![]() |
| (Ilustrasi/Sindonews) : Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki laki ditemukan mengapung di permukaan Sungai Brantas yang melintasi Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung - |
Mencegah terjadinya kejahatan di wilayah Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, anggota Polsek Plosoklaten melaksanakan patroli secara intensif dengan sasaran tempat konsentrasi masyarakat dan lokasi pertokoan emas.
Kapolsek Plosoklaten, AKP Suharsono melalui Kasi Humas Polsek Plosoklaten, Aiptu Totok mengungkapkan, sebagai antisipasi terjadinya kejahatan di kawasan pertokoan di wilayah kecamatan Plosoklaten, pihaknya secara intensif melaksanakan patroli.
“Dengan kehadiran anggota Polisi di tengah masyarakat akan menambah kepercayaan masyarakat dan membuat perasaan aman dan nyaman setiap masyarakat beraktifitas,” kata Aiptu Totok.
Selain berpatroli juga disampaikan imbauan kamtibmas kepada pemilik pertokoan agar memasang CCTV di setiap toko emas sebagai upaya pencegahan terhadap terjadinya kejahatan.
“Kami sarankan kepada seluruh pemilik toko emas agar memasang kamera CCTV di tokonya,” kata Aiptu Totok.(hp kediri/ziz)
[ halopolisi.com ]
| Kompol Lily Djafar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya saat menanyai para korban dan tersangka prostitusi online. Foto: Abidin suarasurabaya.net | |
SURABAYA ,- Praktik prostitusi online kembali dibongkar Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya. Polisi berhasil mengamankan seorang mucikari bersama dua korban yang berstatus mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi di Surabaya, Kamis malam (25/8/2016) di salah satu hotel di Gubeng, Surabaya.
Dua mahasiwi itu yakni, SH (18) dan DN (20). Mereka dijual ke pelanggan oleh seorang tersangka mucikari bernama Novi Arini (28) yang tinggal indekos di Jalan Kedunganyar, Kota Surabaya.
Kompol Lily Djafar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya mengatakan, dua korban ini dijual melalui sosial media facebook. Harganya sekali service dipatok Rp1,5 juta.
"Pembagiannya yang Rp1 juta untuk korban dan Rp500 ribu untuk mucikari," ujarnya, Jumat (26/8/2016).
Tersangka mucikari merupakan tetangga kos dengan dua korban. Dari situ kemudian saling mengenal hingga tersangka menawari korban bekerja sebagai PSK.
"Dalam perjalanan ke hotel, kedua korban mahasiswi itu diantarkan seorang sopir yang juga kami amankan," kata Kompol Lily.
Dari pengungkapan kasus itu, polisi mengamankan barang bukti uang Rp 400 ribu, bukti uang muka di rekening BCA, dan bill kamar hotel.
Menurut pengakuan korban DN, dirinya nekat masuk di dunia prostitusi karena untuk memenuhi kebutuhan hidup di Surabaya dan untuk bayar kuliah. Sebelumnya dia bekerja sebagai sales marketing di perusahaan swasta.
"Saya baru satu kali ini," katanya saat di Mapolrestabes Surabaya. (bid/ipg)
[ suarasurabaya.net ]
SURABAYA ,- Aksi unjuk rasa (unras) untuk memberikan dukungan kepada Persebaya Surabaya, oleh massa sekitar 3000 orang Seporter Bonek 1927 dipimpin oleh Andy Kristianto, dengan sasaran unjuk rasa Rumah Cholid Goromah (pemilik saham PT. Persebaya Indonesia) Jl. Ampel Maghfur, Semampir Surabaya dan Rumah Saleh Mukadar, Perum. San Diego Pakuwon City Surabaya, Minggu 14/08/2016.
Massa Persebaya menggunakan 1 unit mobil Komando dan sekitar 1500 Sepeda Motor dengan membawa poster dan spanduk, menuju Rumah Cholid Goromah (pemilik saham PT. Persebaya Indonesia) Jl. Ampel Maghfur, Semampir Surabaya.
Andi Kristanto melaksanakan orasi, pada saat terbentuknya PT. Persebaya merupakan kebanggaan kita di Surabaya, pada saat 2009 persebaya yang semestinya menjadi Club internal Surabaya malah menjadi milik pribadi kedua orang tersebut.
Pada tahun 2014 menyatakan akan mengundurkan diri apabila Persebaya diakui sebagai club nasional tetapi kenyataannya sampai sekarang mereka belum mau mengundurkan diri. Ada isu berkembang merekalah yang memiliki saham sepenuhnya. Semestinya semua saham dibagi sesuai dengan perjanjian dikembalikan ke koprasi club internal dan lain sebagainya.
Ada info berkembang CG mengembalikan 15 persen saham ke koprasi surya mahardika sampai sekarang belum ada realisasinya, kita akan menunggu sampai CG memberikan pertanggung jawabanya. Apabila CG tidak menepati surat pernyataan ini kami akan kembali dengan massa yang akan lebih besar lagi, tempat ini akan menjadi saksinya.
Selanjutnya seporter Bonek bergeser ke Rumah Saleh Mukadar, Perum. San Diego Pakuwon City Surabaya. Seporter Bonek berhenti diperempatan Kenprak Jl. Kenjeran Surabaya. Suporter Bonek memasuki jalan pintu keluar Laguana Pakuwon Jati Surabaya dan seporter Bonek dihadang 1 Kompi sabara Polres KP3 Tanjung Perak dan dari Polsek Kenjeran.
Perwakilan seporter Bonek Andi Kristianto melaksanakan mediasi dengan Wakapolres KP3 (AKBP Anthoni Haryadi), Wakapolrestabes Surabaya (AKBP Deny), Dandim 0831/ST (Letkol Inf Dodiet), Kanit Polrestabes Surabaya (AKBP Yosep Pinora) dan Kapolsek Kenjeran (Kompol Bagus DR). Dari pihak petugas tetap tidak mengijinkan seluruh seporter Bonek untuk memasuki kawasaan Pakuwon city. Hanya perwakilan saja yang boleh masuk untuk melaksanakan mediasi.
5 (lima) orang perwakilan seporter Bonek dipimpin Andi Kristianto melaksanakan mediasi dengan Anak dari Saleh Mukadar (Hanifah dan Masithoh) didampingi Wakapolres KP3 (AKBP Anthoni Haryadi), Wakapolrestabes Surabaya (AKBP Deny), Dandim 0831/ST (Letkol Inf Dodiet), Kanit Polrestabes Surabaya (AKBP Yosep Pinora) dan Kapolsek Kenjeran (Kompol Bagus DR).
Bahwa 15 persen saham dikembalikan ke Koprasi internal Persebaya (Surya abadi Persebaya) oleh Cholid dan Soleh Mukadar. Agar Soleh Mukadar membuat surat perjanjian terbaru seperti yang dilakukan oleh Cholid Gomora. Meminta Soleh Mukadar untuk mengembalikan hak saham untuk dikelola oleh 20 club Internal Persebaya. Meminta semua permohonan Seporter Bonek disampaikan kepada Soleh Mukadar agar segera di realisasikan. Selanjutnya mereka kembali ke mess Persebaya Jl. Karanggayam Surabaya melaksanakan Konsolidasi. [/Lang)
SURABAYA ,- Terkait dengan pemberitaan pencalonan Walikota Surabaya Tri Rismaharini pada Pilkada DKI Jakarta Tahun 2017, mendapat banyak ragam reaksi dari elemen masyarakat di Kota Surabaya. Seperti dari Relawan Sosial Media dan Aliansi Perempuan Jawa Timur yang tergabung dalam Komunitas Love Surabaya diikuti sekitar 20 orang yang dipimpin oleh Sdr. Sandi, di depan Taman Bungkul Jl. Raya Darmo Surabaya, Minggu 07/08/2016.
Aksi damai tersebut, dengan membawa poster bertuliskan : Surabaya bangga punya Bu Risma, Kami cinta Bu Risma, #Tolak Risma ke Jakarta, #Bu Risma milik Surabaya. Bu Risma kerja jangan diganggu, #Tolak Risma ke Jakarta. Surabaya Go Internasional karena Bu Risma, #Tolak Risma ke Jakarta. Jangan paksa Risma ke Jakarta, Ibu di Surabaya aja. Ibu Risma jangan tinggalkan kami
Surabaya bangga dengan Risma, tolak Risma ke Jakarta, Bu Risma milik Surabaya. Bu Risma kerja jangan diganggu. Bu Risma jangan tinggalkan kami. Jangan paksa Risma ke Jakarta. Ibu Risma jangan tinggalkan kami.
Aspirasi yang disampaikan, antara lain menolak Ibu Risma mengikuti pemilihan Gubernur Jakarta. Dan meminta kepada Ibu Risma untuk tetap sebagai Walikota Surabaya dan menyelesaikan tugasnya hingga akhir masa jabatannya. Serta meminta kepada Ibu Risma agar tetap membangun Kota Surabaya menjadi lebih baik.
Dalam aksinya yang dimulai sekitar pukul 06.10 WIB, mereka melakukan penggalangan tanda tangan di atas kain putih berukuran 1x5 meter sebanyak 6 lembar kepada para pengunjung Car Free Day. Aksi Damai berakhir sekitar pukul 09.00 WIB berjalan tertib dan lancar. [/dik)
Foto : Penemuan Granat Nanas di Lokasi SMP & SMA Giki 2 Gubeng Surabaya |
SURABAYA ,- Sekitar pukul 13.00 WIB ditemukan Bom Militer berupa "Granat Tangan" jenis nanas, sehingga menghebohkan masyarakat sekitar, di Lokasi SMP dan SMA Giki 2 Kelurahan Kertajaya Kecamatan Gubeng Kota Surabaya, Kamis 04/08/2016.
Namun tempat penemuan Granat yang lokasinya hanya sekitar 5 Km dari Polsek Gubeng tersebut baru dilaporkan sekitar pukul 15.00 WIB. Selanjutnya penanganan TKP dilakukan sekitar pukul 17.41 WIB oleh AKP Budiyanto bersama Anggotanya dan Kapolsek Gubeng.
Granat Nanas ditemukan pertama kali oleh Sdr. Sujarwanto (56) pekerjaan Kuli Bangunan di atas kabel di sekitar pembangunan pagar pada saat dalam pembuatan pagar Sekolah. Spesifikasi Granat berbentuk oval, diameter 6 cm, panjang 15 cm. Granat dalam keadaan berkarat dan pinnya tidak ada, namun statusnya masih aktif.
Dilakukan langkah-langkah penanganan rencana disposal oleh Gegana, identifikasi dan pendataan serta evakuasi. [/dik]
http://mediasurabaya.com
SURABAYA ,- Sungai Rolak Wedok Kalimas Jl. Raya Ngagel Surabaya pada siang hari ini (10/07/2016) sekitar pukul 11.45 WIB memakan korban anak tenggelam. Korban bernama Abdul Ajis (14 th/Laki), alamat Jl. Simorejo No.26 Kelurahan Simomulyo Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya.
Saat itu Ahmad Sugik (13 tahun/Laki) dan Abdul Ajis (14 tahun/Laki), serta Rika (15 tahun/Perempuan) sedang mandi di pinggir Sungai. Namun anak yang bernama Ahmad Sugik tidak bisa berenang, selanjutnya Akhmad Sugik ditolong oleh temannya yang bernama Abdul Ajis.
Namun nahas, Abdul Ajis yang menolong justru tenggelam karena tidak bisa berenang, sedangkan Ahmad Sugik bisa menepi. Saat ini teman korban, yaitu Akhmad Sugik & Rika, keduanya Kos di Jl. Simo Gunung Kramat Gang 4 Surabaya dibawa ke Kantor Polsek Wonokromo untuk dimintai keterangan.
Proses pencarian korban dilakukan oleh Tim SAR dan Satlak PB Linmas Kota Surabaya di seputaran Sungai Rolak Wedok Surabaya.
Sekitar pukul 16.08 WIB korban An. Abdul Ajis telah ditemukan, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan otopsi. [/ang]
SURABAYA,- Ada suara ledakan sebelum Plaza Delta Surabaya terbakar, Salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya kembali diserang si jago merah setelah Royal Plaza, kini giliran Delta Plaza Surabaya. Asal api diduga kuat dari salah satu tempat makan yang ada di lantai dua sebut saja wrung soto. Kemungkinan adalah tabung LPG yang meledak.
Salah seorang pengujung Plaza Surabaya, M Sodiq, menyatakan kebakaran terjadi saat dirinya bersama temannya ingin berbuka puasa di kantin lantai 2. Maklum saat itu adzan maghrib sudah berkumandang. Plaza Delta Surabaya terbakar
“Sesampai di kantin, saya mendengar suara ledakan yang cukup keras. Orang-orang berhamburan keluar, begitu juga dengan saya. Saya menduga ledakan itu berasal dari kompor atau LPG,” kata Sodiq di lokasi kejadian, Sabtu (2/7/2016).
Saat ini warung Soto milik Ninik tengah distrerilisasi. Sedangkan kondisi stan soto sendiri rusak parah akibat kebakaran tersebut. Saat ini, api sudah berhasil dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Bahkan untuk memadamkan api, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan. Akibat kebakaran ini, sejumlah toko yang ada di dalam plaza tutup. Hal ini, dilakukan untuk mengantisipasi sesuatu yang tak diinginkan. Plaza Delta Surabaya terbakar
Sejumlah pengunjung terlihat masih panik. Mereka masih berada di luar mal untuk menyelamatkan diri. Pasalnya di dalam pusat perbelanjaan tersebut masih dipenuhi asap yang bisa menimbulkan batuk dan sesak nafas.
[ babatpost.com ]
![]() |
| (Ilustrasi/Sindonews) : Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki laki ditemukan mengapung di permukaan Sungai Brantas yang melintasi Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung - |
![]() |
| Korban yang duduk saat ada di Polsek Wonokromo. Foto : Bruriy suarasurabaya.net - |
![]() |
| ilustrasi |
Foto : Msby | Metropolis - Kebakaran Pabrik Krupuk & Sirup Orson di Petemon Barat Surabaya
SURABAYA, Sudah terjadi 2 (dua) kali kebakaran di wilayah Petemon Surabaya, kebakaran pertama terjadi pada hari Senin (13/06) di Jl. Simo Kwagean/perempatan Petemon Gang 11 milik Ibu Sri Wahyuni (tinggal di Sidoarjo), namun kali ini (14/06) kebakaran terjadi di obyek Home Industri Pabrik Kerupuk, Jl. Petemon Barat Nomor 171 dan Pabrik UD Levis yang memproduksi Sirup Orson di. Jl. Petemon Barat Nomor 173 Surabaya dan 3 rumah warga di Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan Surabaya, Selasa, 14 Juni 2016.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.45 WIB, saat warga sedang berbuka puasa. Kejadian saat semua pegawai home industri kerupuk sudah tidak beroperasi tiba-tiba api sudah membesar, diduga api berasal dari percikan-percikan api yg dikeluarkan cerobong dan mengenai barang-barang yang ada di Pabrik Orson dan membakar keseluruhan bangunan untuk produksi kerupuk, api semakin membesar akhirnya merembet ke 1 Home Industri minuman (syrup/orson).
Warga memadamkan api dengan alat seadanya dan petugas PMK tiba di lokasi dan langsung memadamkan api. Api juga merambat dan membakar satu rumah warga yang ada di Jl. Simo Kwagean Gang Buntu No. 18, lokasinya di belakang Pabrik Krupuk, karena akses jalan juga sempit/kampung padat penduduk api merambat ke dua rumah lagi No. 20 dan 22 RT.07 RW.01 Kel. Kupang Krajan Kec. Sawahan Surabaya. Api keseluruhan baru bisa dipadamkan pukul 21.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Petugas yang membantu proses pemadam kebakaran, meliputi : 12 Unit Baruna (PMK), Polrestabes & Polsek Sawahan, Koramil Sawahan, Salinmas & Satlak PB Kota, Dishub Kota, Dinkes Kota, Dinsos Kota, Satpol PP Kec. Sawahan, PMI, PLN, Tagana, Rapi.
Info sementara dari ketua RW.1 Simo Kwagean Bapak Sutaji, bahwa pemilik Home Industri Krupuk Ibu Apsa, sedangkan Pemilik Pabrik Orson Bapak Chandra Kurniawan.
Sedangkan Warga terdampak yang rumahnya terbakar, antara lain milik : Bapak Abdul Rojak, Bapak Basuki, Bapak Suhartono. Yang beralamatkan di Jl. Simo Kwagean Gang Buntu No.18, 20 & 22.
Untuk sementara warga yang terdampak saat ini mengungsi di balai RW.01 Simo Kwagean sebagai tempat tinggal sementara dan kesehatan. Data sementara : Penduduk asli Surabaya 7 KK 28 Jiwa, Penduduk Musiman (Pegawai Home Industri Krupuk) 3 KK 11 Jiwa.
Hingga pukul 23.00 WIB beberapa petugas masih membantu pengurusan pengungsian bagi warga terdampak kebakaran, sampai saat ini situasi masih terkendali.
[/dik]
Posted via Blogaway
Foto : MSby | Serka Masroni & Sertu MZ. Arifin dengan Barang Bukti Minuman Beralkohol -
SURABAYA,- Untuk menghormati suasana Bulan Ramadhan 1437 H., sekaligus untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dibeberapa lokasi Kota Surabaya, dilaksanakan Operasi Gabungan Skala Besar Multi Sasaran dengan melibatkan Petugas Gabungan dari Intansi Terkait, meliputi : Muspika, Jajaran Koramil di wilayah Kodim 0832/Surabaya Selatan, Polsek, dan Satpol PP, Sabtu malam sampai dengan Minggu pagi (11-12/06/2016)
Operasi Skala Besar dilaksanakan di wilayah Kecamatan : Tegalsari, Wonokromo. Karangpilang, Wiyung, Dukuh Pakis, Wonocolo, Lakarsantri, dan Sambikerep.
Sasaran operasi, meliputi : Rumah Kos, Miras, Toko, Balap Liar, Rumah Karaoke, Warung Remang, Lokasi Rawan, Rusun, dan Hotel.
Petugas telah menyita Barang Bukti (BB) 8 Krat Guinness, dan 108 Krat Bir Bintang, total 116 krat dari Toko Gariawan milik Bapak Gariawan Jl. Sepat Lidah Kulon Gang 6 RT.6 RW.3 Kel. Lidah Kulon Surabaya. Saat ini sedang dalam proses penyidikan Polsek Lakarsantri, sedangkan Barang Bukti (BB) 10 Krat diamankan di Kantor Satpol PP Kec. Lakarsantri Surabaya," kata Serka Masroni, Sertu MZ. Arifin dan Serda Nasirun, serta Serda Suyono, Sabtu 22.50 WIB.

Dilain tempat dalam operasi penertiban di Hotel Malibu Jl. Raya Ngagel No.127 Surabaya, telah terjaring 6 pasangan muda mudi," kata Pelda Subagyo Babinsa Kel. Sawunggaling, Minggu 01.00 WIB.

Patroli Gabungan Skala Besar dilanjutkan Patroli SAUR bersama warga Kel. Balas Klumprik dipimpin langsung oleh Camat Wiyung diikuti Lurah se Kecamatan Wiyung, Satpol PP, Linmas dan warga setempat di wilayah Kel. Balas Klumprik Kec. Wiyung Surabaya," pungkas Serda Sumadi Babinsa Kel. Jajar Tunggal, Minggu 01.00 WIB.

Sasaran Lapangan Sepak Bola, Rusun dan Warung di wilayah Waru Gunung, hasil nihil. Sedangkan di wilayah RT.07 RW.2 Kel. Kebraon, petugas menemukan orang mabuk dengan meminum oplosan arak An. Rifai sudah ditangani Polsek Karangpilang," kata Danramil 0832/06 Karangpilang Mayor Inf Abdul Muntolib.

Danramil Karangpilang menambahkan, Petugas juga menemukan Anak SMP Muhammaddiyah 6 Kelas 7 yang sedang mengendarai sepada motor bodong An.Iksan (13 th), alamat Prima Kebraon RT.2 RW.8 Kel. Kebraon, sudah ditangani Polsek Karangpilang," jelas Danramil, Minggu 01.09 WIB.

Patroli Gabungan menuju Plaza Graha Family Blok D 10 Rumah Makan Jepang dan menyita Barang Bukti (BB) Arak Cina sebanyak 3 Karton," kata Serma Sugeng Jaya menambahkan, Minggu 01.20 WIB.
Seperti pernah diberitakan sebelum ini, pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pelarangan Peredaran Mihol atau Miras untuk menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya telah berjalan cukup lama. Sementara Perda tersebut belum tuntas dibahas dan ditetapkan; untuk pengaturan peredaran Mihol atau Miras di Kota Surabaya, digunakan Permendag No 6/2015, untuk menjadi Perda masih menunggu pengesahan dari Gubernur Jawa Timur karena masih dikonsultasikan dulu ke Pemerintah Pusat.
Berdasarkan Surat Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur Nomor 29/MUI/JTM/V/2016 tanggal 27 Mei 2016 tentang Peryataan Sikap MUI Provinsi Jawa Timur (Jatim) Soal Perda Minuman Beralkohol. Pernyataan dukungan MUI Provinsi Jatim atas disyahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Surabaya tentang pelarangan minuman beralkohol, serta dukungan terhadap sikap Menteri Dalam Negeri. Diharapkan pernyataan sikap ini menjadi perhatian semua elemen baik Pemerintah maupun masyarakat sebagai upaya mencegah dekadensi moral yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Surat Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur tersebut ditujukan kepada Gubernur Jawa Timur, dengan tembusan : Ketua DPRD Provinsi Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Kakanwil Kemenag Jatim, Bupati/Walikota se Jawa Timur, Dewan Pimpinan MUI Kabupaten/Kota se Jawa Timur.
[MCDim0832_Srt Ags]
[/Bip]
Posted via Blogaway
Probolinggo - Seorang pria ditemukan tewas penuh luka di sekujur tubuhnya menggegerkan warga. Korban, Mahrus (32) warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, ditemukan tewas setelah carok dengan Ali, warga Kebun Sari.
Melihat korban tewas berlumuran darah di ruang jenazah RSU dr Moh. Saleh Probolinggo, sang ibu langsung histeris dan pingsan. Kakak ipar korban, Mukhlas mengaku sebelum ditemukan tewas, korban berpamitan menemui seseorang menyelesaikan utang piutang, menggadaikan sepeda motor.
"Pamitnya ya mau menemui seseorang masalah utang. Tapi tak lama ditemukan mati dengan luka bacok," kata Mukhlas di kamar jenazah, Sabtu (11/6/2016).
Informasi yang dihimpun dari kesaksian warga, sebelumnya ada 5 orang terlibat cek cok di sekitar Gang Semeru. Saat itu satu pria dikeroyok 4
orang hingga ke tengah lahan jagung. Setelah itu dua orang roboh dan tiga lainnya melarikan diri.
Tim Inafis Polres Probolinggo langsung melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti. Sementara selain satu orang tewas, satu pria yang juga lawan korban kritis karena mengalami luka bacok. Kini dirawat di RS Dharma Husada. Polisi hingga kini masih memburu 3 pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi dan meminta keterangan saksi-saksi. (fat/fat)
[ detik.com ]
![]() |
| (Dhimas Prasaja/Liputan6.com) |
SURABAYA,- Kebakaran melahap 2 (dua) Ruko Drum Spec dan Lovely Corpin Tour & Travel di Villa Bukit Mas Blok RF No.7 Jl. Abdul Wahab Siamin Surabaya. Dugaan sementara karena hubungan arus listrik (konsleting), Sabtu 28/05/2016 pukul 20.45 WIB.
Pemilik salah satu Ruko Drum Spec, Roby (30), pada saat kejadian pemilik Ruko tidak ada di tempat. Ketika api menyala diketahui oleh Security Perumahan Villa Bukit Mas yang sedang Jaga Malam.
Kemudian Security melaporkan ke Pengurus Perumahan, selanjutnya langsung ditindak lanjuti melalui telpon untuk menghubungi Pemadam Kebakaran Wiyung dan Pemadam Kebakaran Pasar Turi.
Api dapat dipadamkam sekitar pukul 21.55 WIB, diperkirakan kerugian mencapai kurang lebih 1 Milyar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, selanjutnya ditangani oleh Polsek setempat.
***Ang***