Showing posts with label Pendidikan. Show all posts



mediasurabaya.com , SURABAYA - Peletakan batu pertama pembangunan Gedung SD II Muhammadiyah 15 Surabaya, pada pagi hari ini dilakukan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Surabaya Drs.Samsudin Zaini, di lapangan olahraga Jalan Gogor Kali 21 Jajartunggal Surabaya, Sabtu (08/09/2018).

Dihadiri oleh Forkopimka (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Wiyung, diantaranya meliputi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung, Kapolsek Wiyung, Danramil 0832/06 Karangpilang (diwakili Babinsa), Sekcam Wiyung, Lurah Jajartunggal, Kepsek SMA Muh 9, Kepsek SMP Muh 17, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. [/Dik]




mediasurabaya.com , SURABAYA - Puluhan pelajar telah terjaring operasi yustisi oleh Petugas Gabungan di salah satu Warkop (Warung Kopi) Jalan Simo Kwagean Surabaya, Kamis (30/08/2018) pagi.

Razia tersebut melibatkan Aparat Terkait dari wilayah Kecamatan Sawahan, meliputi Polsek, Koramil dan Satpol PP.

"Razia ini dilaksanakan berdasarkan laporan warga yang menyampaikan, bahwa ada banyak anak sekolah yang membolos dan ngopi di warkop tersebut", ungkap Pelda Ali Rohman Anggota Koramil 0832/01 Sawahan Babinsa wilayah Kelurahan Kupang Krajan, saat itu ikut razia.

Dalam razia tersebut berhasil diamankan sebanyak 20 (dua puluh) pelajar dari berbagai sekolah yang ada di Surabaya, mulai dari SMP, SMA dan SMK.

Selanjutnya untuk para siswa yang terjaring dalam razia dibawa ke Kantor Kelurahan Kupang Krajan untuk didata dan membuat surat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Pernyataan tersebut juga disaksikan oleh para orang tua dan guru yang juga dihadirkan di Kantor Kelurahan Kupang Krajan.

Para guru, serta orang tua siswa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada aparat yang telah membantu membina para siswa dan berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap siswanya. [/Dik]




mediasurabaya.com , SURABAYA - Babinsa Kelurahan Wiyung Serma Sugeng Hariyono sebagai Pembina Upacara Bendera di SDN Balas Klumprik 1 Surabaya, Senin (27/08/2018) pagi.


Diikuti 700 siswa dan siswi SD dan SMPN 51 Balas Klumprik, serta Bapak dan Ibu Guru Pendidik.

Dalam amanat, Anggota Koramil 0832/06 Karangpilang ini menyampaikan, bahwa Upacara Bendera setiap hari senin dalam rangka menumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Rasa Cinta Tanah Air terhadap Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Juga menanamkan kekompakan dan kebersamaan antara yang satu dengan lainnya, serta rasa tanggung jawab sebagai seorang pelajar.

"Tugas kalian hanyalah belajar, untuk itu kalian haruslah belajar dengan sungguh - sungguh, jadilah generasi muda yang bisa membanggakan kedua orang tuamu,  bapak dan ibu gurumu dan orang - orang yang menyayangimu, tunjukkan dengan prestasi kalian, raihlah cita - citamu setinggi langit  dengan cara belajar secara cerdas dan ikhlas", imbau Serma Sugeng Hariyono.

Setelah upacara dilanjutkan memberikan hadiah kepada 12 anak Petugas Upacara Bendera sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang sudah diraih.

Dalam kesempatan ini, Sam Agustin S,Pd., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa, atas motivasi serta apresiasi yang sudah diberikan kepada peserta didiknya agar mereka lebih semangat dalam belajar dan berlatih.

"Terima kasih Bapak Sugeng Hariyono", demikian tutur Kepala SDN Balasklumprik 1 Surabaya ini. [/Dik]


Kediri, Bahagia bercampur haru, hari ini dirasakan Sertu Anis Suhartono anggota Koramil 11/Pare Kodim 0809/Kediri, usai anaknya Putri Regina Suhartono mendapat beasiswa langsung dari Bupati Kediri Haryanti Sutrisno ,usai anak pertama dari 2 bersaudara ini berhasil meraih NUN (Nilai Ujian Nasional) SMP se-Kabupaten Kediri, Kamis (07/06/2018)
Penyerahan beasiswa ini diserahkan di aula kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri dan disaksikan langsung Kepala Sekolah SMPN 2 Pare Kediri Agus Sutjahjo dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Subur Widono.

Putri Regina Suhartono yang berstatus pelajar SMPN 2 Pare Kediri, berhasil berprestasi meraih NUN tertinggi se-Kabupaten Kediri dengan nilai 37,1 dalam UNBK (Ujian nasional berbasis Komputer), dengan rincian bahasa Indonesia meraih nilai 90, bahasa Inggris meraih nilai 96, matematika meraih nilai 95 dan IPA meraih nilai 90. Pelajar yang lahir di tahun 2002 dan beralamat di RT 01 RW 01 Dusun Jambean Desa Manggis Kecamatan Puncu, merupakan putri dari pasangan Sertu Anis Suhartono dan Sri Maryati.

 "Anak saya tak punya trik khusus agar mendapatkan nilai tertinggi. Hanya, ada satu ritual yang tetap dia praktikkan hingga ujian waktu itu, yaitu ia minta ibunya melangkahinya terlebih dulu, sebelum ia berangkat ujian. Bila dibuat ukuran, anak saya Cuma belajar 5 sampai 6 jam sehari, kecuali hari sabtu dan minggu, saya bebaskan ia untuk refreshing sejenak," tutur Anis Suhartono.

Sertu Anis Suhartono yang sudah mengabdikan dirinya sebagai prajurit TNI selama 21 tahun, tak terbayangan sama sekali sebelumnya, anaknya mampu meraih nilai tertinggi dalam UNBK se-Kabupaten Kediri.

"Anak saya ini juga hobi olahraga dan sampai saat ini, statusnya masih bergabung dengan klub bola voli Kelud yang ada di Pare. Sejak kecil, saya ingin anak saya terwadaho dengan kegiatan positif, seperti olahraga bola voli," pungkasnya.

Saat ditanya, Putri Regina Suhartono Regina mengaku telah mempersiapkan diri menghadapi UNBK jauh sebelum waktunya. Selama itu, secara  ia mengikuti bimbingan belajar dan berbagai tryout. Selain itu, setiap belajar, ia selalu mendengarkan music sebagai pendampingnya.


Babinsa Koramil Karangpilang Sosialisasi Launching Si-Mokos di SD Kr YBPK 3

SURABAYA ,- Keberadaan Si-Mokos (Sarana Interaksi Motor Komunikasi Sosial) yang diawaki oleh Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koramil 0832/06 Karangpilang, pada hari ini membuat rasa penasaran dan keingin tahuan bagi lembaga edukasi yang ada di wilayah binaannya.

Setelah Sosialisasi dan Launching di SDN Wiyung 1/453 yang mendapatkan sambutan antusias, kini giliran SD Kr YBPK 3 yang merasakan kelebihan dan manfaat positif Si-Mokos yang diperkenalkan oleh Babinsa Serma Sugeng Hariyono bersama Serda Muntoho, yang saat itu juga bersinergi dengan menggandeng Bhabinkamtibmas Bripka Heru Susanto.

Di Sekolah yang beralamatkan di Jl. Raya Menganti Wiyung No.42 - 44 Surabaya ini, Babinsa Koramil Karangpilang tersebut memperkenalkan Si-Mokos dengan kelebihan yang dimilikinya, serta manfaatnya bagi generasi muda saat ini.

Kepala Sekolah, Yuniwati, S.Pd mengaku sangat berterima kasih kepada Koramil Karangpilang, karena SD Kr YBPK 3 mendapatkan sosialisasi Si-Mokos dari Babinsa.

"Ternyata Si-Mokos sangat mendidik, ada buku Wawasan Kebangsaan yang bisa juga disampaikan melalui audio video yang dibawanya, baru kali ini saya melihat seperti ini", ujarnya dengan penuh rasa kagum, Kamis (18/01/2018) pagi.

Serma Sugeng Hariyono menjelaskan, selain memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang), adanya Si-Mokos dapat membantu pelaksanaan tugas di wilayah binaan.

"Sehingga kedekatan Babinsa dengan masyarakat binaan lebih terjalin dengan hadirnya Si-Mokos", pungkas Babinsa Kelurahan Wiyung ini.


[/Dik]
[full-post]


SURABAYA ,- Momen CFD (Car Free Day) pada hari Minggu pagi ini (14/01/2018), benar-benar dimanfaatkan oleh Koramil jajaran Kodim 0832/Surabaya Selatan mensosialisasikan Si-Mokos (Sarana Interaksi Motor Komunikasi Sosial) di Taman Bungkul Jalan Raya Darmo, Kota Surabaya. 

Dalam hal ini Satkowil (Satuan Komando Kewilayahan) setempat, yaitu Koramil 0832/04 Wonokromo dibawah pimpinan Danramil Mayor Arh Adnan memimpin langsung para personelnya guna kelancaran sosialisasi tersebut. 

 "Minggu pagi ini, kami melaksanakan Sosialisasi Si-Mokos dan Pengamanan Car Free Day di Taman Bungkul, yang mana masyarakat, khususnya anak-anak antusias adanya kegiatan Si-Mokos", ungkap Serka Eko Suryanto, saat itu didampingi Sertu Sumadi dan Koptu Didik mendampingi Danramil. 


Perlu diketahui, Si-Mokos tak hanya dilengkapi oleh layar monitor TV, motor Si-Mokos juga dilengkapi berbagai buku Wasbang (Wawasan Kebangsaan) yang dinilai memiliki manfaat positif bagi masyarakat di sekitar wilayah tugas Babinsa. Masyarakat boleh meminjam buku tersebut, sehingga dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

[/Dik]

Salah satu warga mencoba alat simulasi berkendara di Roadshow Honda Safety Riding Kelana Kampoeng di Tenggilis Mulya. Foto: Abidin suarasurabaya.net |
SURABAYA ,- Selain skill dan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, mengenakan perlengkapan berkendara (Riding Gear) sangat penting demi keamanan berkendara.

Jefry Ardiansyah Markom Promosi BTL MPM Honda mengatakan, Riding Gear (helm, Jaket, Sarung tangan, Celana panjang, dan Sepatu) sering sekali diremehkan oleh para pengendara.

"Padahal perlengkapan itu sangat penting melindungi tubuh mulai dari kepala hingga ujung kaki," ujarnya di sela Roadshow Honda Safety Riding Kelana Kampoeng di Tenggilis Mulya, Minggu (11/9/2016).

Menurut Jefry, selama ini banyak warga meremehkan perlengkapan berkendara karena kurangnya kesadaran dalam berlalu lintas dengan aman.

"Sering sekali, karena hanya berkendara jarak dekat kemudian tidak memakai perlengkapan. Padahal, Surabaya ini kota besar arus lalu lintas di jalan raya padat dan rawan terjadi kecelakaan," katanya.

Honda kata Jefry terus melakukan edukasi melalui program bersama Suara Surabaya Media ini. Maka dari itu, selain pengetahuan berlalu lintas yang dikemas melebur kegiatan warga ini diharapkan mampu membangun kesadaran waega dalam berlalu lintas.

"Kami juga menyiapkan Honda Riding Trainer (HRT). Ada simulasi cara berkendara di jalan raya yang benar dan aman," katanya.

Sekadar diketahui, kegiatan edukasi berlalu lintas di Tenggilis Mulya RT 5 RW 6 ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Banyak kegiatan diikuti warga, seperti Senam, lomba mewarnai, lomba kontes burung, cerdas cermat dan Game keseimbangan berkendara (Narrow Plank). (bid/rst)

Laporan Zumrotul Abidin

[ suarasurabaya.net ] 


http://mediasurabaya.com

SURABAYA ,- Siswa Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya yang tergabung dalam tim ekstrakurikuler robotika berhasil menciptakan robot pemotong sayur. Atas prestasinya, mereka mendapatkan medali perak dan menyabet juara II lomba Internasional Islamic School Robotik Olympiade, di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pada perlombaan ini terdapat beberapa kategori yang diperlombakan di IISRO 2016 Lombok, di antaranya rescue robot, underwater robot, line tracer, aerial robot, transporter robot, dan lowcost robot.

Raka Dinataharja, salah satu pelajar pembuat robot pengupas sayur SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, mengatakan selain bersaing dengan peserta dari negara lain, kekhawatiran terjadi kendala teknis seperti tombol on off tidak nyala menghantui peserta. Namun dengan bimbingan dan praktek langsung di sekolah, kendala teknis dapat diatasi.

"Robotnya dinyalakan on off, ini bisa mengupas sendiri. Kesulitannya waktu on off, ini dapat mengupas atau memotong buah yang keras atau sayur yang keras. Dan, pembuatan robot pengupas sayur ini dapat terselesaikan hanya dalam waktu satu hari," kata Raka di Surabaya, Jumat, 26 Agustus 2016.

Sementara itu, Penanggung Jawab Ekskul Robotika SD Muhammadiyah Pucang, Hendik Setiawan mengatakan robot pengupas sayur otomatis ini membuat para ibu rumah tangga tidak harus repot-repot. Selain efesien, dan ekonomis, pengupas sayur otomatis lebih praktis.

"Robot pemotong sayur otomatis ini termasuk robot chef. Ini robot kreatif. Selain ekonomis, ringan, bisa dimanfaatkan pada ibu-ibu merasa kesusahan saat menjaga anak dan sebagainya," tutur Hendik Setiawan.

Tidak hanya pengupas sayur otomatis yang berjaya di laga internasional. Pelajar lainnya dengan kategori lainnya juga mengukir prestasi. Hendik menyebut terdapat tiga kategori yang mendapatkan medali emas atau juara 1, yakni rescue robot, underwater robot, serta transporter robot.

"Kategorinya sangat banyak, alhamdulillah kita dapat juara. Kurang lebih tiga negara ya. Kurang lebih 800 peserta, sedangkan kita mengirim 28 siswa," ujar Hendik.

Oleh Dian Kurniawan

[ liputan6.com ] 



http://mediasurabaya.com

Rawuh saat menerima penghargaan dari Muhadjir Effendy Mendikbud sebagai orang tua hebat. Foto: Istimewa | 

SURABAYA ,- Rawuh dan Munah suami istri yang tinggal di Jalan Panduk Surabaya telah meraih penghargaan orang tua hebat tingkat nasional dari Kementrian Pendidikan bersama 14 orang tua lainnya, Sabtu (30/7/2016). Penghargaan atas kepedulian mereka yang luar biasa terhadap pendidikan anaknya. Tiga anaknya berhasil menyelesaikan kuliahnya di S1 dengan Indeks Prestasi 3,3.

Rawuh, 64 tahun, adalah seorang tukang becak, sedangkan istrinya pedagang buah kecil-kecilan di depan rumahnya. Rawuh sadar, penghasilannya sebagai tukang becak, tidak akan cukup untuk menyekolahkan anaknya sampai di perguruan tinggi.

Namun Rawuh meyakini prestasi anaknya di bidang akademik akan membuka jalan bagi anaknya untuk mendapatkan beasiswa. Terbukti, tiga anak perempuan Rawuh dan Munah lulus perguruan tinggi dengan biaya beasiswa.

Anis Suharti putri pertamanya merupakan lulusan Fakultas Fisika Universitas Negeri Surabaya, melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN), yang oleh masyarakat disebut jalur undangan. Jalur ini tanpa tes, hanya berdasarkan nilai rapor dan angka kelulusan.

Anita Wahyu, putri keempatnya juga lulusan Universitas Negeri Surabaya, masuk lewat jalur UMPTN. Anita mengikuti program sarjana mengajar di daerah tertinggal SM3T di Sumba selama satu tahun, kemudian mendapat beasiswa kembali dari Universitas Negeri Surabaya selama tiga tahun.

Heni Fitria si bungsu setelah lulus di SMA Negeri 14 Surabaya, mendapat beasiswa S1 dari Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya di SEGi College Kuala Lumpur Malaysia jurusan manajemen dan keuangan.

"Berkat bantuan dari Bu Risma, sampai S1-nya selesai Heni tanpa mengeluarkan biaya," katanya.

Heni sempat magang di bagian Humas Pemkot Surabaya sebelum bekerja di perusahaan telekomunikasi di Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Metode yang digunakan Rawuh untuk memotivasi anaknya ternyata sederhana. Pertama, disiplin dalam menggunakan waktu untuk belajar dan ibadah. Saat anaknya belajar, Rawuh dan istrinya menunggui dengan sabar meskipun Rawuh sendiri tidak paham apa itu matematika, fisika dan biologi. Saat belajar televisi harus dimatikan. 

"Saya ini SD tidak tamat dan membaca saja blekak blekuk (tidak lancar, red)," kata Rawuh.
Kedisiplinan yang ditanamkan pada anaknya membuahkan hasil yang membanggakan. Tiga anaknya menjadi sarjana.

Muhadjir Effendy Mendikbud mengatakan, para orang tua hebat tersebut berhasil mengantarkan anaknya menjadi sarjana dan doktor di beberapa negara maju. Meskipun hanya sebagai tukang buruh cuci bisa mengantarkan anaknya jadi doktor, menjadi tukang becak tapi bisa antarkan tiga anaknya jadi sarjana.

Kuncinya orang tua hebat mempunyai kepedulian yang cukup tinggi pada pendidikan anaknya. Pendidikan tidak diserahkan bongkoan (seluruhnya, red) pada sekolah, tapi peran dan tanggung jawab orang tua, ikut menentukan berhasil tidaknya anak didik. "15 orang tua hebat itu telah menginspirasi kita semua," kata Mendikbud.(jos/iss/den)
Laporan Jose Asmanu
Editor: Denza Perdana


FOTO: Grand City Mall Surabaya.(dok)

SURABAYA ,- Sebagai bagian dari peringatan hari anak Nasional, Grand City Mall Surabaya menggelar ajang Kampung Anak Negeri: Aku Anak Indonesia, Cerdas dan Peduli.

Ajang ini digelar bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) Kantor Wilayah Surabaya. Kegiatan ini dihelat selama dua hari, 23-24 Juli 2016. Kegiatan yang juga menggandeg Pemerintah Kota Surabaya ini menyuguhkan sebuah perayaan dimana anak mendapatkan beragam pengalaman dan pengetahuan.

Kampung Anak Negeri menyediakan 8 stand yang akan memberikan topik informasi beragam yang berguna untuk anak seperti perilaku hidup bersih dan sehat, makanan sehat, perlindungan anak, seni kreatif dan wirausaha, bahaya narkoba dan rokok, ragam profesi, Kelompok Belajar Anak (KBA), ilmu pengetahuan terkini dan lain lain.

Setiap kegiatan dan informasi yang disediakan dalam Kampung Anak Negeri ini difasilitasi WVI dengan dukungan dari Pemda Surabaya, Universitas, Kelompok serta tokoh masyarakat dan tak lupa Forum Anak.

Lebih dari 6000 orang akan hadir dalam acara peringatan Hari Anak Nasional ini, mereka datang dari 3 kecamatan di Surabaya yaitu Kecamatan Genteng, Tegalsari dan Sawahan yang menjadi area layanan WVI sejak 2001-2016.

Acara peringatan HAN yang sekaligus jadi acara selebrasi penutupan program Wahana Visi Indonesia di 3 kecamatan itu akan dibuka langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Hari Anak Nasional 2016 ini sekaligus merupakan sebuah selebrasi untuk merayakan terselesaikannya kerja layanan Wahana Visi Indonesia Kantor Operasional Surabaya yang telah dimulai sejak 2001 lalu. Kecamatan Genteng, Tegalsari dan Sawahan adalah tiga (3) kecamatan yang dilayani WVI selama kurun waktu 15 tahun dalam sektor Lingkungan Aman, Nutrisi, dan Penguatan Ekonomi.

“Partisipasi masyarakat, anak serta seluruh instansi khususnya pemerintah yang memampukan Wahana Visi Indonesia melakukan pendampingan selama lebih dari 15 tahun di Surabaya. Mari semangat ini diteruskan bersama oleh masyarakat semua supaya kehidupan anak Surabaya yang lebih berkualitas dapat dicapai.” ujar Rudy Papang – Program Manager Surabaya dalam acara selebrasi selesainya program dampingan WVI di 3 kecamatan pada peringatan HAN 23 Juli 2016.

Meski pendampingan WVI telah selesai di tiga (3) kecamatan ini, namun semangat masyarakat dan aparatur setempat akan terus hidup dan berkembang dalam meneruskan upaya penciptaan anak yang cerdas dan peduli yang mampu meraih kehidupan yang lebih utuh.(rls/ziz)


👤by Amelia Hastuti |

Bandung,- Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kota Cimahi Totong Solehudin meminta kepada para pemuda dan pelajar untuk bersatu padu menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI) serta tidak mudah dihasut dan terpecah belah.Permintaan itu disampaikan Totong Solehudin dalam kegiatan Fokus Grup Discution(FGD) bagi OKP, Ormas dan OSIS yang diselenggarakan oleh Kantor Kesatuan Bangsa Kota Cimahi di Aula Gedung B Komplek Perkantoran Pemkot Jl.

Raden Demang Harjakusumah Cibabat Kota Cimahi pagi tadi.Menurut Totong, Indonesia lahir karena sebuah perbedaan,dengan jumlah pulau 16 ribu lebih yang tersebar dari Sabang hingga Merauke serta banyaknya suku bangsa dan bahasa daerah termasuk agama dan kepercayaan.

"Begitu hebatnya Indonesia,kalau yang lain dapat bersatu karena daratan, tetapi kita negara kepulauan dan kita-kita bisa bersatu. Nah persatuan itulah yang menyadarkan kita betapa pentingnya sebuah perbedaan. Karena dari awal kita sudah berbeda kenapa perbedaan itu harus jadi ancaman, justru perbedaan itu adalah sunatullah sebagai suatu hasanah kalau kita gambarnya warna warni,Indonesia itu indah ",ujar Totong.

Indonesia beragam suku bangsa dan agama tetapi satu tujuan. Oleh karena itu jelas Totong, sebagai warga negara Indonesia para pemuda dan pelajar harus memahami motto negara Indonesi Indonesia Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi satu tujuan, yaitu mempertahanlan NKRI.

NKRI menjadi wadah bagi rakyat didalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Totong menyebutkan, sesuai dengan pembukaan UUD 1945 negara melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesekahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Hal itu menjadi pokok landasan dalam kehidupan berbangsa dan negara, karena bila tidak negara bisa terpecah belah seperti yang dialami oleh negara besar Rusia. Narasumber lain yang turut memberikan materi dalam diskusi yang diikuti 45 peserta iti adalah Doktor Dwi Purnomo tokoh Pemuda Pelopor Tahun 2015 yang saat ini mengajar sebagai dosen di Universitas Pajajaran Bandung. (Amelia Hastuti/AKS)

[ rri.co.id ] 



MALANG,- Acara wisuda ke 80 Periode II Th. 2016 dilaksanakan di Dome UMM ( Universitas Muhammadiyah Malang ) Desa Tegalgondo Kec. Karangploso, diikuti sekitar 3.500 orang wisudawan dan wisudawati dan orang tua oleh Rektor UMM Drs. Fauzan Mpd.
Sabtu 28/05/2016.

Hadir dalam kegiatan wisuda, yaitu :

1. Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti.
2. Dan Lanud Abd Saleh Marsma TNI RM Djoko Senoputro.
3. Wakapolda Jatim Brigjen Pol Gatot.
4. Kasiintelrem 083/ Bdj Letkol Arh Abdul Hamid.
5. Kapolres Malang AKBP Agus Yulianto SIK, SSos MSi.
6. Kapolres Kota Malang AKBP Deki SIK.
7. Wabup Malang H. Sanusi.
8. Wantimpres dan Ketua Badan Pembina UMM Prof. HA Malik Fajar, MSc.
9. Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dr Muhadjir Effendy.
10. Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Malik.
11. Koordinator Kopertis Wil VII Prof Dr. Ir Suprapto.
12. Konsul Jenderal Amerika Serikat Miss. Arika Calsen.
13. Konsul Jendral China Miss Yeyen
14. Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Wil. Jatim.

Dalam sambutannya Rektor UMM Drs H. Fauzan M.Pd., hari ini adalah hari yang bahagia karena kita semua yang hadir di tempat ini menjadi saksi atas pencapaian prestasi baik yang diraih oleh wisudawan wisudawati ataupun prestasi UMM. Momentum wisuda adalah bentuk pertanggungjawaban publik sebagai penyelenggara pendidikan tinggi, UMM mengukuhkan dan melepaskan 1.216 lulusan dan program Diploma III, Sarjana S1, S2 dan S3.

Kita patut bersyukur karena ditengah-tengah kita telah hadir Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti dan beliau mempunyai hubungan emosional yang dekat dengan Muhammadiyah. Sebagai bagian besar dari Bangsa ini UMM juga terus berkomitmen membantu tugas - tugas kepolisian melalui berbagai cara, termasuk ikut mendidik karakter mahasiswa yang luhur dan terbebas dari 4 pantangan besar antara lain : Penyalahgunaan narkoba, Pergaulan dan seks bebas atau tindak susila, Kriminalitas, Tindakan kekerasan atau perkelahian.

Nanti kita juga akan menyaksikan penandatanganan naskah kerjasama atau MOU dengan Kedutaan besar Amerika Serikat untuk program Education USA, Konsul Jendral China untuk pendirian China Corner di UMM dan Dan Lanud Abd Saleh untuk pengembangan tanaman herbal.

Penandatanganan simbolisasi dari sebagian Kemitraan strategis UMM dengan berbagai pihak yang telah berjalan dengan baik. Atas dukungan dari Menristek Dikti dan prestasi kelembagaan Direktorat Penelitian dan pengabdian Masyarakat ( DPMM ) UMM, maka UMM tetap bertekad agar penelitian yang dihasilkan oleh Dosen dan Mahasiswa harus memiliki kemanfaatan yang sebesar - besarnya bagi pembangunan bangsa.

Bahwa UMM tetap dilibatkan sebagai PT terunggul oleh Kopertis Wil VII tahun 2016 dan mendapatkan penghargaan AKU  ( Anugrah Kampus Unggul ). Ucapan selamat kepada Wisudawan dan wisudawati beserta keluarga atas pencapaian kelulusan ini dan berpesan agar meluruskan niat untuk menatap masa depan demi kemajuan Bangsa.

Dilanjutkan penandatangan MOU ( Memorandum of Understanding ) antara UMM diwakili oleh Rektor UMM Drs. H. Fauzan M.Pd dengan : Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk program Education USA Miss Arika Calsen. Serta Konsul Jenderal China Miss Yeyen untuk pendirian China Corner.

Sambutan Ketua Badan Pelaksana Harian UMM oleh ( Prof.H.A. Malik FajdarM,sc.), mengucapkan selamat pada pimpinan UMM yang telah mengantarkan putra putrinya yang akan dilepas kepada orang tuanya. Berpesan kepada wisudawan wisudawati bahwa Bangsa ini berada diurutan 60 budaya membaca sehingga membahayakan kelangsungan kehidupan berbangsa karena masyarakat mudah dimakan oleh issue. Selamat atas keberhasilan wisudawan wisudawati atas selesainya studi yang dilaksanakan di UMM.

Sambutan Majlis Dikti PP.Muhamadiyah Prof. Dr Abdul Munif, menjelaskan bahwa Muhammadiyah memiliki 180 PT di Seluruh Indonesia. Selamat kepada orang tua wisudawan dan wisudawati karena anaknya telah lulus dari UMM semoga ke depan memiliki kehidupan yang lebih baik. Tujuan utama pendidikan Muhammadiyah adalah mengasuh, membimbing dan mengarahkan agar menjadi manusia yang baik. Menyampaikan pesan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yaitu manusia muslim yang baik adalah manusia yang selalu belajar dan menjadi guru yang selalu menyebarkan virus kebaikan kepada masyarakat.

Sambutan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wil. VII Prof Dr. Ir. Suprapto, UMM selalu nomor satu sejak 9 tahun belakangan ini Anugerah Kampus Unggul ( AKU ) di jajaran kampus di Jatim. UMM selalu mengedepankan output ataupun lulusan yang jujur dan berakhlak. Berpesan kepada UMM agar menjadi Universitas yang selalu hebat baik di Indonesia ataupun di Mancanegara.

Orasi ilmiah oleh Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti, Mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati karena telah menyelesaikan pendidikannya di UMM dan semoga bisa menjadi generasi muda yang berguna bagi kemajuan Bangsa Indonesia. Kemajuan tehnologi menimbulkan arah baru sehingga dapat mempengaruhi masyarakat di abad 21 antara lain yang dapat mempengaruhi adalah digital, Enterpreneur, Pasar global dan Urban word. Selain itu dapat mempengaruhi
potensi kamtibmas dan  kejahatan baru dalam bentuk cyber.

Ada 3 macam kelompok dalam digital antara lain : Pree digital age adalah warga senior masyarakat kurang menggunakan tehnologi. Digital imigran yaitu berada ditengah antara Pree digital age dan Digital Natif, menjadi tertarik untuk memahami tehnologi karena kebutuhan baik terpaksa ataupun kesadaran diri. Digital natif adalah generasi yang lahir setelah Tahun 2000, merupakan generasi pembeda dari generasi sebelumnya, kehidupannya sebagian besar menggunakan digital.

Dari ketiga golongan tersebut akan terjadi gep antar generasi dan menimbulkan kesenjangan yang berbeda, nilai, gaya hidup dan sistem pembelajaran dan ide terkait pemahaman tehnologi. Digital mampu memberikan pilihan untuk memperoleh informasi dan mempererat berhubungan antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Generasi digital natif menjalankan kebebasan memilih dan mengekspresikan serta menampilkan atribut atribut untuk melambangkan dirinya, selain itu
kritis mengamati obyek - obyek dan memberikan komentar di media sosial. Digital adalah terbuka terhadap nilai-nilai sosial, Agama liberal, komunis dan lainnya dan ini perlu diwaspadai. Digital Natif adalah inovator adanya pembaharuan yang lebih banyak memberikan kemudahan dan mempengaruhi cara pikir dan pandang pada transisi masing - masing individu, mampu bekerja dalam kelompok dan membangun konsep dalam perubahan.

Digital Natif memunculkan fenomena, yaitu : Dimanjakan media sosial memudahkan dalam memperoleh informasi dan tidak mengandalkan koran radio atau televisi. Dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat seolah tidak memerlukan orang lain. Memilih berhubungan antar manusia melalui tehnologi. Kebebasan dalam mengakses informasi harus dilaksanakan kontrol pada dirinya masing-masing sebagai filter. Masyarakat lebih mementingkan personalitas. Persaingan hidup yang semakin berat diiringi keinginan masyarakat secara praktis. Era digital memunculkan persaingan baru dalam sosial dalam bentuk kejahatan cyber. Pasar yang memberikan jarak yang tipis antara produsen dan konsumen misalnya jual beli online. Memberikan kesempatan kepada organisasi teroris ataupun kejahatan narkoba untuk merekrut anggota baru ataupun melaksanakan transaksi dalam jual beli narkoba. Internet bisa dibuat sebagai penggalangan massa, menyebarkan ideologi politik, dan tanpa disadari oleh pengguna.

Untuk mengantisipasi dampak negatif dari kemajuan tehnologi adalah adanya satu pemikiran transisi generasi vital mencegah kejahatan dimasa mendatang yaitu dengan UU No. 11/2008 Pasal 2 memiliki jangkauan yuridiksi untuk perbuatan luar hukum Indonesia ataupun asing jika merugikan kepentingan Indonesia, harkat martabat bangsa dan kedaulatan negara. Hal - hal yang harus dilakukan untuk mencegah dampak negatif kemajuan digital antara lain : Meningkatkan kemampuan aparat hukum terkait kejahatan cyber. Sosialisasi di dunia pendidikan terkait pembelajaran internet yang baik. Para orang tua secara bertahap dan berkelanjutan internet yang baik kepada anak - anaknya. Menjalin hubungan baik dengan negara lain dalam penegakan hukum untuk kejahatan cyber.

Meningkatkan kemampuan individu tiap-tiap komponen bangsa antara lain kemampuan : Kemampuan untuk mengatasi perubahan lingkungan. Kemampuan dapat identifikasi. Potensi masalah Kemampuan memilih dari konten media. Kemampuan memanfaatkan perangkat tehnologi. Kemampuan membuat jaringan sosial.

Berpesan bahwa kemajuan tehnologi disaat ini adalah luar biasa jika dilihat di masa lalu,  namun kemajuan tehnologi memperbesar peluang kejahatan dan perbuatan menyimpang sehingga berharap generasi muda mampu manfaatkan tehnologi dengan maksimal dan memfilternya.

Dilanjutkan pemberian cindera mata oleh Ketua Badan Pembina UMM kepada Kapolri berupa pemakaian Jas Almamater UMM. Dan dilaksanakan penandatanganan MOU antara UMM diwakili Rektor UMM Drs H. Fauzan Mpd dengan Dan Lanud Abd Saleh Marsma TNI RM Djoko Senoputro. Pembacaan SK wisuda terbaik. Serta Pengukuhan wisudawan dilanjutkan pembacaan Ikrar lulusan UMM. Penutupan rapat senat oleh Rektor UMM Drs. H. Fauzan M.Pd.

[/trk_ang]

SURABAYA,- Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya jalin kerjasama Inernasional dengan Curtin University Australia. Terdapa tiga poin penting terkait kerjasama yang dilakukan yakni Joint Collaboration, Academic Collaboration, dan Exchange.

"Kerjasama untuk hari ini fokusnya ada tiga, jadi kita ngomongin joint collaboration terkait dengan riset, lalu juga ada academik collaboration terutama dalam konteks pengembangan dual program, lalu yang ketiga kita berbicara mengenai exchange, baik exchange profesor maupun student, baik short course maupun jangka panjang. Tapi intinya adalah untuk publikasi," ungkap Dian Ekowati, Ph.D., Kepala International Office and Partnership (IOP) UNAIR, Senin (23/5/2016).

Atas terlaksananya diskusi UNAIR dengan Curtin University, Prof. Amin berharap agar kedua universitas dapat melanjutkan beberapa program yang tercakup dalam empat pilar UNAIR, yaitu; Academic Excellence, Research Excellence, Community Excellence dan Holding University. Hal ini guna mendukung untuk menaikkan peringkat UNAIR masuk kedalam 500 besar dunia.

"Saya berharap kedepan kita bisa terus mengembangkan dan melanjutkan beberapa program kita seperti double degree, joint research, dan beberapa seminar internasional," terang Wakil Rektor III UNAIR Prof. Amin Alamsyah

Tim Curtin University diterima oleh Wakil Rektor III UNAIR Prof. Amin Alamsjah, didampingi Wakil Dekan III dari beberapa fakultas di UNAIR yang terkaitan dengan bidang pembahasan diskusi. Sedangkan dari Curtin University selain Seth Kunin juga terdapat Celia Cornwal, Dean International Faculty of Health Sciences, serta Grant Oneill sebagai Dean International from Curtin Business Sciences.

Dalam diskusi yang diadakan di Gedung Manajemen UNAIR ini juga dihadiri perwakilan dari Australian Technology Network (ATN) Indonesia, Josephine Ratna. (Benny H/AKS)

 [ rri.co.id ] 

Dhani Irawan - detikNews | Foto: dok Kemenhub -

Jakarta - Pendaftaran online untuk seleksi penerimaan calon taruna (Sipencatar) Kementerian Perhubungan akan berakhir pada Jumat (27/5/2016) pekan depan. Kemenhub pun mengimbau kepada masyarakat yang sudah mendaftar online untuk segera menyelesaikan setiap tahapan pendaftaran.

Bagi pendaftar yang masih mengalami kesulitan menyelesaikan tahapan pendaftaran dipersilakan untuk segera mendatangi 31 lokasi pendaftaran yang disediakan.

"Peserta Sipencatar disilahkan datang ke 31 lokasi pendaftaran kami. Petugas akan membantu proses pendaftaran dari awal sampai akhir dalam waktu satu hari (one day service), jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi taruna perhubungan," kata Peni Pudji Turyanti, Sekretaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan selaku Ketua Panitia Sipencatar Pusat melalui keterangan tertulisnya, Minggu (22/5/2016).

Ke 31 lokasi pendaftaran tersebut tersebar di 19 sekolah, Akademi, dan Balai Pendidikan Kemenhub di seluruh Indonesia dan 12 Dinas Perhubungan Provinsi.

Berikut ini 31 Lokasi Pendaftaran:

Sekolah/Akademi/Balai Diklat Perhubungan:
1. Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi.
2. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.
3. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang.
4. Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Bali.
5. BPPTD Palembang.
6. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, Jateng.
7. Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun, Jatim.
8. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Jateng.
9. PIP Makassar, Sulsel.
10. Politeknik Pelayaran Surabaya, Jatim.
11. Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Medan, Sumut.
12. ATKP Surabaya, Jatim.
13. ATKP Makassar, Sulsel.
14. Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BPPP) Jayapura, Papua.
15. BPPP Palembang.
16. Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Sorong, Papua Barat.
17. BP2IP Malahayati, Aceh Besar.
18. Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang, Banyuwangi Jatim.
19. Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran Padang Pariaman, sumbar.

Dinas Perhubungan:
1. Dishub Provinsi Jambi.
2. Dishubkominfo Provinsi Kalimantan Tengah.
3. Dishub Provinsi Kalimantan Timur.
4. Dishubkominfo Provinsi Sulawesi Tengah.
5. Dishub Provinsi Sulawesi Tenggara.
6. Dishubkominfo Sulawesi Utara.
7. Dishubkominfo Provinsi NTB.
8. Dishub Provinsi NTT.
9. Dishub Provinsi Maluku.
10. Dishub Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
11. Dishubkominfo Kota Singkawang, Kalbar.
12. Dishub Kota Tarakan, Kaltara.

(dhn/erd)

 [ detik.com ] 


Pengumuman penerimaan calon mahasiswa melalui jalur SNMPTN akhirnya bisa dilakukan lebih awal, setelah panitia berhasil menyelesaikan semua tahapan seleksi lebih awal.

Hal ini tentu bisa memberikan kesempatan bagi peserta yang tidak lulus seleksi SNMPTN untuk segera mendaftar SBMPTN.

Pengumuman resmi dari panitia nasional itu, bisa diakses oleh peserta sejak tanggal 9 Mei.

Namun, menurut Humas SNMPTN ITS, Bekti Cahyo. Pengumuman itu, untuk saat ini hanya dapat diakses oleh siswa.

“Sedangkan pihak sekolah belum dapat mengakses, meskipun telah tersedia laman khusus bagi setiap sekolah untuk memonitoring siswanya yang berhasil diterima SNMPTN,” terangnya.

Bekti juga menyebutkan, penilaian calon mahasiswa melalui jalur SNMPTN ini berdasarkan dua komponen utama, yakni prestasi akademik dan prestasi non akademik.

Selain itu, kriteria penerimaan yang selama ini beredar di masyarakat, bahwa penerimaan calon mahasiswa di prioritaskan berdasarkan PTN yang dipilih, tidak semuanya benar.

Pasalnya, menurut Bekti, seleksi melalui jalur SNMPTN ini bersifat obyektif, sehingga ada beberapa kriteria penelian lain yang dibutuhkan oleh masing-masing PTN.

(aya/peh)

 [ surabayanews.co.id ]  


Bagi mahasiswa yang terlambat masuk kelas, wajib hukumnya untuk menggambar 1000 emoji dengan tangan
Jakarta - Seolah tekanan terhadap mahasiswa kurang begitu besar, kini mahasiswa di Tiongkok harus datang ke kampus dengan tepat waktu. Sebab seorang Profesor di Universitas Sains dan Teknologi Elektronik, Chengdu menerapkan hukuman model baru kepada mahasiswa yang terlambat.

Bagi mahasiswa yang terlambat masukkelas, wajib hukumnya untuk menggambar1.000 emoji dengan tangan. Sebelum akhirnya diizinkan bergabung dengan mahasiswa yang lain untuk mengikuti perkuliahan.

Dilansir dari Shanghaiist.com, mahasiswa di Tiongkok sekarang ini sangat khawatir untuk terlambat datang ke kampus. Sebab menggambar 1.000 emoji dengan tangan tidak hanya membuat lelah, tapi juga pusing.

Hukuman ini ramai dibincangkan di media sosial Tiongkok, setelah salah seorang mahasiswa mengunggah gambar seorang mahasiswa lain yang terkena hukuman. Hukuman ini diklaim oleh pihak universitas sebagai hukuman yang efektif ketimbang kekerasan seperti yang baru-baru ini marak di Tiongkok.

Kira-kira apa yang terjadi jika hukuman semacam ini diterapkan di kampus di Indonesia, mengingat Indonesia masih lekat dengan sebutan jam karetnya. [ liputan6.com ]

(War)

Foto : Babinsa Wiyung

Untuk menanamkan kepedulian kebersihan lingkungan terhadap generasi muda sejak dini. Maka Babinsa Koramil 0832/06 Karangpilang Kodim 0832/Surabaya Selatan, melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) bersama Saka Pramuka se-Surabaya di Kantor Kwarcab Jl. Karah Agung Surabaya," Minggu 17/04/2016 pukul 06.30 WIB.

Serma Sugeng Babinsa Kel. Wiyung menyampaikan, bahwa kegiatan Karbak ini diikuti oleh Adik "Saka Pramuka Se-Surabaya dalam rangka melakukan pembersihan di lingkungan Kantor Kwarcab Surabaya," jelasnya. Aksi gerakan peduli sampah tersebut, untuk melatih kesadaran Adik-Adik Pramuka untuk memiliki rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di sekitar kita.

Karya Bakti pembersihan seperti ini harus selalu ditanamkan sejak dini kepada Adik-Adik disaat masih menekuni kepramukaan. Diharapkan kepedulian terhadap sampah benar-benar akan diterapkan pada saat menjalani kehidupan bermasyarakat. Sebagai upaya untuk mendukung Program Pemkot Surabaya untuk mewujudkan Surabaya bebas dari sampah. [ kodim 0832 ]


Foto : surabayanews.co.id

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan akhirnya berkomentar tentang isu beredarnya bocoran kunci jawaban Ujian Nasional (Unas). Dia mengakui ada jawaban yang cocok di dalam kunci ini, namun prosentasinya tidak banyak.

“Karena setelah kita periksa, yang benar di kunci jawaban itu hanya 10-20 persen,” katanya saat meninjau unas di komplek Sekolah Muhajirin, Depok

Anies mencontohkan temuan kunci jawaban yang beredar di SMAN 1 Krembung, Sidarjo hanya 10 persen saja. Kemudian kunci jawaban di SMAN 1 Donri-Donri dan SMAN 2 Watan, Soppeng, Sulawesi Selatan masing-masing hanya 20 persen. Jadi dia menyayangkan jika ada siswa yang percaya atas kunci jawaban itu.

“Kunci jawaban itu tidak jelas siapa yang membuat. Nama pembuatnya tidak ada. Kenapa dipercaya,” tutur Anies.

Khusus untuk kasus tertangkapnya pembocor soal ujian di Soppeng, dia akan melihat lebih detail. Apakah telah terjadi kecurangan secara massif dan sistemis. Anies tetap meyakini bahwa kecurangan unas belum sampai mengganggu secara sistem.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud  Nizam mengatakan belum ada keputusan apakah ada sekolah yang harus mengulang unas karena kecurangan. Dia mengatakan pada prinsipnya Kemendikbud pasti mengetahui siswa-siswa yang mengerjakan unas dengan curang. Akibatnya nanti nilai indeks integritas siswa dan sekolahnya rendah.

“Rugi sekolah lama-lama dan mengeluarkan uang banyak, kalau nanti nilai indeks integritasnya rendah,” katanya.

Menurut Nizam nilai indeks integritas itu sudah diakui kampus negeri di dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Sehingga nilai rapor bagus tapi skor indeks integritas rendah, bakal mendapatkan catatan khusus dari panitia SNM PTN. [ surabayanews.co.id ]


MEDIA SURABAYA

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg50eTS1AmUdtk9hswT1j4GALeqv0qiq2zoRr0pvxsphOg8h3esdkJidWVoomVK57bn7Og3z95aqoDZKyITZjxHLO9aR6j1dnsCq3A7LTtmC4ErWdjsjdBT7s-LB8q7Eb2G1zz28hbVkTE/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.