Forkopimka Karangpilang Adakan Malam Cangkrukan Bersama Masyarakat
tanah di Kedurus.
SURABAYA ,- SMK PGRI 13 yang terletak di Jalan Sidosermo PDK IV E/2 Surabaya, pada pagi tadi melaksanakan Pembukaan PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah) Peserta Didik Baru Kelas X Tahun Pelajaran 2017-2018, Rabu (19/07/2017).
PLS dibuka langsung oleh Dandim 0832/Surabaya Selatan Letkol Inf Arynovian Hany Sampurno selaku Irup (Inspektur Upacara). Sedangkan sebagai Danup (Komandan Upacara) yaitu Siswa An. Aldi Aprilyanto Kelas XII TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) II.
Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan ucapan terima kasih telah diberi kesempatan untuk menjadi Irup. Kegiatan ini merupakan kerjasama Sekolah dan Kodim 0832/Surabaya Selatan sebagai bentuk sinergi di lingkungan pendidikan.
Dalam pelaksanaan PLS SMK PGRI 13 ada materi Pengenalan Lingkungan sekolah, Karakter dan Tata Krama, Wawasan kebangsaan, Baris berbaris, green and clean, outbound, dll.
Sedangkan Kepala Sekolah Dra. Sri Wiludjeng, MM, saat diwawancarai oleh awak media mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan PLS SMK PGRI 13 memang beda dari tahun kemarin. Kalau dulu rutin oleh Kepala Sekolah, tapi sekarang ada warna baru dan perubahan baru yang lebih positif karena bersinergi dengan Kodim Surabaya Selatan. Dandim 0832 Letkol Inf Arynovian Hany Sampurno yang langsung membuka di lapangan dan selanjutnya memotivasi Kelas X di Aula.
Untuk pelaksanaan PLS yang mana SMK PGRI 13 bersinergi dengan Kodim, ini yang sangat betul-betul saya harapkan, karena biar ada perubahan. Namun tujuan yang utama atau pokok itu tidak menyimpang dari rambu-rambu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Antara lain, materi pokok yaitu Wawasan Kebangsaan. Dan ini saya banyak menimba ilmu dari Bapak Kodim di situ ada Pancasila, UUD 1945 dan bahkan ada Matematika Pancasila.
Selanjutnya adalah pendidikan karakter dan tata krama, sehingga kita bersinergi dengan Kodim karena pembentukan karakter merupakan kompetensi yang paling pokok diharapkan oleh Bapak Menteri kita di semua dunia lembaga pendidikan. Ditambah lagi dari rambu-rambu Dinas Pendidikan Provinsi yakni narkoba, supaya adik-adik peserta didik baru Kelas X SMK PGRI 13 mengetahui bahaya narkoba. 4 Rambu-Rambu ini sesuai apa yang diharapkan oleh Bapak Dr. Saiful Rachman, MM, M.Pd., selaku Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur untuk bisa disinergikan dengan Kodim.
Sesuai jadual, kegiatan PLS di Sekolah yang sudah Terakreditasi "A" tersebut dilaksanakan mulai hari Rabu-Sabtu pada tanggal 19-22 Juli 2017 pukul 06.30 WIB sampai selesai. Sebagai Pelatih atau Pembina PLS, yaitu dari Kodim 0832 dan Pihak Sekolah.
Meliputi materi Visi Misi Sekolah, Pengenalan Sekolah & Kompetensi Keahlian, Karakter & Tata Krama, Baris Berbaris, KWU (Kewirausahaan), Wawasan Kebangsaan (materi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika), Bahaya Narkoba, Keagamaan, Kepemimpinan, Karya Bakti / Green & Clean, Pramuka dan Table Maner, serta Evaluasi/OSIS.
Materi yang diberikan dalam PLS tersebut sudah sesuai dengan Visi SMK PGRI 13 yakni untuk menjadi Sekolah Menengah Kejuruan yang Berstandart Nasional dan Internasional, serta untuk menghantarkan peserta didik menjadi tamatan yang mampu mengembangkan sikap profesional berbudi pekerti luhur dan mampu berkompetisi di era global.
Perlu diketahui, SMK PGRI 13 Surabaya pada Tahun Pelajaran 2017-2018 ini mempunyai 4 (empat) kompetensi keahlian, meliputi :
1. Administrasi Perkantoran (APK),
2. Pemasaran (PM),
3. Teknik Komputer Jaringan (TKJ), dan
4. Desain Komunikasi Visual (DKV).
Turut hadir dalam kegiatan Pembukaan PLS Peserta Didik Baru Kelas X Tahun Pelajaran 2017-2018 SMK PGRI 13 yaitu para Guru, Siswa dan Siswi Kelas X berjumlah 196 Orang, serta Danramil 0832/07 Wonocolo Mayor Arh Suwanto beserta Anggota, maupun Mahasiswa/Mahasiswi Unesa yang sedang melaksanakan KKN.
[/Ang]
mediasurabaya.com ,- Jalan Sehat Heroik memperingati Hari Pahlawan dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-68 Kodam V/Brawijaya Tahun 2016. Rute : Kodam - KBS - Kodam. Penyelenggara Kodam V/Brawijaya, Walikota Batu, PD XIII GM FKPPI, Minggu 18/12/2016.
Hiburan Band Orkes Ardeta, Artis Ibukota, dll. Kupon Gratis, Start pukul 06.41 WIB, diberangkatkan oleh Walikota Batu H. Eddy Rumpoko didampingi Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Rahmat Pribadi dan Ketua Umum Pengurus Daerah (PD) XIII GM FKPPI Jawa Timur R. Agoes Soerjanto.
Diikuti oleh ribuan peserta terdiri dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, POLRI, FKPPI, PPM, SKPD Jawa Timur dan Masyarakat.
Hadiah 200 juta terdiri dari Daihatsu Ayla, Paket Umroh, Kulkas, TV, Sepeda Gunung dan Ratusan Doorprize.
Hadiah khusus uang tunai total Rp. 10 juta untuk peserta berkostum unik dan berpenampilan terheroik bertem perjuangan.
[/Dik]
mediasurabaya.com ,- Bertempat di Masjid Raden Rahmad Kodim 0832/Surabaya Selatan Jl. Tegalsari 89 Surabaya, dilaksanakan kegiatan Do'a Bersama Kodim 0832 dalam rangka terciptanya situasi kondusif, aman dan damai diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Minggu 20/11/2016.
Dengan didahului Sholat Maghrib berjama'ah, selanjutnya Drs. KH. Taryono Iksan sekaligus memimpin Do'a Bersama Kodim 0832/Surabaya Selatan untuk memohon kepada Allah SWT demi keutuhan NKRI yang kita cintai ini.
"Pada kegiatan Do'a Bersama Kodim 0832 diharapkan terciptanya situasi kondusif, aman dan damai diseluruh wilayah NKRI, khususnya wilayah Surabaya dalam situasi aman dan damai. Terima kasih kepada Anggota dan keluarga, serta masyarakat, semoga diijabahi oleh Allah SWT dan membalas ketulusan para jama'ah", kata Dandim 0832/Surabaya Selatan Letkol Inf Arynovian Hany Sampurno sesaat setelah selesai dilakukannya do'a bersama.
Selain Dandim 0832, turut hadir pada kegiatan do'a bersama, yaitu Kasdim 0832 Mayor Arh Sumarjo, S.Sos., Danramil, Perwira Staf, dan diikuti Jama'ah terdiri dari Personil Militer dan PNS Kodim 0832 beserta Jajaran Koramil, serta PPM, FKPPI dan Masyarakat.
[/Dik]
mediasurabaya.com ,- Kelompok Petani Sri Lestari Kelurahan Wiyung mendapatkan pendampingan dari Babinsa Koramil 0832/06 Karangpilang. Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa terkait dengan Masa Tanam (MT.III) di lahan sawah Bapak Kateri, luas 1,5 Ha, usia tanam padi 2 bulan lebih 1 Minggu, Jumat (18/11/2016)
Dari hasil pengamatan dan pendampingan, Serma Sugeng Hariyono menerangkan, saat ini kondisi tanaman bagus bebas hama penyakit serta sistem pengairan lancar. Dengan bersepeda pada siang hari itu, Babinsa juga melanjutkan dialog santai bersama petani lainnya.
" Hal ini dilakukan guna menggali informasi kendala di lapangan untuk di sampaikan kepada PPL Kecamatan serta Komando atas. Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada kendala yang berarti, sehingga cukup diselesaikan intern antara PPL, Pok Tani", kata Serma Sugeng Hariyono Bintara asal Mojokerto, yang saat itu didampingi rekannya dari Polsek Wiyung Bhabinkamtibmas Bripka Heru Susanto.
Kepada Bapak-Bapak petani semua, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasamanya yang baik selama ini. Doa kami semoga musim panen berikutnya mendapatkan hasil yang melimpah, sehingga petani semakin sejahtera. Serta Program Pemerintah Pusat dapat tercapai sesuai dengan harapan kita bersama yaitu terwujudnya Swasembada Pangan dan Mandiri Pangan, serta Merdeka Pangan secara NASIONAL.
Selamat Bekerja, Salam Pertanian.
[/Dwi]
Foto : MSby - Seminar Mengulas Kembali Sejarah Perjuangan TNI |
SURABAYA ,- Pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-71 TNI Tahun 2016, dilaksanakan Seminar dengan mengusung tema "Mengulas Kembali Sejarah Perjuangan TNI". Sebagai Narasumber, yaitu Dosen Universitas Brawijaya (Unibraw) Drs. Agus Sunyoto, M.Pd. dan Rektor Unmer Surabaya M. Roesli, S.H.,M.Hum, serta Ketua PPAD Surabaya Kolonel (Purn) Yos Suharto. Dan ikuti oleh Peserta Undangan berjumlah sekitar 150 Orang, sebagai penanggung jawab Dandim 0832/Surabaya Selatan Letkol Inf Bangkit Rahmat Tri Widodo., M.Si., (Han)., M.A., di lantai 2 Aula Universitas Merdeka (Unmer) Jl. Ketintang Madya VII No.2, Jambangan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa 04/10/2016.
Mengawali Acara Seminar, para Peserta menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan sambutan oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya yang diwakili oleh Kasrem Letkol Inf Hery Suprapto, mengucapkan terima kasih kepada Narasumber dan Peserta sekalian yang sudah hadir dalam seminar ini. Sejarah bukan hanya peristiwa di masa lalu, namun untuk menyegarkan kembali dalam memotivasi jiwa kejuangan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Dengan kondisi bangsa pada awal kemerdekaan, sehingga ABRI pada saat itu memiliki peranan dalam Dwi Fungsi ABRI sebagai kekuatan pertahanan dan sosial politik. Saat ini TNI sebagai alat pertahanan negara dengan peranan Operasi Militer Untuk Perang dan Operasi Militer Selain Perang. Pada hari ini Seminar secara resmi dinyatakan dibuka.
Prakata pelaku sejarah oleh Kolonel (Purn) Yos Suharto, ditinjau dari aspek sejarah, TNI yang sejak semula memiliki semboyan Tentara Pejuang yang berasal dari rakyat, tidaklah lahir sebagai institusi negara begitu saja seiring pembentukan Negara Indonesia. Sumpah Pemuda 1928 sebagai tonggak sejarah, sehingga sejarah tidak boleh dilupakan. Jiwa kejuangan jangan sampai luntur, sehingga menghormati kepada bendera Merah Putih salah satu mencintai kepada negara. TNI lahir dari rakyat, sehingga TNI adalah berjuang untuk rakyat seperti halnya yang dilakukan oleh sikap kejuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam bergerilya demi kemerdekaan rakyat, negara dan bangsa dari penjajahan saat itu.
Mari kita bersama-sama untuk melaksanakan tugas negara dan tidak mengenal usia sebagai Cadangan Nasional (Cadnas). Besok pagi tanggal 5 Oktober 2016 adalah hari dimana TNI lahir, sehingga jangan bertanya kenapa TNI ikut mengecek harga pangan, membantu petani dan ikut membangun rumah, karena TNI juga mempunyai tugas-tugas sebagai Operasi Militer Selain Perang untuk menjaga kelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tidak boleh ditawar lagi," kata Kolonel (Purn) Yos Suharto, menambahkan.
Seminar session I dengan tema Perjalanan Sejarah TNI mulai 1945-1966 oleh Drs. Agus Sunyoto, M.Pd., Sejarah Bangsa Indonesia mulai perjuangan kedaerahan tahun 1512, hingga tonggaknya Sumpah Pemuda tahun 1928 adalah perjuangan dengan tujuan sama yaitu mengusir penjajah dan Kemerdekaan Indonesia. Perkembangan perjuangan telah melahirkan pejuang-pejuang bangsa yang terorganisir dan diawali dengan Pembela Tanah Air (PETA) atas prakarsa Saiko Shikikan Jepang dengan mengeluarkan Osamu Osirei tentang pembentukan Boej Gyu Gun Kanbu Renseitai atau Tentara Sukarela Pembela Tanah Air (PETA).
Perjuangan Pesantren juga ikut serta dalam perjuangan kemerdekaan, pembentukan BKR yang kemudian menjadi TKR dan TNI. Para Kyai dan Tokoh-Tokoh Pesantren yang terdiri di Kesatuan PETA dan Hizbullah dan Sabilillah memiliki peran vital dalam pembentukan TNI. Saat ditetapkan Pancasila sebagai azas tunggal dalam negara dan bermasyarakat, kalangan muslim tradisional maju ke Garda terdepan dan menyatakan bahwa NKRI falsafah Pancasila dan UUD 1945 adalah bentuk final negara yang didealkan umat islam indonesia. Kalangan muslim tradisionil menolak kalangan muslim modernis dan fundamentalis yang menghendaki diberlakukannya Syariat Islam di Indonesia," urai Drs. Agus Sunyoto.
Dilanjutkan Seminar sesion II dengan tema Hubungan TNI dengan Unmer Surabaya oleh Rektor Unmer Surabaya M. Roesli., S.H., M.Hum. Lahirnya Unmer Surabaya berawal pada tahun 1963 dengan nama Universitas Bung Karno (UBK), kemudian berubah nama menjadi Universitas Hati Nurani (Univ. Hanura), tahun 1972 diintegrasikan dengan Unmer Pusat Malang dan 1983 Unmer Surabaya dengan membentuk Yayasan Universitas Merdeka Surabaya.
Nilai-nilai dan semangat Bhirawa Anoraga diantaranya, Fungsi Pertahanan Ideologi Negara yaitu Kubu pertahanan ideologi negara dalam mempertahankan, mengamankan dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945. Fungsi lembaga ilmiah yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Itulah yang melandasi Unmer Surabaya bersinergisitas dengan TNI Kodam V/Brawijaya," ujar M. Roesli.
Peserta diberikan kesempatan, Sesi tanya jawab dengan moderator Ibu Yeni Ika Pratiwi, S.Tp., M., Agr, (Dosen Unmer Surabaya).
Penanya :
Sdr. Agus (Perhimpunan Mahasiswa Katolik), barometer sejarah untuk pemerataan keamanan dan pembangunan, dimana kami sebagai minoritas ?
Jawaban Narasumber :
Kolonel (Purn) Yos Suharto, jangan anda merasa minoritas. Bangsa ini adalah satu untuk seluruh bangsa Indonesia. Jadi jangan pernah berfikir anda sebagai minoritas. Karena jika merasa minoritas, hal ini akan menjadi celah bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa Indonesia. Maka dari itu, seluruh bangsa indonesia harus mengetahui sejarah perjuangan bangsa. Jangan pernah berfikir terkotak-kotak.
Drs. Agus Sunyoto, M.Pd., pada jaman dahulu kelompok mayoritas malah lebih sering kalah. Mayoritas penduduk di indonesia beragama islam. Tetapi ketika merancang konsep negara, orang islam tidak menuntut bahwa indonesia harus berlandaskan islam. Tahun 1948 ada restrukturisasi dan rerasionalisasi, yang menjadi TNI harus mempunyai ijasah sekolah. TNI harus dipimpin oleh orang-orang yang memiliki latar belakang pendidikan (bersekolah). Banyak pengorbanan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok mayoritas. Jadi jangan pernah berpikir tentang mayoritas minoritas.
Penanya :
Sdr. Ahmad Rizal (Mahasiswa Unesa), TNI menjadi Profesional dan diakui dimata dunia belajar dari mana ?
Jawaban Narasumber :
Drs. Agus Sunyoto, M.Pd., dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air lebih berpikir maju kedepan dan lebih mencintai sejarah perjuangan bangsa indonesia.
Penanya :
Sdr. Rony (Fakultas Hukum Semester VII Unmer Surabaya), bagaimana menumbuhkan rasa cinta kepada Bangsa melalui sejarah ?
Jawaban Narasumber :
Kolonel (Purn) Yos Suharto, dimanapun TNI berada, diperbatasan atau di pelosok, dia akan menjadi tokoh disitu. Pelajari sejarah bangsa, karena dengan mempelajari sejarah, maka kita akan paham bagaimana perjuangan TNI. Bentuk diri sendiri yang profesional dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.
Drs. Agus Sunyoto, M.Pd menambahkan, harus ada perubahan, dan perubahan itu berasal dari pendidikan. Harus ditanamkan rasa bangga terhadap bangsa Indonesia sejak anak-anak masih kecil. Mayoritas penduduk indonesia dalam sejarah perjuangan bangsa adalah muslim, namun muslim menerima agama minoritas lainnya dengan satu tujuan yaitu kemerdekaan Indonesian dari situlah lahir TNI yang profesional dan diakui dimata dunia.
Penanya :
Sdr. Alfan (Pusura Surabaya), sejauh mana teknologi informasi dikendalikan oleh TNI. Karena teknologi informasi saat ini sangat-sangat memutar balikan sejarah yang dapat memecah belah bangsa dan negara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Jawaban Narasumber :
Kolonel (Purn) Yos Suharto, saat ini sedang dibahas oleh Mabes AD, AL, AU untuk membuat jaringan teknologi informasi dalam menyebarkan informasi yang benar secepat mungkin kepada seluruh rakyat Indonesia dalam mengcounter proxy war. Bapak Danrem akan selalu terbuka untuk berdiskusi dengan rekan-rekan Mahasiswa.
Penanya :
Andreas (Univ. Negeri Surabaya), sejauh ini kita melihat Information and Technology (IT) kita jauh tertinggal dibanding negara lain. Dari kalangan Akademisi, bagaimana kita meningkatkan cinta tanah air.
Jawaban Narasumber :
M. Roesli, SH., M.Hum., IT penting bagi kita. Tidak semua informasi kita serap, harus difilter karena sekarang ada Undang-Undang Informatika.
Kesimpulan Seminar "Mengulas sejarah perjuangan TNI", bahwa TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan. TNI mempunyai fungsi dan tugas yang diatur dalam Undang-undang No.34 Tahun 2004. TNI memegang peranan yang penting yaitu sebagai salah satu alat negara khususnya di bidang pertahanan. Fungsi TNI penangkal terhadap ancaman bagi kedaulatan, keutuhan, serta keselamatan bangsa Indonesia. Sebagai penindaklanjut terkait ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan, keutuhan serta keselamatan bangsa Indonesia. Pemulih kondisi keamanan Negara Republik Indonesia
TNI AD/AL/AU mulai menggunakan teknologi atau jaringan yang terbaru dalam rangka menyebarluaskan informasi kepada seluruh masyarakat Indonesia.
NKRI Harga Mati .......
Tidak ada kelompok Minoritas dan Mayoritas di Negara Indonesia.
Selesai sesi tanya jawab dan sebelum diakhirinya acara Seminar, Kasrem 084/BJ memberikan cinderamata kepada ketiga Narasumber. Dan dilakukan foto bersama, selanjutnya ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri.
Hadir pada acara Seminar, yaitu Kasrem 084/Bhaskara Jaya beserta Staf, Dandim 0830/Surabaya Utara, Dandim 0831/Surabaya Timur, Dandim 0832/Surabaya Selatan, Kasatbinmaspol Polrestabes Surabaya, Bakesbang Kota Surabaya, Perwakilan FKPPI Surabaya beserta 10 Anggota, Ketua PPM Surabaya beserta 4 Anggota, Ketua Pusura beserta 4 Anggota, Ketua Banser Surabaya beserta 4 Anggota, Ketua Resimen Mahasiswa Unesa beserta 4 Anggota, Perwakilan Saka Wira Kartika 5 Orang, Ketua PPAD beserta 5 Anggota, Ketua Veteran Surabaya beserta 5 Anggota, Kepala SMA Kartika IV-3 beserta 5 Orang Guru, Dandenhubrem 084/Bhaskara Jaya, Dandenpal 05-12-03, Dandenzibang 1/V, Ajenrem 084/Bhaskara Jaya, Dandenkes 05.04.04, para Dekan Unmer Surabaya, Ketua UK3 Unmer Surabaya, Ketua UKM Futsal Unmer Surabaya, Ketua UKM Pencak Silat Unmer Surabaya, Ketua UKM Seni Tari Unmer Surabaya, Ketua Himapa Unmer Surabaya, para Ketua BEM Fakultas Unmer Surabaya, Ketua BEM Unair, Unesa, Ikip Widya Darma Surabaya, Universitas Sunan Giri, Universitas 17 Agustus, Unusa, Unesa, Unitomo, Ubhara, Umaha dan Ubaya, serta Uinsa Surabaya, Ketua GMHI Cab. Surabaya, Unair, Unesa Surabaya, Ketua PMII Ubhara & Uinsa Surabaya, Ketua DPC PMKRI & GMKI Cabang Surabaya, Ketua DPM Unesa Surabaya.
(MCDim0832_Srt Ags)
[ Kodim 0832 ]
http://mediasurabaya.com
SURABAYA,- Ngopi Seruput Serentak bersama TNI dan Rakyat, serta pagelaran wayang kulit dengan mengangkat tema "BERSAMA RAKYAT TNI KUAT" yang diikuti oleh sekitar 10 ribu Orang terdiri dari TNI dan POLRI, serta Rakyat dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana, S.Ip., di lapangan Makodam V/Brawijaya Jl. Raden Wijaya No. 1 Surabaya, Sabtu 01/10/2016.
Mengawali acara didahului dengan Registrasi Pra acara colour soul akustik/pembagian dan penukaran kupon bingkisan Souvenir. Dilanjutkan dengan demo Barista dan Colour Soul Akustik tiap 15 menit dan menikmati panggung hiburan (Group Musik Alkiswah) dari Surabaya.
Setelah Gubernur Jawa Timur (Jatim) dan Pangdam V/Brawijaya, serta Kapolda Jatim, maupun Tamu Undangan VIP tiba di lokasi dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Pembacaan doa oleh KH. Muji Hasim (PW GP.Ansor Provinsi Jatim), selanjutnya penampilan tarian Jawa Timur (Jatim) sebagai pembuka yaitu Tarian Remo.
Laporan Ketua Panitia Pelaksana Ngopi Ser-Ser (Seruput Serentak) dan Festival Wayang Nusantara Wagub Jatim Syaifulloh Yusuf, bahwa dengan terlaksananya kegiatan Ngopi Ser-Ser, maka akan semakin cinta masyarakat kita kepada hasil lokal. Apabila saya katakan kopi Jatim adalah kopi terbaik di Indonesia. Sarana Ngopi Ser-Ser ini dapat menciptakan keharmonisan antara TNI-POLRI dan Rakyat. Targetnya adalah pemecahan Rekor Muri, TNI-POLRI dan masyarakat sebagai pemecah terbanyak yang pernah dilaksanakan di Aceh.
Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan sambutannya, perlu kita pahami bahwa TNI berasal dari Rakyat. Nilai luhur TNI pun tidak bisa lepas dari Rakyat. Kegiatan ngopi bersama ini sangat mendukung dan menanamkan kecintaan terhadap produk lokal. Karena Indonesia adalah No.3 di Dunia sebagai penghasil kopi. Ser-Ser ini didukung oleh 1.200 Lapak Warung Kopi dan ribuan Rakyat Jawa Timur. Semoga benar-benar acara ini dapat memecahkan Rekor Muri. Setelah giat Ser-Ser ini, akan kita teruskan dengan Pagelaran Wayang Kulit, karena sebagai budaya yang perlu dijaga bersama.
Dilanjutkan sambutan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum., atau yang akrab disapa Pakde Karwo, TNI adalah salah satu kekuatan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tidak lupa, bahwa Rakyat adalah induk dari TNI. Karena itu, TNI tidak akan lepas dari Ibunya. Bertemunya TNI dan Rakyat, adalah salah satu kegiatan yang akan memupuk dan menjaga NKRI. Sehingga NKRI terjaga, dan tidak dapat di ganggu dari manapun.
Selepas sambutan, diisi dengan Stand Up komedi Cak Lontong, dilanjutkan Live Report persiapan Ngopi Ser-Ser dari Gresik dan Sidoarjo, serta Mojokerto. Sekitar pukul 21.15 WIB, pelaksanaan Countdown Ngopi Ser-Ser (Seruput Serentak) bersama 1.200 Warung Kopi dan sekitar 24.000 Rakyat dan TNI. Secara langsung, bersama-sama Masyarakat Surabaya, Gresik dan Mojokerto, serta Sidoarjo. Dilanjutkan dengan acara Launching Website dengan alamat www.ngopibareng.id.
Pernyataan dari TIM MURI, bahwa kegiatan ini dengan bangga dan hormat musium rekor muri menetapkan kegiatan ini memenuhi rekor muri. Dilanjutkan penyerahan Piagam Rekor Muri di Indonesia "Ngopi Seruput Serentak" di Warung terbanyak, kepada Panglima TNI, yang diwakili oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana, S.Ip. Penyerahan Piagam MURI kepada Komandan Armatim Laksda TNI Darwanto, SH., NAP. Penyerahan Piagam MURI kepada Komandan Pangkalan Udara Abdurahman Saleh Marsma TNI H. RM. Djoko Senaputro SE. Penyerahan Piagam MURI kepada Wakil Gubernur Syaifulloh Yusuf. Penyerahan Piagam MURI kepada Perwakilan PT. Kapal Api dan Penyerahan Piagam Rekor Muri kepada Perwakilan PT. Gudang Garam.
Sebelum Pagelaran Wayang Kulit dimulai pukul 21.35 WIB, penyerahan Gunungan dari Gubernur Jatim Pakde Karwo disaksikan oleh Pangdam, Kapolda, Pangarmatim, Dan Lanud kepada Ki Dalang Anom Suroto. Sebagai tanda dibukanya Festival Wayang Nusantara Tahun 2016 dengan Lakon "LAMPAHAN WAHYU CAKRANINGRAT".
Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana, S.Ip., Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji, Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum., Wagub Jatim H. Syaifullah Yusuf, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, Dan Lanudal Marsma TNI. H. RM. Djoko Senaputro Putra, Kasdam V/Brawijya Brigjen TNI Rahmad Pribadi, Para Asisten dan Staf Kodam V/Brawijaya, Para Asisten Staf Lantamal, Para Staf Provinsi Jatim dan Muspida Surabaya, Perwakilan Prajurit TNI dan Polri beserta Rakyat.
[/Dik]
SURABAYA ,- Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-71 TNI dan Hari Kopi Internasional, Kodim 0832/Surabaya Selatan mengerahkan Personil Koramil 0832/01 s.d. Koramil 0832/08 dalam rangka "Ngopi Seruput Serentak Bersama TNI Dan Rakyat", sebagai pendamping Ormas, FKPPI, PPM dan Linmas yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 01 Oktober 2016 pukul 19.00 WIB di Lapangan Kodam V/Brawijaya Jl. Raden Wijaya Surabaya.
Untuk mendukung dan mensukseskan acara tersebut, Bintara Pembina Desa (Babinsa) mulai beberapa hari ini langsung turun ke wilayah binaan guna mengajak warga untuk berpartisipasi. "Pemberitahuan disampaikan kepada warga Kelurahan Karangpilang, terkait rencana ada kegiatan kopi seruput di Warkop Bang Djalil, Arohan Caffee dan Giras Andalas, serta Barokah yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 01 Oktober 2016 pukul 19.00 WIB di wilayah RT.04 RW.03 Kelurahan Karangpilang," kata Babinsa Koramil 0832/06 Karangpilang Serka Sasmito HP, pada waktu itu bertamu di Rumah Bapak Basori Ketua RT.04 RW.03 Jl. Karangpilang Barat, Sabtu 24/09/2016.
Serma M. Chodjim juga menambahkan, bahwa rencana kegiatan ngopi tersebut juga akan diikuti oleh Masyarakat dan Tokoh Masyarakat (Tomas), serta Tokoh Pemuda (Toda)," pungkasnya, saat berkunjung ke salah satu warung dan berbincang-bincang dengan Bapak Daud warga Kelurahan Peneleh.
Seperti yang telah disampaikan disalah satu Konten Media Online oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul. "Peran Warung Kopi sungguh sangat besar dalam mendongkrak perekonomian rakyat. Jika ada 50.000 Warung Kopi saja di Jawa Timur ini dengan omset rata-rata Rp.1.000.000/hari, maka tidak kurang ada putaran uang sekitar 50 Milyar Rupiah/hari.
Itu kalau dikalikan setahun, setara dengan 18 Triliyun Rupiah. Untuk menghormati dan mengapresiasi para pemilik warung dan penikmat kopi, saya Saifullah Yusuf ingin mengajak saudara-saudara semua untuk mensukseskan Ngopi Ser-Ser (Seruput Serentak) dalam rangka 1 Oktober sebagai Hari Kopi Internasional. Ayo Rek kita sukseskan ngopi bareng ini untuk kemajuan Jawa Timur (Jatim)", pungkasnya,
Kegiatan Ngopi Ser-Ser (Seruput Serentak) dengan mengusung tema "Dalam Secangkir Kopi Ada Sejuta Solusi, Pemecahan Rekor MURI" Ngopi Bareng 24.000 Orang, 1.200 Warung, 20 Orang Tiap Warung. Dimeriahkan oleh Cak Lontong, Kartolo CS dan Dalang Ki Anom Suroto.
(MCDim0832_Srt Ags)
[ Kodim 0832 ]
http://mediasurabaya.com
SURABAYA ,- Anggota Militer dan PNS Kodim 0832/Surabaya Selatan beserta Koramil 0832/01 s.d. 0832/08, mengikuti kegiatan Penyuluhan Kesehatan Triwulan III TA.2016 dengan tema "Bahaya Merokok" yang disampaikan oleh dr. Elina Damayanti Denkesyah Surabaya. Dihadiri oleh Kasdim Mayor Arh Sumarjo, S.Sos., Danramil beserta Wadanramil dan Perwira Staf, Rabu 24/08/2016.
Sebelum penyuluhan dimulai, Kasdim Mayor Arh Sumarjo, S.Sos, menyampaikan permintaan maaf Dandim 0832/Surabaya Selatan Letkol Inf Bangkit Rahmat Tri Widodo, M.Si. (Han), MA. tidak bisa hadir, karena sedang memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada Karyawan Citraland di Lakarsantri.
Penyuluhan yang dilaksanakan pagi hari ini, dr. Elina Damayanti menyampaikan bahwa rokok telah membunuh 1 dari 2 pengguna jangka panjang. Secara global, pada tahun 2009 rokok telah membunuh 6 juta orang. Sedangkan di Indonesia, pada tahun 2001 rokok sudah membunuh 427.928 orang. Saat ini jumlah perokok di dunia sekitar 1.3 milyar orang. Indonesia adalah konsumsi terbesar ke 3 setelah Cina dan India. Dan 46% perokok di ASEAN berada di Indonesia.
Lebih lanjut dr. Elina Damayanti menjelaskan, sejarah rokok sudah dikenal oleh Suku Indian sejak 2000 tahun yang lalu. Awalnya sebagai sarana peribadatan (ritual). Rokok ditemukan oleh Christopher Colombus dan dibawa pulang ke Eropa. Setelah itu menyebar ke seluruh dunia, dan selanjutnya dibawa ke Indonesia oleh para penjajah Belanda sekitar abad ke 18.
Masyarakat tentu sudah tahu, bahwa rokok adalah hasil olahan tembakau yang dibungkus, termasuk cerutu atau bentuk lain seperti cangklong, shisha, maupun susur. Namun yang perlu diketahui, bahwa sebanyak 400 jenis diantaranya adalah termasuk zat berbahaya dan 43 jenis yang tergolong karsinogenik (zat penyebab kanker).
Mengapa sulit berhenti merokok ? Hal ini disebabkan nikotin bekerja di otak yang akan merangsang pelepasan zat Dopamine yang memberikan rasa nyaman yang menyebabkan rasa ketergantungan. Ketika seseorang tidak merokok, maka terjadi gejala putus nikotin seperti rasa tidak nyaman, sulit konsentrasi, mudah marah. Sehingga untuk mempertahankan rasa nyamannya, timbul dorongan untuk merokok kembali, inilah yang disebut dengan kecanduan.
Prosesnya, yaitu nikotin masuk ke paru-paru dan diserap oleh darah. Dan dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh termasuk ke otak. Selanjutnya nikotin masuk mengikuti aliran darah ke otak. Aktifitas merokok berbahaya bagi perokoknya, namun lebih berbahaya bagi orang-orang yang berada di sekitarnya karena akan menjadi perokok pasif. Perokok akan memberikan asap sampingan dan asap yang dihembuskan dikeluarkan lagi oleh perokok, sehingga dihirup oleh perokok pasif," jelas dr. Elina Damayanti.
Mengapa remaja menjadi target industri rokok ? Karena remaja diharapkan menjadi pengganti para perokok yang nantinya akan meninggal (regenerasi). Karena industri rokok mengharapkan rentang waktu merokok remaja lebih panjang, sehingga mereka mendapatkan keuntungan yang lebih besar (durasi). Industri rokok berlomba-lomba memperkenalkan merknya kepada remaja. Karena mereka sangat memahami, bahwa remaja akan setia (loyal) pada merk rokok pertama yang mereka hisap.
Bahaya merokok bagi kesehatan, seperti penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan penyakit jantung (serangan jantung), hipertensi yang mengakibatkan stroke, kanker paru-paru, larynk, kerongkongan, prematur, abortus, ketagihan fisik, psikis, ganggren (jari-jari membusuk), pintu masuk narkoba, impoten.
Merokok dekat dengan anak, sangat berbahaya bagi mereka. Dan bagaimana caranya menghindari ajakan merokok ? Hindari berkumpul dengan teman-teman yang merokok. Jangan takut mengungkapkan, bahwa kamu tidak suka merokok dan katakan dengan sopan, agar kamu tidak dijauhi oleh teman yang perokok.
Perbanyak mencari informasi, tentang bahaya merokok dari berbagai sumber. Yakinkan dirimu, bahwa rokok bukan sarana pergaulan. Hindari barang-barang atau kegiatan yang mengandung unsur sponsor atau promosi rokok," himbau dr. Elina Damayanti.
Ia menambahkan, keuntungan tidak merokok meliputi meningkatkan konsentrasi belajar, prestasi olah raga (fisik), menjaga penampilan (terhindar dari bau mulut, bibir kusam, bau badan, gigi kuning, keriput wajah) dan menghindari pemborosan. Bantulah teman, saudara dan orang disekitarmu untuk berhenti merokok. Karena rokok dapat merupakan gerbang bagi seseorang untuk kecanduan narkoba !!!," pungkasnya.
Kasdim Mayor Arh Sumarjo, S.Sos. menambahkan, bahwa penyuluhan bahaya merokok sangat berguna bagi kita semua. Berharap, Anggota Militer dan PNS semakin paham dan mengetahui bahaya merokok bagi perokok. Terutama bagi perokok pasif dan dampak psikologisnya," ujarnya.
[ MCDim0832 ]
SURABAYA ,- Babinsa Kelurahan Wiyung Koramil 0832/06 Karangpilang Serma Sugeng H melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga masyarakat binaan secara HUMANIS di wilayah RT.02 RW.IV Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya, Selasa 23/08/2016.
Sebagai Babinsa Koramil Jajaran Kodim 0832/Surabaya Selatan, saya perlu banyak informasi dari warga masyarakat terkait perkembangan situasi dan permasalahan yang terjadi dalam kehidupan warga binaan. Bapak semua adalah Mitra Babinsa, untuk itu bilamana ada permasalahan dengan warga tolong di sampaikan. Karena Babinsa senantiasa punya kewajiban untuk membantu kesulitan rakyat sebatas peran dan fungsinya di wilayah binaan.
Saya sampaikan pula, bahwa menghadapi permasalahan di lapangan yang begitu kompleks, sebagai Babinsa, saya dituntut memiliki kepekaan terhadap lingkungan. Dalam arti, senantiasa tanggap terhadap perkembangan situasi dan permasalahan yang terjadi di wilayah binaan. Sehingga dapat mengetahui dan melaporkan secara cepat kepada pimpinan dalam mengambil langkah tindakan untuk mencegah dampak yang lebih luas. Kemanunggalan TNI dengan RAKYAT harus tetap dijaga dan dilestarikan.
Babinsa harus aktif dalam kegiatan masyarakat, karena Babinsa adalah sahabat RAKYAT. Babinsa tidak boleh membedakan Golongan, harus ramah, santun, bersahaja dan rendah hati di tengah warga masyarakat. Ibarat Rakyat adalah Rohnya, sedangkan Babinsa sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah Jasadnya. Sehingga, Jasad tanpa Roh tidak dapat berjalan dan begitu sebaliknya. Perlu Bapak ketahui, bahwa Kemanunggalan TNI dengan RAKYAT merupakan kekuatan yang ampuh dalam menjaga Stabilitas Keamanan di wilayah, maupun secara Nasional.
Babinsa adalah bagian yang tak terpisahkan dari Rakyat, karena sejarah berdirinya NKRI adalah hasil Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, semangat kekeluargaan dan kebersamaan. Babinsa harus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi kehidupan masyarakat di wilayah binaan. Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga Bapak semua bisa mengerti dan memahami peranan dan fungsi Babinsa di tengah-tengah warga masyarakat.
Terima kasih Babinsa, atas peran aktif serta kesediaannya memberikan pengarahan kepada kami. Kehadiran Babinsa di tengah warga masyarakat akan selalu kami RINDUKAN. Demikian harapan dari beberapa warga masyarakat binaan Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Surabaya.
[/Dik]
Seorang anggota TNI AD dari Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal-004 Dumai ditemukan tidak bernyawa setelah menghilang selama enam hari, saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
"Korban sudah ditemukan di sekitar lokasi awal hilang kemarin," kata Edwar Sanger Wakil Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan di Pekanbaru, Selasa (23/8/2016).
Edwar menjelaskan, Pratu Wahyudi ditemukan Selasa siang tadi di lokasi yang hanya 300 meter dari lokasi awal korban hilang Kamis (18/8/2016) pekan lalu.
Edwar mengaku, dia belum dapat memastikan penyebab meninggalnya prajurit yang akan melangsungkan pernikahan itu.
Edward juga mengaku heran lantaran jenazah korban berada tidak jauh dari lokasi awal hilang, padahal sebelum ini tim telah berulang kali mencari korban di lokasi itu. Lebih mengejutkan lagi, tidak ada bekas luka bakar pada tubuh Pratu Wahyudi.
Dilansir dari Antara, Edward mengatakan jenazah Wahyudi akan segera dievakuasi ke Markas Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal-004 Dumai.
Pratu Wahyudi bergabung dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir sebelum 17 Agustus lalu.
Setelah beberapa hari bertugas membantu melakukan pemadaman, pada Kamis dia dinyatakan hilang. Sebelum hilang, korban bersama keempat rekannya sempat berkomunikasi melalui telepon seluler. Namun tidak lama berselang, telepon seluler korban tidak aktif sampai dia dipastikan hilang.
Beragam upaya dilakukan untuk mencari korban, termasuk menggelar doa bersama agar korban segera ditemukan dalam kondisi selamat. Namun Wahyudi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, gugur selagi menjalankan tugas. (ant/tit/iss)
[ suarasurabaya.net ]
[/Dik]
SURABAYA ,- Babinsa Kelurahan Wiyung Koramil 0832/06 Karangpilang Serma Sugeng H. bertindak sebagai Pembina Upacara, sedangkan Pemimpin Upacara dari Siswa Kelas VI B An. Stahrul. Dihadiri oleh Kepala Sekolah H. Trubus, S.Pd. M.Pd beserta seluruh Guru dan diikuti 350 Siswa/Siswi Kelas V dan VI di SDN Wiyung 1/453 Jl. Raya Menganti Wiyung No.11 Surabaya, 08/08/2016.
Selesai pelaksanaan upacara dilanjutkan pembagian hadiah kepada 10 Anak Petugas Upacara Bendera. Ada beberapa hal yang kami sampaikan, bahwa Upacara Bendera di Lingkungan Sekolah adalah salah satu upaya untuk menumbuhkan Jiwa Nasionalisme di Kalangan Pelajar, menghormati Lambang Negara dan menghargai jasa para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah gugur dalam perang gerilya nerebut Kemerdekaan. Serta meningkatkan kedisiplinan dan kekompakan di antara Siswa/Siswi di Lingkungan Pendidikan atau Sekolah.
Selain melalui pendidikan formal, pembentukan karakter bangsa sebagai Pelajar atau Pemuda sangatlah penting dalam menghadapi perkembangan Bangsa. Dan menyiapkan Kader-Kader Pembangunan yang cakap dan bersemangat. Sebagai Generasi Muda Indonesia wajib berkepribadian, mempunyai berbudi pekerti luhur, sehat jasmaniah dan rohaniah, berpancasila, setia patuh dan taat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebagai Tunas Bangsa dan Duta Pembaharuan Indonesia ke depan Siswa/Siswi atau Pelajar haruslah menjadi Generasi Muda yang potensial, cakap, tanggap, rajin dan cerdas dalam menyongsong dan menghadapi perkembangan jaman, serta disesuaikan dengan pertumbuhan Bangsa dan Masyarakat Indonesia dewasa ini.
Bapak H. Trubus, S.Pd. M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih atas peran aktif Babinsa di lingkungan pendidikan atau Sekolah selama ini. Harapan Beliau agar sinergitas selama ini tetap dipertahankan dan dilanjutkan demi Generasi Muda yang lebih baik.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Siswa Sahrul sebagai Pemimpin Upacara, dan mewakili Siswa/Siswi SDN Wiyung 1/453. Atas perhatian dan bimbingan yang telah diberikan Pak Babinsa, baik melalui materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Ruang Kelas, Pelatihan di Lapangan maupun pemberiah hadiah kepada Petugas Upacara saat Upacara Bendera di Sekolah, TERIMA KASIH PAK BABINSA. [/Srm Sgng]
[ MCDim0832_Srt Ags]
![]() |
| Foto : Serma Sugeng H. Bersama Warga (Mitra Karib) | |
![]() |
| Foto : Serma Harry S. Melatih Security Perumahan Graha Sampurna Indah | |
SURABAYA ,- Babinsa Koramil 0832/06 Karangpilang Kodim 0832/Surabaya Selatan melakukan pendampingan petani dalam rangka Masa Tanam (MT) II di lahan sawah wilayah Kelurahan Kedurus Kecamatan Karangpilang Surabaya, Sabtu 30/07/2016.
Babinsa Sertu Ekho P. menyampaikan, melalui kegiatan pendampingan terhadap Pok Tani Kedurus Subur, telah diketahui untuk saat ini para generasi tua sudah banyak yang tidak kuat bekerja di sawah.
Ia menambahkan, keterangan yang didapatkan dari petani, saat ini mencari tenaga kerja di sekitar kita agak sulit. Hal ini dikarenakan generasi muda sudah banyak yang tidak mau bekerja di sawah, lebih baik bekerja di Perusahaan. Untuk itu, kami berusaha mencari tenaga orang dari Pedesaan, ini berlanjut hingga masa panen,” terang Babinsa, saat komunikasi dengan petani Bapak Parman.
Perlu diketahui, bahwa pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa terhadap Petani, terkait dengan Program Pemerintah tentang “Ketahanan Pangan Nasional” melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dinas Pertanian di Kabupaten dan Kota bekerja sama dengan Satuan Teritorial TNI AD.
Pendampingan petani yang dilakukan oleh Babinsa, antara lain mulai dari menyiapkan lahan, masa tanam dan panen, maupun segala kebutuhan dan keperluan lainnya termasuk tingkat kesulitan petani. Selanjutnya dilaporkan ke Komando Atas, menjadikan perhatian dan sebagai bahan masukan ke Dinas Pertanian setempat agar ditindaklanjuti.
Diharapkan dengan terpenuhinya kebutuhan petani, bisa meningkatkan produksi padi. Sehingga dapat mensukseskan Program Pemerintah dalam mewujudkan Swasembada Beras, dan tercapainya Ketahanan Pangan Nasional.
(MCDim0832_Srt Ags)
[ Kodim 0832 ]