung sejak penetapan Paslon oleh KPU, 12 Feb 2018, karena dapat pengaruhi opini publik terhadap paslon.


#ElshintaWeekend https://t.co/kh3X1kzQHw

Sertu Sutoyo dan Ketua RT bersama Tukang Sampah di lokasi penemuan 90 butir munisi
SURABAYA ,- Telah ditemukan 90 butir munisi SS1 oleh Sahar (tukang sampah) di tong sampah plastik Jalan Gang Perumahan yang berbatasan dengan tembok Marinir Karangpilang Surabaya, Sabtu (06/01/2018) sore.

Kronologinya, saat itu Sahar akan melakukan pengangkatan sampah, namun ketika membuka tong sampah melihat tas plastik warna biru. Selanjutnya membuka tas plastik tersebut dan ditemukan dompet bermotif kembang, setelah dompet dibuka di dalamnya terdapat Munisi SS1.

Kemudian Sahar melaporkan penemuan tersebut kepada Abdul Wahab, selanjutnya melakukan pengecekan terhadap penemuan tersebut. Setelah dipastikan bahwa penemuan itu merupakan munisi, maka Abdul Wahab melaporkan kepada Heri selaku Ketua RT.4 RW.3 Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang Kota Surabaya.

Kemudian Heri menghubungi Sertu Sutoyo Anggota dari Koramil 0832/06 Karangpilang, selanjutnya mengamankan 90 munisi, dengan rincian meliputi 85 butir munisi aktif, 5 butir kelongsong dan Lot Pindad 89.

"Saat ini munisi-munisi tersebut sudah diamankan, selanjutnya dilaporkan kepada Komando Atas", kata Babinsa (Bintara Pembina Desa) wilayah Kelurahan Kedurus Sertu Sutoyo, menjelaskan.


[/Dik]
[full-post]

SURABAYA ,- Hallo Sobat Praja menjaga saluran air di Kota Surabaya itu sangat penting loh dan dampaknya pun bagi Surabaya sangat besar, Sabtu (06/01/2018).
Kalo Saluran Air di Kota Surabaya tidak dirawat dan dibiarkan begitu saja dan dijadikan Sebagai "tempat sampah " maka akan berdampak banjir loh Sobat Praja.
Nah dari itu Satpol PP Surabaya berada di Jl. Margo Mulyo bertugas menertibkan bangunan atau PKL yang berada di atas saluran air.
Harapannya semoga Surabaya Terbebas dari Banjir ya Rek 🤩😍😍
#kapolrestabessurabaya #satpolppindonesia #satpolppsurabaya #satpolppsby #dishubsurabaya #surabaya #sapawargasby
wahjuwibowoAyo min @satpolppsurabaya giatkan terus penertiban spt ini, termasuk sepanjang jl kedungdoro banyak yg bikin bangli diatas saluran air.
eddoangie👍👍👍
azwaranam_Semoga dgn ini wilayah tandes dan sekitarnya bebas banjir @satpolppsurabaya
kurnia_greennordLanjutkan pak de. Garai banjir iku
arti_agustinaEmang hrs d tertibkan smua.biar.srbaya jd bersih dn asri.dn jg biar gk kumuh dn kotor.dn jg biar gk banjir
hudi241aIki jek biasa min coba cek daerah mburi kebalen Kulon kali gede buntu, ya opo ga buntu dibangun omah nang ndukur e
zptra_ngguantengg ndann.
efendi.oneSipppo
brigittatylpSemangatttt💪
kusumadesy25Jorok tenan.. mbok sing resik'an tha rek!

SURABAYA , Sabtu (06/01/2018) - Ingat ingat Sobat Praja Kurangi Kecepatan saat mengemudi dan jangan egois saat mengemudi agar semua aman dan terkendali yahh.
Pagi ini telah terjadi kecelakaan
Kronologi nya : korban mengayun sepeda angin tiba tiba-tiba ada motor yg melaju kencang dan tidak mau berhenti ( Tabrak lari )
Untuk korban di larikan ke Dr. Soetomo dan barang beserta sepeda ayunnya di bawah SATLANTAS.
Kurangi Kecepatan demi keselamatan 😊
#kapolrestabessurabaya #satpolppindonesia #satpolppsurabaya #satpolppsby #dishubsurabaya #surabaya
Lihat foto Instagram oleh @@satpolppsurabaya
https://www.instagram.com/p/Bdlyrw6hQ9T/?r=wa1

Surabaya,- Musim Hujan yang saat ini sangat lebat dan sulit untuk diprediksikan, sehingga seringkali menimbulkan banjir khususnya di wilayah Kecamatan Benowo, guna mengantisipasi terjadinya banjir di musim dengan intensitas curah hujan yang sangat lebat ini, Babinsa Koramil 0830/06 Benowo Surabaya Sertu Askandar bersama Petugas Satpol PP dan DKP (Dinas Keberaihan dan Pertamanan) Kota Surabaya melaksanakan survey dan peninjauan lokasi saluran air pembuangan yang ada di wilayahnya. Sabtu (6/1/18)

Hal yang dilakukannya merupakan salah satu tugas pokoknya, yakni merealisasikan situasi aman tentram dan nyaman ditengah masyarakat, sehingga keberadaan aparat teritorial benar-benar dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat khususnya masyarakat wilayah Benowo Surabaya ini, pungkas Danramil 0830/06 Benowo Mayor Arm Sugianta

"Kegiatan ini merupakan upaya untuk mencegah dan mengantisipasi dini agar warga senantiasa menjaga pro aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah dan kotoran di saluran-saluran air yang nantinya jelas akan menyumbat saluran air sehingga pada saat kondisi hujan saluran air akan tersumbat dan airpun akan meluap menimbulkan banjir yang tentunya akan berdampak kepada khalayak banyak, ungkap Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Arm Beny Hendra Suwardi,S.Sos

Disamping itu kegiatan Aparat kewilayahan ini juga merupakan sarana komunikasi sosial Babinsa untuk meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat dan selain itu bertujuan untuk memupuk jiwa sosialis pada masing-masing individu apkowil dengan jajaran samping serta meningkatkan jiwa kepedulian terhadap lingkungan sehingga diharapkan dapat menghindari ataupun mencegah hal tidak dinginkan terjadi, imbuh Dandim 0830/SU Letkol Arm Beny Hendra Suwardi,S.Sos.


Surabaya,- Para bintara pembina desa dari jajaran TNI di tingkat Koramil kian intens melakukan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah tugasnya. 

Seperti yang dilakukan Sertu Subiyanto Babinsa Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Surabaya anggota Koramil 0830/02 Semampir bersama Lurah dan Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan pertemuan dengan Mahasiswa yang sedang melaksanakan tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Airlangga Surabaya sebanyak 10 orang bertempat di Kantor Kelurahan Wonokusumo Semampir Surabaya. Sabtu (6/1/18). 

Sertu Subiyanto memberikan sosialisasi terkait perkembangan program yang ada di pemerintahan tingkat kelurahan baik yang sudah dilaksanakan maupun yang direncanakan di tahun 2018 di wilayah Kecamatan Semampir khususnya wilayah Kelurahan Wonokusumo.

Danramil 0830/02 Semampir Mayor Inf Imam Suyoso,S.Ag menyampaikan, anggota Koramil Semampir jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara rutin dan berkesinambungan melaksanakan Komsos dengan masyarakat di wilayah binaannya. 

Menurutnya, itu dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat. 

"Secara rutin kita senantiasa mendatangi dan berkomunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya," tutur Mayor Imam saat dikonfirmasi.


Surabaya,-Pengerahan Personil Kodim 0830/SU melalui Koramil 0830/05 Tandes melaksanakan upaya pendampingan khusus (upsus) pertanian penanaman bibit padi untuk area persawahan di wilayah Kecamatan Tandes Surabaya, pelaksanaan ini di tunjukkan oleh Babinsa Koramil Tandes Kecamatan Asemrowo Serma Yoko Hadi yang secara rutin melaksanakan pendampingan pertanian di wilayah Kecamatan Tandes. Sabtu (6/1/18)

Komandan Rayon Militer (Danramil)  0830/05 Tandes Mayor Inf Eko Resmojo mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu upaya TNI mendukung program nasional ketahanan pangan yang digulirkan pemerintah menuju swasembada pangan sebagai tindak lanjut dari perintah Panglima TNI kepada segenap jajaran TNI secara nasional.

Dikatakanya Koramil 0830/05 Tandes yang berada di wilayah Kota Surabaya, ikut ambil bagian mensukseskan program tersebut bersama-sama dengan masyarakat petani di wilayah setempat melaksanakan Satgas Sergab (Serapan Gabah).

Kami tentunya sangat memberikan apresiasi kepada segenap personel Kodim Surabaya Utara khususnya Koramil 0830/05 Tandes mereka aktif pendampinga pertanian padi ini tanpa iming-iming apapun, dengan ke ikhlasan, kerelaan dan tanggungjawab, ungkap para petani.

Kami sangat berterima kasih kepada para Babinsa yang selama ini senantiasa selalu ada dan mendampingi para petani, ungkap salah satu warga petani.


Kelompok Forum Relawan Saya Surabaya melakukan Aksi Damai Tolak Risma sebagai Cawagub Jatim 2018

SURABAYA ,- Sedikitnya 25 (dua puluh lima) Orang dari Kelompok Forum Relawan Saya Surabaya melakukan Aksi Damai Tolak Risma Cawagub (Calon Wakil Gubernur) Jatim (Jawa Timur) dipimpin Korlap (Koordinator Lapangan) Imam Budi Utomo (Ketua Humas Relawan Surabaya), di Gedung Balai Kota Jl. Taman Surya No. 1 Surabaya, Jumat (05/01/2018) siang.

Sekira pukul 13.00 WIB, massa  aksi mulai tiba di samping Balai Kota Surabaya, selanjutnya duduk-duduk di samping pintu pagar sebelah Timur Gedung Balai Kota Jl. Sedap Malam Surabaya dengan membawa spanduk dan poster yang bertuliskan : Risma tetap Walikota Surabaya, Tolak risma Cawagub Jawa Timur, Tuntaskan memimpin Surabaya Tri Rismaharini tolong jangan mundur sebagai Walikota Surabaya.

Massa aksi menyampaikan pernyataan sikap tolak Risma Cawagub Jawa timur, antara lain menolak Tri Rismaharini dicalonkan sebagai Cawagub dalam Pilgub Jatim 2018. Jangankan Cawagub, dicalonkan sebagai Cagub pun kami menolak ! Jangan jadikan Tri Rismaharini sebagai Alat Politik atau tumbal politik kekuasaan yang menghalalkan segala cara.

Biarkan Tri Rismaharini menyelesaikan tugas pengabdiannya untuk masyarakat Kota Surabaya, karena masih banyak persoalan Surabaya yang belum terselesaikan sesuai dengan janji politiknya. Bilamana Tri Rismaharini dipaksa maju dan bersedia, maka kami Warga Kota akan melakukan aksi besar besaran. Masih banyak calon-calon pemimpin lain di Jawa Timur ini yang layak diajukan sebagai kandidat calon dalam Pilgub Jatim 2018. Ini bukan persoalan menang atau kalah dalam pertarungan politik, tapi janganlah hanya karena pertarungan politik membuat masalah baru di tempat lain.

Selanjutnya, massa melakukan aksi dengan memasang spanduk di pintu pagar sisi timur dan melakukan orasi kami relawan pendukung Risma, menolak dan meminta Bu Risma untuk tetap menyelesaikan tugasnya sesuai tugas dan amanah Rakyat Surabaya sebagai Walikota dan apabila beliau tetap dicalonkan sebagai Paslon (Pasangan Calon) Gubernur Jatim, maka kami sepakat akan memboikot Pilkada dari segala lini. Setelah itu peserta aksi melakukan foto bersama di depan spanduk.

Dilanjutkan oleh Koordinator aksi menyampaikan statement secara simbolis kepada Plt. Kabid Penanganan Strategis pada Bakesbangpol HP. Simanjuntak, S.IP. MM didampingi Kapolsek Genteng Kompol Ari Tresetyawan, SIK.

Sebanyak 10 Orang massa aksi dengan mengenakan ikat kepala bertuliskan "Save Risma" tiba di pintu timur untuk bergabung dan selanjutnya seluruh massa aksi memasuki Taman Surya untuk membentangkan spanduk dan melakukan orasi apapun alasannya kami tetap menolak Bu Risma untuk tidak dicalonkan Pilkada, karena beliau masih dibutuhkan oleh masyarakat Surabaya dan tugas beliau harus diselesaikan.

Tanggapan Plt. Kepala Bidang Penanganan Strategis, bahwa seluruh aspirasi dari massa aksi sudah didengar dan disampaikan kepada pimpinan melalui laporan awal.

Penyampaian perwakilan Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya Gabriel Mascote, kami menolak Bu Risma dicalonkan dalam Pilkada dan kami berencana besok (hari ini) akan melakukan aksi unjuk rasa menolak pencalonan Bu Risma. Sebelum berakhirnya aksi damai, para peserta melakukan foto bersama di depan Gedung Balai Kota dan selanjutnya membubarkan diri, selama kegiatan berjalan dengan lancar dan aman.


[/Ang]

Surabaya,- Kodim 0830/Surabaya Utara bekerja sama dengan Polkes Surabaya Utara melaksanakan penyuluhan tentang kesehatan bagi prajurit, PNS di Aula Makodim 0830/Surabaya Utara,. Selasa( 19/04)
Kasdim 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan saat membuka kegiatan penyuluhan tersebut mengatakan Kesehatan yang baik bagi Prajurit dan PNS merupakan suatu hal yang mutlak harus dimiliki, sehingga perlu mengetahui cara memproteksi diri dari penyakit seperti dengan mengikuti penyuluhan-penyuluhan kesehatan. Menurut dia, tujuan kegiatan penyuluhan kesehatan itu yaitu untuk mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi prilaku setiap anggota dengan penyampaian pesan sehingga harapannya dengan adanya penyuluhan kesehatan dapat membuat seluruh anggota lebih sadar akan pentingnya pola kehidupan yang sehat.
Materi penyuluhan yang diberikan oleh dr. Iravori yakni tentang HIPERTENSI/Darah Tinggi yang saat ini semakin banyak menyerang masyarakat.
"HIPERTENSI/Darah Tinggi sangat penting untuk diketahui bagi seluruh anggota untuk dapat mengenal dan memahami serta bagaimana resiko yang didapatkan bila terindikasi Gejala Hipertensi," katanya.
"Untuk itu, dr. Iravotri menjelaskan dan mengharapkan kepada seluruh anggota untuk menjaga pola makan dan gaya hidup agar terhindar dari gejala Hipertensi dengan cara mengikuti petunjuk dan anjuran-anjuran kesehatan guna pencegahan terhadap penyakit tersebut," katanya.
dr. Iravori mengharapkan dengan adanya penyuluhan kesehatan seperti ini dapat membuat seluruh Prajurit dan PNS lebih sadar akan pentingnya pola kehidupan yang sehat.




Surabaya,- Kodim 0830/Surabaya Utara bekerja sama dengan Polkes Surabaya Utara melaksanakan penyuluhan tentang kesehatan bagi prajurit, PNS di Aula Makodim 0830/Surabaya Utara,. Selasa( 19/04)

Kasdim 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan saat membuka kegiatan penyuluhan tersebut mengatakan Kesehatan yang baik bagi Prajurit dan PNS merupakan suatu hal yang mutlak harus dimiliki, sehingga perlu mengetahui cara memproteksi diri dari penyakit seperti dengan mengikuti penyuluhan-penyuluhan kesehatan. 

Menurut dia, tujuan kegiatan penyuluhan kesehatan itu yaitu untuk mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi prilaku setiap anggota dengan penyampaian pesan sehingga harapannya dengan adanya penyuluhan kesehatan dapat membuat seluruh anggota lebih sadar akan pentingnya pola kehidupan yang sehat.

Materi penyuluhan yang diberikan oleh dr. Iravori yakni tentang HIPERTENSI/Darah Tinggi yang saat ini semakin banyak menyerang masyarakat.

"HIPERTENSI/Darah Tinggi sangat penting untuk diketahui bagi seluruh anggota untuk dapat mengenal dan memahami serta bagaimana resiko yang didapatkan bila terindikasi Gejala Hipertensi," katanya.

"Untuk itu, dr. Iravotri menjelaskan dan mengharapkan kepada seluruh anggota untuk menjaga pola makan dan gaya hidup agar terhindar dari gejala Hipertensi dengan cara mengikuti petunjuk dan anjuran-anjuran kesehatan guna pencegahan terhadap penyakit tersebut," katanya.

dr. Iravori mengharapkan dengan adanya penyuluhan kesehatan seperti ini dapat membuat seluruh Prajurit dan PNS lebih sadar akan pentingnya pola kehidupan yang sehat.


Foto : Ilustrasi -

SURABAYA ,- Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur terus melaukan pengawasan terhadap keberadaan tenaga kerja asing. Pengawasan dilakukan untuk membatasi para tenaga kerja asing agar tak sembarangan dalam bekerja di Jawa Timur.

"Dari catatan kami, total tenaga kerja asing di Jawa Timur saat ini mencapai 3460 orang. Dari jumlah ini sebanuak 1443 orang merupakan tenaga kerja asing yang murni bekerja di Jawa Timur dan mengurus izin perpanjangan di Disnaker Jawa Timur, sedangkan sisanya sekitar 2 ribu tenaga kerja asing bekerja antar provinsi," kata Sukardo, Kepala Disnakertransduk Jawa Timur, Selasa (13/12/2016).

Sukardo mengatakan, untuk melakukan pengawasan, pemerintah juga telah membentuk tim pengawas orang asing yang merupakan gabungan dari Disnaker, Kepolisian, Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, serta dari Dinas Kesehatan.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2016, para tenaga kerja asing yang bekerja di Jawa Timur juga wajib menguasai Bahasa Indonesia.

"Pekerja asing itu boleh saja asalkan mengantongi izin dan maksimal dua tahun mereka harus menstransfer keahlian mereka kepada tenaga kerja lokal," ujarnya.

Selama ini, kata Sukardo, yang paling banyak pelanggaran adalah tenaga kerja asing yang datang dengan visa turis namun di Jawa Timur mereka menjadi tenaga kerja. Untuk pelanggaran ini, Disnaker biasanya bekerjasama dengan Imigrasi untuk mendeportasi mereka.

"Mayoritas tenaga kerja asing di Jatim ini dari China, tapi kita juga telah minta kepada seluruh perusahaan yang mempekerjakan mereka harus memiliki izin dan mereka harus menguasai Bahasa Indonesia," kata Sukardo. (fik/dwi)

 [ suarasurabaya.net ] 


http://mediasurabaya.com

Foto : MSby | Serma Patria bersama warga Kapasari -

mediasurabaya.com ,- Siapa yang tidak mengenal Bintara Pembina Desa (Babinsa) ? Tentu masyarakat sangat tahu betul, bahwa Prajurit yang bertugas di Satuan Komando Wilayah (Satkowil) Teritorial TNI AD tersebut selalu blusukan dari satu tempat ke tempat lainnya.

Berbagai komunitas dan profesi masyarakat diselami oleh Babinsa yang mempunyai tugas dan tanggung jawab kerja di tingkat Kelurahan. Tugas pokok sebagai pengumpulan dan pemeliharaan data geografi, demografi, kondisi sosial dan potensi nasional meliputi SDM, SDA/SDB, serta sarana dan prasarana di wilayahnya.

Oleh karena peranannya di wilayah teritorial, Babinsa mau tidak mau harus selalu berinteraksi dengan masyarakat di sekelilingnya. Sesuai dengan tugas pokoknya, Babinsa wajib tahu dengan kondisi sosial di wilayah binaannya.

Siang hari itu pada hari Jum'at (09/12) pukul 13.00 WIB Anggota Koramil 0832/02 Genteng Serma Patria Babinsa Kelurahan Kapasari, melakukan komunikasi sosial (komsos) dialogis dengan warga kapasari terkait kondisi sosial masyarakat saat ini.

Banyaknya pengangguran dan sulitnya lapangan pekerjaan membuat ekonomi semakin sulit, sehingga masyarakat harus mempunyai inisiatif dan inovatif. "Salah satunya adalah Ibu Yuli, terpaksa harus jualan nasi di depan jalan  gang kampung demi kelangsungan hidup", kata Serma Patria.

"Walaupun hasil tidak menentu yang penting dapur tetap mengepul, bekerjalah walaupun berpenghasilan sedikit lebih berarti dari pada tidak sama sekali", itulah motto Ibu Yuli untuk menyemangati hidupnya.

Terkait dengan hal itu, guna menyikapi perkembangan situasi saat ini di wilayah binaan, maka Babinsa Koramil dapat memberikan masukan kepada Kodim dalam mendukung tugas pokok sebagai Satuan Induk dari Koramil.

[/Ang]


http://mediasurabaya.com


mediasurabaya.com ,- Di depan Kebun Binatang Surabaya  (KBS) Jl. Raya Diponegoro Surabaya telah dilaksanakan (19/11/2016) aksi Kampanye Kebangkitan Mahasiswa Surabaya 2016 dengan tema "Arus Baru Kebangkitan Mahasiswa Menuju Khilafah Masa Depan" dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan (Gema Pembebasan) Kota Surabaya, diikuti sekira 30 orang dengan dikoordinir oleh Slamet Arianto (Ketua Gerakan Mahasiswa Pembebasan Kota Surabaya).

Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan antara lain Sistem ekonomi khilafah adil dan mensejahterakan. Khilafah melindungi akidah umat Islam. Sistem khilafah mewujudkan Islam rahmatan lil alamain. Arek Suroboyo ingin khilafah. Sistem pendidikan khilafah pencetak intlektual konstruktor peradaban dan Student for khilafah.

Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Norman. Juga dilakukan orasi secara bergantian,  dimana dalam orasinya mereka mengatakan antara lain saat ini Indonesia tidak hanya dijajah tetapi dirampok oleh asing, hal ini karena kebijakan pemerintahan Jokowi yang memberi peluang kepada asing menguasai kekayaan Indonesia, sementara pemerintah justru membebani pajak terhadap rakyat miskin.

Bebasnya asing menguasai kekayaan alam Indonesia yang seharusnya menjadi miliki rakyat, ini tidak lepas dari diterapkanya demokrasi liberal, ini sangat mengerikan,  banyak sekali intervensi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap kebijakan investasi,  ketanagakerjaan dan pengelolaan kekayaan alam.

Selama ini kita menjadi korban, dari standararisasi yang dilakukan oleh asing melalui kebijakan pemerintah yang selama ini telah menjadi antek dari kepentingan asing, hampir semua perusahaan besar yang berada di Indonesia telah dirampok oleh asing ini karena diterapkanya demokrasi, demokrasi hanya orang-orang yang memiliki uang saja.

Hanya ada satu solusi yang bisa menjadi jalan keluar bagi keterpurukan Indoneaia yaitu dengan penerapan hukum Islam, penerapan khilafah secara penuh, hanya dengan jalan itu,  kondisi Indonesia bisa menjadi surga bagi rakyat Indonesia yang selama hidup dalam kesusahan, jadi maka kami tegaskan hanya ada satu perintah tegakkan dan terapkan syariah khilafah.

Terkait aksi tersebut Slamet Arianto (Ketua Gema Pembebasan Kota Surabaya) dilokasi aksi mengatakan, sebagai berikut bahwa aksi Kampanye kebangkitan Mahasiswa merupakan aksi simpatik mahasiswa untuk mengkampanyekan konsep sistem khilafah di tengah-tengah masyarakat. Mengajak kepada para intelektual muda untuk menjadi bagian-bagian dari arus baru Kebangkitan khilafah dengan mempersiapkan diri, perkuat asa dan sinergikan gerak langkah untuk menyelamatkan negeri Indonesia dengan syariah khilafah.

Yodi Setyawan membacakan puisi pergerakan dengan judul Tegap dengan Gerakan Revolusioner, yang berisi agar pemuda menjadi tonggak tegaknya gerakan revolusioner demi terwujudnya syariah khilafah.

Sebelum aksi unjuk rasa berakhir, dilakukan dengan pembacaan doa sebagai akhir dari aksi Kampanye Kebangkitan Mahasiswa Surabaya 2016, yang dipimpin oleh Slamet Arianto.

[/Dwi]


http://mediasurabaya.com

mediasurabaya.com ,- Aksi Damai dari Komite Aliansi Mahasiswa Papua Surabaya, Koorlap Stepanus Pigai diikuti kurang lebih 50 Orang digelar di depan Gedung Negara Grahadi Jl. Gubernur Suryo Surabaya, Sabtu 19/11/2016.

Para pengunjuk membawa spanduk dan poster yang bertuliskan Hak menentukan nasib sendiri solusi demokratif bagi rakyat west Papua Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Surabaya. Perjanjian New York Agreement 15 Agustus 1962 adalah ilegal Self Determination adalah solusi demokratis. Self Determination is the solution for the people of west Papua AMP-KK SBY. Buka Ruang Demokrasi Papua. Menentukan nasib sendiri sebagai solusi Demokratis bagi rakyat Papua Barat, sampai kapan pemilik cuma bisa memandang. New York Agreement 15 August 1962 Was illegal in Papua dan Cabut resolusi PBB 2504 illegal.

Dalam orasinya Korlap Stepanus Pigai menyampaikan bahwa Walikota tidak mendengarkan aspirasi Papua untuk menentukan nasibnya sendiri. Di Jawa berlaku demokrasi tapi di Papua tidak berlaku demokrasi.

Dilanjutkan pembacaan pernyataan sikap oleh hendrik lopez, yaitu Cabut Resolusi PBB 2504 !!! Berikan Kebebasan Dan Hak Menentukan Nasib Sebagai Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua Barat. Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) mendesak Jokowi-JK untuk segera : Berikan kebebasan dan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi rakyat Papua. Tutup Perusahaan Milik Negara-Negara Imperalis, Freeport, BP dll. Tarik Militer (TNI-POLRI) Organik dan Non Organik dari seluruh tanah Papua.

Aksi yang dilakukan oleh Mahasiawa Papua selesai, dan benar-benar berlangsung damai, tertib dan lancar, serta aman.

[/Ang]


http://mediasurabaya.com


SURABAYA ,- Aksi unjuk rasa (unras) lanjutan dari Aliansi Mahasiswa Surabaya (SMI, GMNI, LAMRI) diikuti sekitar 30 Orang dipimpin Sdr. Budiono (Mulder) di depan Kampus B Unair Jl. Airlangga No. 4-8 Surabaya, Kamis (17/11).

Massa membawa spanduk yang bertuliskan "internasional stundent day 17 November 2016 bangun persatuan gerakan rakyat, wujudkan pendidikan gratis, ilmiah demokratis dan bervisi kerakyatan".

Pengunjuk rasa berorasi, intinya terkait "Mahalnya pendidikan di Indonesia mengakibatkan terbatasnya rakyat dalam mengakses pendidikan di negeri ini. Hal ini disebabkan karena lemahnya fungsi negara dalam mengawal sistem pendidikan nasional yang bersifat kerakyatan dan upaya pelepasan tanggung jawab negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa".

Tuntutan yang disampaikan, yaitu Cabut UU Sistem Pendidikan Nasional, Cabut UU pendidikan tinggi, Cabut sistem UKT ( uang kuliah tunggal), Berikan transparasi anggaran pendidikan, Wujudkan demokratisasi kampus, Lawan kriminalisasi gerakan rakyat, Berikan jaminan pendidikan dan kesehatan bagi rakyat.

Sekira pukul 17.00 WIB massa aksi membakar ban di tengah jalan di depan pintu masuk Kampus, sehingga lalu lintas macet total dan akhirnya arus lalu lintas dialihkan, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa kecewa terhadap pihak Kepolisian yang telah membubarkan pada saat aksi unjuk rasa tadi siang di depan grahadi karena dianggap tidak memiliki ijin dan mengganggu ketertiban kota.

Mereka membacakan sumpah mahasiswa. Sekira pukul 18.00 WIB massa aksi memadamkan sisa bakaran ban dengan menggunakan APAR, selanjutnya mereka membubarkan diri.

Dan dari pihak Kapolsek Gubeng Kompol Agus melakukan mediasi langsung dengan Adik Mahasiswa unair yang melakukan aksi tersebut, agar kegiatan tidak memblokade jalan, serta membakar sampah dan ban bekas. Serta kegiatan tidak ada ijin. Selama aksi unras berlangsung tertib dan aman.

[/Ang-Dwi]


http://mediasurabaya.com


SURABAYA ,- Gerakan Buruh Surabaya (GBS) kembali berunjuk rasa, kali ini di Kediaman Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Perum Taman Pondo Indah Surabaya (17/11). Unjuk rasa (Unras) diikuti sekitar 100 orang  dengan dikoordinir oleh Nuruddin Hidayat (Juru Bicara GBS dan Sekretaris FSPMI Surabaya) dan Supriadi (Komandan Garda Metal Surabaya).

Pengunjuk rasa (buruh) dalam aksinya menyampaikan tuntutan, tolak PP 78/2015 tentang Pengupahan, Rekomendasikan UMK Surabaya th. 2017 sebesar Rp. 3.600.000. Rekomendasikan UMSK Surabaya th. 2017 sebesar 10% s.d 30% lebih besar dari UMK Surabaya th. 2017  serta hilangkan kriteria perusahaan PMA/PMDN Tbk.

Sekira pukul 14.10 WIB massa aksi buruh dari GBS tiba di depan pintu gerbang Perum Taman Pondo Indah Surabaya (rumah kediaman Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Selanjutnya massa aksi melakukan orasi, di mana dalam orasinya Antoni Matondang (dari Konsfederasi Serikat Nasional / KSN) mengatakan, bahwa kami melakukan aksi di rumah kediaman walikota Surabaya, karena selama ini kami hanya dibohongi dan di pingpong, untuk bisa bertemu dengan Walikota Surabaya, untuk meminta kejelasan terkait UMK 2017.

Kami tidak bisa menerima terkait rekomendasi UMK yang diusulkan oleh walikota Surabaya tidak mewakili kepentingan serikat pekerja, dan serikat buruh yang ada di Surabaya, UMK yang diusulkan oleh walikota Surabaya tidak berdasarkan KHL tapi berdasarkan PP 78 tahun 2015, sementara PP 78 tahun 2015 adalah buah dari kesalahan dari Jokowi, dimana lahirnya PP 78 adalah hanya untuk menyenangkan pengusaha dan pemilik modal agar bersedia berinvestasi di Indonesia.

Kami merasa prihatin atas sikap walikota Surabaya yang selama tidak pernah sama sekali mau beraudensi dengan buruh, ini sangat ironis, karena walikota Surabaya selama ini dikenal sebagai pemimpin yang dengan rakyatnya.

Kami buruh yang tergabung dalam GBS meskipun kecil tapi perjuangan UMK yang kami lakukan adalah mewakili buruh Surabaya, jika walikota mengusulkan UMK kepada Gubernur Jawa Timur tidak lebih baik dari daerah lain yang berada di ring 1 Jawa Timur, kami juga menolak jika rekomendasi UMK menggunakan dasar PP 78, yang kami inginkan adalah penetapan UMK berdasarkan UU No. 13 tahun 2003, yang memakai survei KHL dalam menetapkan UMK, karena bagaimanapun UU lebih tinggi dari PP.

Yang kami sesalkan selama ini adalah setiap buruh, warga stren kali melakukan aksi untuk bertemu dengan Walikota Surabaya tidak pernah sekalipun ditemui untuk mendengarkan aspirasi dari rakyatnya, kami selalu di bohongi, walikota hanya menugaskan orang lain yang tidak mempunyai kapasitas untuk menjawab aspirasi dari kami, ini menunjukan bahwa pejabat publik sekelas walikota terbaik nasional bahkan dunia ternyata buta terhadap hukum.

Sokip dari Kautindo dalam orasinya mengatakan, antara lain kami sangat meyesalkan bahwa UMK Kota Surabaya yang disampaikan oleh Walikota Surabaya kepada Gubernur Jawa Timur berdasarkan PP 78 tahun 2015, sementara kita semua tahu bobroknya PP 78 tahun 2015.

Walikota Surabaya seharusnya memperhatikan nasib Buruh Surabaya, dan ikut memperjuangkan UMK Surabaya lebih tinggi dengan wilayah lain, tidak pantas jika UMK di Surabaya disamakan atau bahkan lebih rendah dari Kabupaten lain di Jawa Timur yang berada di ring 1.

Dalam orasinya Nurudin Hidayat mengatakan, baru saja saya mendapatkan informasi, bahwa Surabaya nilai UMK nya paling rendah dari ring 1, bahkan di Gresik mengusulkan UMK di atas rata-rata sebesar Rp. 3.700.00, ini menunjukkan bahwa Bupati di daerah ring 1 lebih perhatian terhadap kehidupan Buruh, sementara walikota Surabaya hanya ngurusi taman saja tapi tidak bisa memperjuangkan rakyatnya.

Dengan rendahnya UMK Surabaya, buruh Surabaya dikatakan sebagai Buruh yang pro kapitalis, kita selalu diejek oleh buruh dari daerah lain, maka kita Buruh Surabaya akan terus melawan dan siap mengerahkan massa yang lebih besar melakukan aksi secara total di Rumah Kediaman Walikota Surabaya, kami hanya ingin Walikota Surabaya merevisi usulan UMK Surabaya, jika tidak mau sebaiknya Tri Rismaharini turun dari jabatanya.

Massa aksi dari GBS secara bersama - sama mengucapkan sumpah buruh. Nuruddin Hidayat, mengumumkan kepada buruh yang tergabung dalam GBS, bahwa buruh akan tetap turun aksi sampai tanggal 21 November 2016.

Karena Walikota Surabaya tidak berada di kediamannya, dan buruh tidak mau ditemui selain Walikota Surabaya langsung, buruh membubarkan diri dengan tertib, dan akan melakukan aksi kembali besok di rumah kediaman Walikota Surabaya di Perum Taman Pondok Indah I.

[/And]


http://mediasurabaya.com

MEDIA SURABAYA

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg50eTS1AmUdtk9hswT1j4GALeqv0qiq2zoRr0pvxsphOg8h3esdkJidWVoomVK57bn7Og3z95aqoDZKyITZjxHLO9aR6j1dnsCq3A7LTtmC4ErWdjsjdBT7s-LB8q7Eb2G1zz28hbVkTE/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.